Di generasi sekarang ini, Indonesia memang menjadikan bahasa Inggris adalah bahasa asing. Tetapi para orangtua pun menginginkan anak-anak nya untuk mampu dan dapat menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi selain bahasa ibu atau bahasa Indonesia.

Maka saat ini, banyak sekali sekolah-sekolah yang sudah mengadakan bahasa pelajaran bahasa Inggris sejak dini. Tapi apakah saat kecil anak sudah diperbolehkan belajar bahasa asing? Mungkin banyak pertanyaan orangtua seperti tersebut. Karena mereka sangat khawatir jika anak-anak nya tidak dapat menguasai bahasa asing.

Dan dalam artikel ini, kami ingin membahas dan menjawab secara detail apakah pendidikan bahasa asing untuk anak sejak dini diperbolehkan?

Mendidik dan mengajarkan bahasa asing seperti bahasa Inggris ternyata sangat baik untuk anak. Umur 3-6 tahun adalah waktu yang paling pas karena di masa itu, anak masih berada di Golden Age. Yang artinya adalah masa emas anak. Anak di umur 3-6 tahun sangat di perbolehkan belajar bahasa asing. Dan untuk para orangtua dari anak mulai bisa berbicara, anak dapat diajarkan bahasa ibu terlebih dahulu seperti bahasa Indonesia.

Hingga umur 3 tahun pun anak dibiasakan untuk berbicara bahasa ibu agar anak tidak melupaakan bahasa asli nya. Hal ini bertujuan agar lancar berbicara bahasa Indonesia. Setelah anak lancar berbahasa Indonesia, di saat ini lah anak boleh diberikan pelajaran bahasa asing seperti bahasa Inggris.

Untuk para orangtua dan guru, pendidikan anak untuk mengajarkan bahasa Inggris tidak perlu diawali dengan hal-hal yang berat. Berikanlah pengajaran bahasa Inggris dengan cara yang sangat efektif dan juga efisien. Seperti pengajaran fonik (cara baca) dalam bahasa Inggris atau pengenalan bunyi huruf, vocabularies atau suku kata yang di pakai sehari-hari, dan lain sebagainya. Tidak dilupakan juga, jika ingin mengajarkan anak umur 3-6 tahun bahasa Inggris gunakan lah nyanyian, media realia (media gambar) karena anak umur 3-6 tahun masih sulit untuk membedakan benda yang abstrak dan yang konkrit.

Jadi untuk para orangtua dan guru. Memberikan pengajaran bahasa asing kepada anak tidak perlu tergesa-gesa untuk harus cepat bisa, yang paling terpenting adalah anak bisa senang dan nyaman dengan pengajaran tersebut. Media-media sederhana pun bisa kita gunakan untuk mengajarkan anak bahasa Inggris, dan untuk guru jangan memberikan rumus simple present tense seperti (S+V1=O), past tense (S+WAS/WERE+ED+O) , present continuous (S+V1+ING+O) kepada anak-anak.  Ini sangat membuat anak malas untuk belajar, dan harus diingat bahwa anak tidak menyukai pola rumus.

Jadi teruntuk orangtua dan juga guru dalam mendidik anak belajar bahasa asing memang sangatlah baik. Tetapi gunakanlah media atau cara pembelajaran yang membuat anak pun senang.