In a Blue Moon

Oleh: Ilana Tan
ISBN: 9786020314624
Rilis: 2015
Halaman: 318
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Bahasa: Indonesia

Sinopsis

Lucas Ford pertama kali bertemu dengan Sophie Wilson di bulan Desember pada tahun terakhir SMA-nya. Gadis itu membencinya. Lucas kembali bertemu dengan Sophie di bulan Desember sepuluh tahun kemudian di kota New York. Gadis itu masih membencinya. Masalah utamanya bukan itu—oh, bukan!—melainkan kenyataan bahwa gadis yang membencinya itu kini ditetapkan sebagai tunangan Lucas oleh kakeknya yang suka ikut campur. Lucas mendekati Sophie bukan karena perintah kakeknya. Ia mendekati Sophie karena ingin mengubah pendapat Sophie tentang dirinya. Juga karena ia ingin Sophie menyukainya.

Sebesar ia menyukai gadis itu. Dan, kadang-kadang—ini sangat jarang terjadi, tentu saja—kakeknya bisa mengambil keputusan yang sangat tepat.

Review

Gordon Ford sangat bersemangat akan idenya untuk menjodohkan cucu satu-satunya, Lucas Ford, dengan cucu perempuan sahabatnya. Maka ia mendesak Lucas untuk segera datang dan berkenalan dengan sang calon tunangan, Sophie Wilson. Yang tidak diketahui sang kakek adalah fakta bahwa Lucas dan Sophie adalah teman SMA dan Sophie sangat membenci Lucas.

Bagi Sophie, Lucas adalah remaja populer yang berengsek dan telah membuat Sophie menderita di SMA. Itu sebabnya ia menolak memaafkan Lucas dan menolak ide pertunangan mereka.
Namun Lucas bersikukuh untuk membuktikan bahwa ia pria yang berbeda. Lucas terus mencari akal agar Sophie bisa mengenalnya dengan baik dan menerimanya.

Sayangnya ada Miranda, model cantik teman dekat Lucas yang sedang berusaha menaiki tangga karirnya dengan memanfaatkan pertemanannya dengan Lucas. Semua penduduk New York tahu bahwa Lucas adalah koki kepala di Ramses, salah satu restoran paling terkenal di New York, Miranda memanfaatkannya untuk mendapatkan koneksi. Dan tentunya juga berusaha agar mereka benar-benar menjadi pasangan sungguhan.

Sementara di tengah-tengah pendekatan Lucas kepada Sophie, mantan kekasih Sophie kembali. Adrian Graves yang selama empat tahun menghilang ke Afrika dan pernah menolak ajakan menikah Sophie kini ingin kembali mendapatkan hati Sophie.

Tampaknya tantangan Lucas untuk mendapatkan hati Sophie cukup terjal. Belum lagi kedua kakak laki-laki Sophie pun tak mudah melepaskan adik kesayangan mereka.

Akankah Sophie memaafkan Lucas dan menerima pertunangan mereka?

—————

Oke, pertama-tama ini tema favorit saya. Kisah tentang rasa benci yang lama-lama berubah jadi cinta. Pastinya selalu menarik mengikuti perjuangan seorang pria untuk memenangkan hati wanita yang membencinya.

Dan berhubung ide cerita yang bagi saya nggak pernah membosankan ini sudah sering saya temui, saya penasaran pada bagaimana Ilana Tan akan meraciknya.

Diceritakan menggunakan POV orang ketiga, In a Blue Moon dibuka dengan adegan percakapan via telepon yang cukup kocak antara sang kakek dan Lucas. Di bab awal ini, rasa penasaran saya sudah terpancing dan saya menikmati perkembangannya. Percik kebencian Sophie terasa menyengat di pikiran saya.

Hingga akhirnya rasa penasaran saya akan penyebab kebencian Sophie terjawab. Dan kekecewaan sempat melintas di benak saya, alasan Sophie membenci Lucas ini… jamak banget di dunia manga. Terutama manga serial cantik. Adegan Sophie yang nggak sengaja mencuri dengar pembicaraan pun pernah saya jumpai di dalam manga.

Konfliknya saya pikir memang terlalu lemah. Mudah dilalui oleh sang tokoh utama. Kemunculan Miranda dan Adrian tadinya saya pikir akan mengguncang hubungan antara Sophie dan Lucas yang pondasinya seharusnya masih labil. Namun ternyata Lucas dan Sophie dengan mudah bisa mengatasinya. Padahal saya pikir Miranda yang pedenya selangit itu bakal jadi lawan yang menyulitkan Sophie.
Kedua kakak laki-laki Sophie yang seharusnya bisa jadi aral hambatan pun nggak terlihat taring tajamnya di hadapan Lucas.
Uuuh… I need more drama! :))

Jadi novel ini memang novel yang ringan. Cerita yang flat namun bertabur adegan romantis khas Ilana Tan. Yah, siapa sih yang nggak akan meleleh mendengar godaan-godaan Lucas yang terus terang dan usil? Atau sikap gentlenya yang selalu ditunjukkan pada Sophie.

Yang nyebelin dari Lucas adalah ketidaktegasannya pada Miranda. Kelihatan kok kalau Miranda ini ngarep banget, masa sih Lucas yang selalu sadar diri kalau dia mempesona ini nggak sadar?
Tapi interaksi Lucas dan Sophie lumayan menghibur. Terutama dialognya. Bisa dibilang dialognya dibangun dengan cerdas sehingga asyik dan mengalir tanpa kecanggungan. Dan tentunya… bikin melting juga.

Saya suka banget sama kavernya. Terlihat cantik, manis dan romantis. Persis seperti kisah di dalamnya.

Overall novel ini cukup ringan untuk dibaca dan menyajikan kisah cinta nan manis.

Sumber resensi

>> Dapatkan di Bukupedia <<