Memiliki komputer atau laptop harusnya dijaga agar umurnya bisa bertahan lama. Tetapi tidak hanya menjaga dari sisi fisiknya saja, kalau kamu punya komputer juga perlu dijaga dari sisi sistem. Supaya komputer yang kamu miliki tidak bisa dimasuki virus yang dapat menyerang data-data penting di komputer kamu.

Ini yang lebih fatal. Kalau rusak fisik cukup dicarikan gantinya di toko komputer, tetapi jika data penting sudah hilang atau rusak karena virus, maka sulit untuk mengembalikan atau bahkan tidak bisa dikembalikan. Apalagi jika kamu tidak punya cadangan datanya, itu sangat membuat kesal.

Untuk itu penting menjaga sistem komputer dari serangan virus. Lalu bagaimana virus dapat masuk ke komputer? Sebaiknya kamu perlu ketahui ini agar bisa mencegahnya.

1. Menggunakan Sistem Operasi Windows

Bagi pengguna Windows, nampaknya kamu perlu lebih waspada, karena Windows OS sangat mudah dimasuki virus. Berbeda dengan Linux OS dan Mac OS. Windows OS ini terkenal dengan mudahnya terpapar berbagai macam virus yang menyerang sistem.

Sistem dari Windows OS sendiri belum cukup kebal untuk menangkalnya sehingga pengguna butuh aplikasi  tambahan.

2. Tidak Memasang Anti Virus

Nah buat kamu yang menggunakan Windows OS, mungkin tidak memasang anti virus di komputernya. Sehingga ini akan memudahkan virus masuk ke sistem komputer kamu. Untuk itu perlunya kamu memasang anti virus yang terbaik.

Anti virus yang terbaik itu adalah yang selalu mendapatkan pembaharuan dari pihak pengembangnya. Tetapi dari sisi pengguna juga harus melalukan update juga ketika ada pembaharuan baru. Sehingga celah-celah yang ada di dalam anti virus bisa tertutupi.

3. Browsing Sembarangan

Membuka situs-situs di internet perlu hati-hati. Jangan asal klik banner-banner apalagi membuka situs yang tidak jelas. Karena biasanya di dalam situs tersebut akan disisipi malware yang bisa masuk melalui jaringan komputer kamu. Kebanyakan virus yang masuk juga berasal dari internet.

Apalagi ketika membuka email, biasanya sering ada email masuk (Spam) yang isinya link dan ketika dibuka ternyata virus. Jadi harus waspada.

4. Asal Colok Flashdisk

Apakah kamu sering bertukar file dari komputer satu ke komputer lain? Kalau iya, pastikan komputer lain terbebas dari virus. Ini yang sering terjadi juga mengapa virus dapat masuk ke komputer kamu. Yaitu melalui perantara flashdisk.

Ketika flashdisk dicolok ke komputer yang ada virusnya, maka otomatis virus akan ikut masuk ke flashdisk, dan ketika dicolok ke komputer kamu maka virus otomatis akan masuk ke flashdisk di buka.

Buku rekomendasi :

Jadi ketika flashdisk dicolok ke komputer kamu, pastikan di scan dahulu sebelum membuka flashdisknya. Dan jangan lupa matikan fitur autorun di sistem Windows kamu.