Tiger On My Bed(Pre Order)

Tiger on My Bed

Oleh: Christian Simamora
ISBN: 9786027036246
Rilis: 2015
Halaman: 408
Penerbit: Twigora
Bahasa: Indonesia

Sinopsis

“UNTUK MENARIK PERHATIAN LAWAN JENISNYA,
HARIMAU BETINA BISA MERAUNG SAMPAI 69 KALI SELAMA 15 MENIT.”
Jai harus mengakui, Talita Koum Vimana membuatnya sangat penasaran. Dia duduk di pangkuan Jai, membuai dengan suara tawanya, dan bahkan tanpa ragu mengkritik kemampuannya merayu lawan jenis. Hebatnya lagi, semuanya terjadi bahkan sebelum Jai resmi berkenalan dengan Tal.

“SELAYAKNYA TARIAN,
HARIMAU JANTAN DAN BETINA MELAKUKAN KONTAK FISIK SATU SAMA LAIN, DISERTAI SUARA RAUNGAN DAN GERAMAN.”
Jujur saja, alasan utama Tal mendekati Jai justru karena dia sama sekali bukan tipe idealnya. Dia dipilih karena alasan shallow: indah dilihat mata, asyik buat diajak make out.
Jenis yang bisa dengan gampang ditinggalkan tanpa harus merasa bersalah.

“TAHUKAH KAMU, SETELAH PROSES KAWIN SELESAI,
HARIMAU JANTAN SELALU MENINGGALKAN BETINANYA?”
Tiger arrangement, begitu keduanya menyebut hubungan mereka.
Dan ketika salah satu pihak terpikir untuk berhenti, pihak lain tak boleh merasa keberatan.
Jai dan Tal menikmati sekali hubungan kasual ini. Tak ada tanggung jawab, tak ada penyesalan… sampai salah satu dari mereka jatuh cinta.
Selamat jatuh cinta.

Review

Terkadang alasan kita hadir dalam hidup seseorang bukan untuk mengharapkan cintanya, melainkan untuk memperlihatkan betapa berharganya dia untuk dicintai. (hlm. 196)

TALITA KOUM VIMANA. Cantik dan karir yang gemilang. Jabatan Tal adalah sebagai CEO merangkap certified jewelry appraiser di perusahaannya sendiri, Aprraise Appraise by Talita Vimana. Hidupnya nyaris sempurna. Sayangnya kesempurnaan hidupnya dipatahkan Rizal yang memutus hubungan pertunangan mereka. Bukan cinta yang mati, melainkan kebahagiaan di dalam dirinya. Seperti pencuri sukses, Rizal mengambil setiap tetes kebahagiaan dan membiarkan dirinya kerontang seorang diri. Bernapas aja rasanya sakit sekali. Dan ketika akhirnya dia mampu melakukannya pun, Tal merasa jantungnya seperti diremas-remas oleh tangan tak kasat mata. Menyakitkan sekali. Fika, sahabat Tal menyarankan bahwa satu-satunya cara untuk Tal bener-bener tutup buku dengan Rizal adalah dengan berhubungan lagi sama cowok baru.

“I will. Lo berdua mungkin nggak percaya ini, tapi gue beneran mau menyembuhkan patah hati gue sesegera mungkin. Gua berjanji akan mencari pacar baru dan berbahagia lagi bersama orang itu.” (hlm. 25)

Meet appraiser, salah satu profesi yang sangat dihormati di dunia seni dan barang antik. Sesuai namanya, appraiser akan meneliti baik-baik barang berharga dan kemudian menentukan nilai ekonomisnya. Tal memutuskan menjadi jewelry appraiser karena kecintaannya pada perhiasan dan batu mulia. Setelah menyelesaikan studi di luar negeri dan bekerja sebagai staf di Cristie’s selama dua tahun, akhirnya Tal yakin untuk membuka usaha appraisal-nya sendiri di Indonesia. Tal nggak mau munafik, nama besar keluarganya adalah salah satu penyebab usaha appraisal-nya berkembang pesat. Tapi, dia juga nggak mau hanya mengandalkan kepada keluarag besar Vimana, terutama ayahnya, bahwa dirinya bisa sukses tanpa harus terlibat dalam bisnis keluarga. Dan ambisi itu masih terus membara di dalam dirinya sampai sekarang.

Cantik dan karir gemilang itulah yang menempatkan Tal sebagai perempuan dengan tampilan modis setiap harinya. Bahkan saat pertama kalinya Tal mengundang Jai ke rumahnya hanya untuk makan siang, Jai takjud dengan baju yang dikenakan Tal seolah-olah perempuan ini akan menghadiri suatu pertemuan. Bagi Tal, di rumah maupun di luar rumah, nggak ada alasan buat berantakan. Tal penganut prinsip berpakaianlah seolah-olah lo akan bertemu dengan cowok impianmu di hari itu.

Sedangkan Jai, setelah lulus kuliah, menolak tawaran bekerja di perusahaan omnya karena ingin serius menekuni profesi sebagai desainer interior. Dia sempat bekerja di beberapa tempat, mengumpulkan pengalaman dan keberanian cukup untuk membuka jasa desain interior sendiri.

Karena pekerjaan Jai inilah Tal memulai berhubungan dengan Jai yang baru dikenalnya di sebuah pesta. Sebenarnya rumah Tal sudah nyaris sempurna, jadi tidak ada celah untuk diperbaiki. Dan ternyata, perpustakaan menyelamatkannya dengan alih-alih ingin merombak perpustakaan, maka Jai bakal sering-sering ke rumahnya.

“Tapi buku-buku di sana nggak kenapa-napa kan”

“Manis sekali lo mengkhawatirkan buku gue.”

“Gue hanya membayangkan bagi yang gemar membaca seperti lo, buku sudah seperti anak sendiri. yang disayang-sayang, yang dijaga-jaga selayaknya bagian penting dari hidup lo.” (hlm. 88)

Ini adalah buku keenam belas yang di tulis oleh Abang Ino, dan merupakan seri kedua dari #vimanasingles. Buku pertama dari seri ini adalah Meet Lame yang sudah saya baca. Dan bakal ada dua buku lagi untuk melengkapi serial ini yang telah direncanakan penulisnya.

Dari belasan buku Abang Ino yang saya baca, ini adalah novel yang paling banyak mengandung ginko biloba, dan bakal membuat kita kipas-kipas saat membacanya, gyahahaha… x)) #TidakDianjurkanUntukYangMasihTujuhBelasTahunKeBawah

Uniknya, Abang Ino menyelipkan seputaran pengetahuan tentang dunia binatang; harimau, buaya, jerapah, dan lain-lain. Khas penulisnya, selalu menyuguhkan tokoh dengan pekerjaan berbeda di tiap buku. Seperti profesi Tal ini yang sama sekali tidak saya ketahui sebelumnya. Ternyata banyak juga ya pekerjaan yang unik-unik, kapan gitu Abang Ino menulis tokoh perempuan berprofesi sebagai pustakawin eh pustakawati? Kan unik juga… x)) #ngarep

Yang disayangkan cuma satu, ada beberapa typo yang ditemukan dalam buku ini. Selebihnya, makin ke sini tulisan Abang Ino makin matang. Ada beberapa isu yang diangkat dalam buku ini. Selain tentang one night stand, lewat tokoh Tal yang merepresentasikan cewek independen, pesan moral penulisnya di pembuka novel ini adalah nggak semua cewek menunggu untuk diselamatkan cowok! #eaaa x))

Seperti di buku Marry Now, Sorry Later, buku ini di tiap BAB-nya memuat istilah unik:

Koi no yokan: firasat yang muncul ketika bertemu dengan seseorang, bahwa suatu saat kalian akan jatuh cinta
Vicissitude: perubahan nasib
Numinous: situasi yang membuat takut sekaligus penasaran
Sphallolalia: mengobrol sambil menggoda
Nazlanmak: lain di mulut, lain di hati
Cataglottism: berciuman dengan lidah
Concupiscible: merasa diri berharga karena didambakan
Harbromania: delusi kebahagiaan
Oniochalasia: berbelanja untuk mengobati stres
Incalascent: bertambah panas membara
Temerate: mengakhiri perjanjian
Athazagoraphobia: rasa takut dilupakan, disisihkan, digantikan posisinya oleh orang lain. (hlm. 330)
Double or nothing: merisikokan semua yang sudah dimenangkan demi kesempatan untuk melipatgandakan kemenangan
Consnerescere: terus bersama sampai tua.

 

 

Sumber resensi

>> Dapatkan di Bukupedia <<