Blog bisa kamu jadikan sarana untuk belajar menulis. Apalagi banyak platform blog yang bisa digunakan secara gratis seperti WordPress.com dan Blogspot. Dengan menggunakan blog gratisan, kamu bisa belajar menulis artikel-artikel singkat yang nantinya bisa juga dijadikan sebuah buku.

Menulis artikel di blog agak sedikit berbeda dengan menulis di buku atau media lain. Karena blog ini cukup unik karena kamu nanti harus bisa mendatangkan pembaca ke blog kamu, baik secara organik (melalui mesin pencari) atau melalui media sosial.

Ada beberapa poin yang perlu kamu perhatikan ketika ingin belajar menulis artikel di blog. Simak ya!

1. Buatlah Judul yang Menarik Tapi Juga SEO Friendly

Judul adalah kunci agar orang mau membaca tulisan blog kamu. Untuk itu buatlah judul yang menarik dan membuat orang penasaran. Judul adalah inti dari isi tulisannya nanti. Akan tetapi kamu jangan membuat judul yang terlalu panjang, jatuhnya juga tidak akan bagus.

Buatlah yang singkat dan padat.

Jangan lupa juga untuk memperhatikan aspek SEO. Ini berguna agar judul tulisan kamu nanti bisa bersaing di mesin pencari seperti Google. Sehingga akan meningkatkan kunjungan di blog kamu.

Membuat judul artikel yang SEO Friendly itu yang penting ada kata kuncinya.

Artikel lainnya :

Misalnya saja kamu ingin menulis artikel tentang pengalaman kamu menjadi MC untuk pertama kalinya. Nah, kamu bisa membuat judul yang membuat orang penasaran tapi juga dari sisi SEO bagus. Judulnya bisa “5 Kunci Sukses Menjadi MC Untuk Pertama Kalinya” atau “Persiapan Menjadi MC untuk Pertama Kali”

Judul – judul tersebut sangat menggugah pembaca dan tertarik untuk membacanya, tapi juga memiliki kata kunci yakni “menjadi MC, persiapan menjadi MC, sukses menjadi MC”.

2. Isi Artikel Mudah Dipahami

Pertanyaan adalah bagaimana membuat isi artikel yang mudah dipahami? Caranya sangat mudah, tulis saja dengan gaya kamu sendiri seperti ketika kamu bicara dengan orang lain. Nah, jadi ketika menulis, kamu bayangkan saja sedang berbicara dengan orang lain kemudian tinggal tulis saja apa yang kamu bicarakan.

Tapi ya jangan bicara verbal, maksudnya bicara di sini kamu cukup bicara dalam hati dan gunakan pikiran kamu untuk mengeksplore cara berbicaranya.

Awal-awal memang agak sulit, tetapi jika sudah terbiasa kamu akan lancar dalam menulis. Bahkan tanpa perlu membuat pokok pembahasan pun kamu bisa langsung terus mengetik.

Kalau bahasa penulisan seperti orang sedang bicara, maka akan mudah dipahami pembaca. Pembaca pun juga tidak jenuh saat membaca artikel kita.

Women Reading

3. Gunakan Heading atau List di Isi Artikel

Sangat direkomendasikan jika kamu memiliki artikel yang panjang misalnya saja lebih dari 600 kata. Ingat, kamu sekarang juga harus tahu kalau sebagian besar orang sudah menggunakan smartphone nya untuk internet. Artinya peluang mereka membuat blog lewat ponsel juga besar. Nah membaca artikel blog lewat ponsel itu kadang menjenuhkan kalau artikelnya panjang.

Untuk itu artikel yang panjang bisa disiasati dengan membuat heading atau list. Tujuannya agar lebih nyaman di mata.

Jangan lupa juga untuk menyisipkan gambar yang relevan, sehingga mata pun saat membaca bisa lebih nyaman. Fakta membuktikan bahwa keberadaan gambar di isi artikel dapat membuat pembaca lebih betah saat membacanya.

4. The power of first paragraph

Ya, karakter pembaca saat ini memang berbeda tidak seperti dulu. Kalau dulu, artikel bagaimana bentuknya pun akan dibaca dari awal hingga akhir. Sekarang? pembaca lebih suka membaca langsung poin-poinnya. Jadi kadang paragraf pertama kedua tidak dibaca.

Inilah mengapa sangat penting untuk memperhatikan paragraf pertama dan kedua. Kamu harus bisa membuat paragraf awal tetap memikat untuk dibaca. Buatlah kalimat yang membuat penasaran dan menggiring pembaca untuk tetap konsisten membaca hingga akhir.

Buku rekomendasi :

Ini yang menurut mimin tantangan penulis saat ini.

Jadi bagaimana? Masih minta nulis di blog? Harus dong ya.