My Stupid Boss Fans' Stories 1

My Stupid Boss Fans’ Stories 1

Oleh: Chaos@work
ISBN: 9786022081036
Rilis: 2013
Halaman: 320
Penerbit: Gradien Mediatama
Bahasa: Indonesia

Sinopsis

Ini My Stupid Boss Fans’ Stories edisi lama yang dihadirkan kembali dengan format baru agar lebih praktis, ekonomis, dan (yang lebih penting) tidak ketahuan boss kalau buku ini dibawa ke kantor. Kisah-kisahnya berasal dari fans fanatik si Lele ‘Dumbo’ Bossman, yang kemudian dipilih dan diracik oleh Mbak Kerani sedemikian rupa sebagai chef agar tampil yummy dan top-martokop (ya, betul, tidak salah tulis: martokop).

Topik yang dibahas? Seru, bow! Mulai dari kisah Boss Gaptek sampai Boss Sotoy, dari Boss Kentutan sampai Boss Tulalit. Seruuu! Gak punya? Rugiii!

Review

Setelah sukses dengan serial My Stupid Bos, maka Chaos@Work mengajak para pecinta buku alias fansnya untuk saling berbagi kisah atasan-atasan mereka yang unik. Bukan berarti seluruh bos yang ada di kisah ini suka berbuat hal-hal yang bodoh, tapi ada yang bikin tertawa geli karena tugas-tugas ajaib yang diberikan ke bawahannya juga tindak-tanduknya bos yang terkadang sulit dibantah dan tidak mau disalahkan. Nah apa saja kisah-kisah bos yang diutarakan di My Stupid Boss Fans Stories 1? Yuk simak ulasannya.

Serial My Stupid Boss yang mengisahkan warga Indonesia yang bekerja di Malaysia dan dikelilingi oleh rekan-rekan dari berbagai negara ini memang kocak. Saya juga memiliki salah satu bukunya dan seringkali keheranan membaca lembar demi lembar buku tersebut. benarkah kisah dalam buku ini nyata karena ada kalanya tingkah bos yang dikisahkan dalam buku tersebut terlalu ajaib dan komikal. Tapi memang karakter setiap manusia itu berbeda dan unik, dan tokoh bos dalam kisah tersebut membuat campur aduk emosi pembacanya antara mau tertawa juga merasa sebal.

Perasaan ini sama ketika saya membaca buku ala fans stories ini. Para bosnya itu memiliki tindak-tanduk yang beragam, tapi intinya sama mereka suka berkelit jika ada kesalahan dan merasa mereka lebih baik daripada bawahan mereka, terutama dari pengetahuan dan pengalaman bekerja. Ada lebih dari 50 cerita tentang atasan masing-masing kontributor dimana kemudian dikomentari oleh Chaos@Work.

Salah satu yang membuat saya geli sekaligus keki ketika membaca adalah cerita Buli dengan judul Bos Multi Apa? Multi Nyebelin. Di sini Buli bercerita atasannya yang berasal dari negeri yang kondang akan film Boys Before Flower. Ternyata atasannya ini jorok dan juga pelit. Ia pernah diminta untuk membantu pindah apartemen oleh atasannya, ternyata di sana banyak dalaman yang berserakan. Bukan hanya itu, si Buli berkali-kali minta rak untuk menaruh kain contoh tapi tidak kunjung dikabulkan. Akhirnya suatu saat tumpukan kain tersebut roboh dan partisi atasannya pun ambruk oleh longsoran kain tersebut.

Ada juga kisah yang dituturkan Hwang An-na tentang atasannya yang keras kepala. Ia meminta bawahannya menilai di antara dua pilihan, tapi ketika si bawahan menyarankan pilihan yang tidak disukainya ia menganggap bawahannya mengalami gangguan mata. Tapi yang kemudian terjadi, kliennya menolak pilihan atasan tersebut karena memang desan pilihan yang ditawarkan oleh atasannya itu buruk.

Masih banyak kisah lainnya. Asyiknya membaca buku ini saat naik angkutan umum atau saat menjelang tidur, tapi jangan dibawa ke kantor ya. Bisa-bisa atasan marah.

Tentu ada beberapa kisah yang mirip dengan kisah Kalian keseharian dengan atasan. Sehingga membaca buku ini seolah melihat gambaran kehidupan Kalian di kantor sehari-hari, meski mungkin tidak separah yang dikisahkan di buku ini.

Gaya bahasa dalam buku ini sih mengalir dan enak dibaca. Format bukunya yang dikemas lebih pendek daripada rata-rata ukuran buku memudahkan dan praktis untuk dibawa kemana-mana. Nah jika ada tingkah atasan Kalian yang unik coba diteliti dan ditulis, siapa tahu bisa masuk antologi buku ini jilid kesekian.

Sumber resensi

>> Dapatkan di Bukupedia <<