Salah satu Youtuber di Indonesia pernah memiliki jargon yakni “YouTube Lebih Dari TV, Boom!“. Sontak dari jargon itu banyak kalangan yang menilai kalau YouTuber itu tidak menghargai media televisi.

Akan tetapi coba kita lihat kondisi saat ini. Jika kita bandingkan, faktanya memang YouTube lebih dari TV. Tapi bukan berarti tayangan televisi lebih buruk dari YouTube, bukan. Karena ada beberapa hal yang menguntungkan penonton dalam menyaksikan sebuah tayangan multimedia dan itu tidak ada di televisi.

Kali ini Blog Bukupedia ingin mengupas lebih jauh soal ini. Dan berikut beberapa alasan mengapa YouTube lebih dari TV!

#1 Durasi Iklan Singkat

Kalau kita melihat tayangan di TV, mayoritas pemirsa tv akan memindah channel ketika sudah ada iklan yang muncul. Jarang ada yang nonton iklannya. Apalagi durasi iklan di TV itu lama sekali. Terlebih jika tayangan berada di waktu prime time.

Kalau di YouTube berbeda. Durasi iklan cuma beberapa detik, itu pun cuma sekali. Dan ada juga iklan yang bisa di skip. Bagi orang yang tidak suka melihat iklan, ini sangat menguntungkan. Sehingga bisa dikatakan ini menjadi kelebihan dari YouTube. Wajar jika YouTube Lebih dari TV.

#2 Bisa Diulang

Ketika melihat tayangan di televisi, ya kita harus nonton di waktu itu juga. Kalau di jam itu tidak bisa menontonnya, maka jika ingin menonton konten yang sama tidak bisa lagi. Ini tentu sulit untuk orang-orang yang punya kesibukan di luar ruangan dan ingin menyaksikan tayangan televisi.

Sedangkan di YouTube, kita bisa bebas menonton tayangan video kapan saja. Selama videonya tidak dihapus, kita bisa nonton kapan pun dimana pun.Waktu yang fleksibel ini membuat orang lebih memilih menonton tayangan di YouTube.

#3 Bisa Memilih Konten yang Disukai

Saat kita menonton tayangan di televisi, ya kita disuguhkan konten yang sudah diatur oleh pihak stasiun televisi. Apalagi mayoritas stasiun televisi itu punya konten yang hampir sama di jam-jam yang sama. Misalnya saja jam 18.00 ke atas, akan banyak tayangan televisi berupa sinetron. Jelas, bagi kita yang tidak suka sinetron akan bingung memilih channel yang mana. Keterbatasan channel tv inilah yang membuat orang mulai meninggalkan tv.

Kalau di YouTube, kita bisa menonton tayangan yang sesuai dengan kesukaan kita. Karena di YouTube itu banyak sekali content creator maupun channel yang memiliki tema konten beragam. Kita tinggal cari saja yang kita sukai.

Apalagi di YouTube juga sudah banyak konten yang edukatif dan lebih menghibur dibanding tayangan televisi. Kebebasan inilah yang membuat orang lebih menyukai YouTube.

#4 TV Mulai Merambah ke YouTube

Kalau kamu lihat, sekarang ini banyak stasiun televisi yang juga memiliki channel YouTube. Mereka mengunggah tayangan yang disiarkan di televisi ke YouTube. Ini artinya pihak stasiun televisi menyadari bahwa YouTube memang lebih dari TV. Mereka tidak ingin kehilangan pemirsa setianya sehingga membuat channel YouTube untuk mengakomodir pemirsa tv yang tidak bisa menonton tayangannya di tv.

#5 YouTube bisa Siaran Langsung

Salah satu kelebihan lain adalah YouTube juga bisa melakukan siaran langsung. Ini tentu menjadi ancaman tersendiri bagi stasiun televisi. Tetapi dengan adanya fitur seperti ini justru akan membuat stasiun televisi mulai merencanakan untuk membuat tayangan live di YouTube selain juga di tv.

Lantas, apakah dengan perubahan gaya hidup masyarakat sekarang ini akan membuat televisi bakal ditinggalkan orang? Kita coba lihat saja beberapa tahun ke depan. Jika stasiun televisi tidak ada perubahan baik dari segi konten maupun mengikuti perkembangan jaman, bisa jadi bakal ditinggal.