Punya kesukaan membeli dan membaca buku tentu menjadi nilai tersendiri bagi kamu. Akan tetapi ketika sudah memiliki banyak buku, jangan sekadar menggeletakkannya di sembarang tempat. Karena itu sangat disayangkan, bisa membuat buku cepat rusak dan tidak bisa awet.

Tentu jika kamu punya hobi membaca buku, juga perlu merawatkan hobi mu ini dengan cara yang benar. Salah satunya dengan merawat buku supaya bisa awet dan bisa diwariskan ke anak cucu. Buku itu sumber ilmu, jangan sampai punya buku hanya untuk dirimu saja.

Nah, kalau kamu punya koleksi buku yang banyak, ayo dirawat dengan cara yang benar. Kamu bisa melakukan ini agar buku mu bisa awet.

  • Diberi sampul. Cara pertama adalah memberinya sampul plastik yang agak tebal. Jadi setelah kamu beli buku, akan lebih baik jika langsung diberi sampul. Biasanya di toko buku menyediakan jasa untuk ini, bahkan ada yang memberikannya secara gratis. Jadi ini perlu manfaatkan untuk membuat cover buku mu lebih aman. Kalau punya buku yang sudah diberi sampul, cek juga apakah sampulnya masih dalam kondisi baik atau tidak. Jika sudah rusak ya harus diganti.
  • Jangan menekuk halaman. Biasanya tindakan menekuk halaman itu dilakukan sebagai penanda halaman terakhir yang telah dibaca. Tetapi ya jangan ditekuk gitu. Karena dengan menekuk halaman dapat membuatnya mudah robek. Alangkah baiknya kamu beli pembatas buku yang banyak dijumpai di toko-toko buku. Jadi kamu tinggal menempelkan pembatas itu di halaman terakhir yang kamu baca.
  • Jangan mencoret-coret halaman buku. Hal lain yang sering dilakukan adalah mencoret bagian di tulisan pada buku. Coretan yang dimaksud adalah catatan tentang salah satu kutipan atau kalimat yang ada di buku. Nah, sarannya mending beli saja sticky note yang bisa ditempel di halaman buku, tetapi tidak merusak buku ketika dilepas. Banyak kok dijumpai di toko-toko buku.
  • Pastikan tangan bersih. Sebelum membaca buku, pastikan tangan dalam keadaan bersih. Maksudnya tidak terdapat minyak goreng selepas makan gorengan lalu baca buku. Mending tangan dibersihkan dulu dan harus dalam keadaan kering supaya buku tidak basah. Kalau tangan basah tentunya bisa merusak kertas ketika nanti digunakan untuk membalik kertas.
  • Jangan menggandakan buku. Mentang-mentang ingin bukunya awet, terus digandakan dan aslinya disimpan. Itu salah dan tidak diperbolehkan. Menggandakan buku / fotokopi adalah perbuatan yang dilarang. Lagipula itu juga membuat buku menjadi rusak karena ditekuk-tekuk saat di fotokopi.
  • Tempatkan di almari kaca / rak. Supaya tertata rapi, tempatkan buku di rak khusus buku atau almari kaca. Pastikan kalau ingin membuat rak buku, benar-benar bisa menopangnya dengan kuat. Dalam menata di rak buku akan lebih baik ditempatkan sesuai dengan genre bukunya. Sehingga ketika nanti mencari buku akan lebih mudah.
  • Bersihkan rak dari debu. Meskipun ditaruh di rak, kadang ada debu yang menempel di buku. Untuk itu bersihkan secara rutin dari debu. Debu-debu yang menempel lama dapat membuat buku menjadi rusak.
  • Jangan taruh di tempat lembab. Taruhlah kapur barus dan anti lembab di rak agar buku tetap terjaga keawetannya. Selain itu juga menjauhkan dari rayap. Jangan sampai karena lama disimpan justru mendatangkan hewan yang satu ini. Bukannya awet malah hancur bukunya.
  • Susun dalam posisi berdiri. Cara menaruh buku yang baik adalah dalam posisi berdiri. Bukan horizontal atau ditumpuk dengan buku lainnya.Penyusunan buku dalam posisi seperti ini selain akan memudahkan ketika pengambilan, juga dapat membuat buku tidak rusak covernya akibat tekanan tumpukan.
  • Keluarkan dan susun kembali. Setiap berapa bulan kamu juga perlu mengeluarkan seluruh buku dari rak untuk dibersihkan rak maupun bukunya. Selain itu juga untuk mengecek apakah ada buku yang sudah rusak fisiknya karena waktu penyimpanan yang lama.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menyimpan buku supaya bisa lebih awet. Jangan sampai investasi berharga ini rusak gara-gara tidak jelas cara perawatannya. Salam membaca