Banyak orang yang memiliki karakter introvert menjadi seorang penulis. Tetapi bukan berarti semua penulis introvert ya. Kita sebut saja penulis-penulis terkenal yang ternyata juga seorang introvert, seperti Raditya Dika, JK Rowling, Warren Buffett, Steven Spielberg, dan masih banyak lagi.

Ini menunjukan bahwa karakter introvert itu bukanlah hal buruk. Justru jika bisa mengolahnya akan menjadi sesuatu yang lebih berharga, seperti dengan menulis ini.

Nah lalu mengapa sebagian besar orang introvert suka menulis? Mari coba kita bedah.

Apa itu Introvert?

Introvert adalah sifat kepribadian seseorang yang berhubungan dengan pola pikiran manusia itu sendiri. Ini berhubungan dengan cara dia berada di dunia ini. Orang yang memiliki karakter introvert lebih cenderung tertutup. Dia tidak suka menceritakan tentang dirinya kepada orang lain dan tidak terlalu suka dengan kehidupan luar apalagi keramaian.

Ada yang mengatakan bahwa seorang introvert ini lebih menggunakan pikirannya daripada fisiknya dalam beraktifitas.

Kalau dilihat sekilas seperti sangat menakutkan sekali. Bahkan tak jarang introvert dicap anti sosial, padahal sejatinya tidak seperti itu.

Nah karena orang yang introvert tidak suka terbuka dengan orang lain, alhasil apabila ia mendapatkan suatu masalah atau ada yang menjanggal dibenaknya, ia akan memendamnya dalam hati dan pikirannya. Ia lebih suka menyelesaikannya sendiri daripada harus menceritakannya kepada orang lain.

Sehingga bisa dikatakan seorang introvert adalah seorang pemikir.

Sebenarnya tidak ingin memendam pikiran

Tetapi sebenarnya seorang introvert itu tidak suka memendam masalah di dalam pikirannya. Karena itu juga akan menjadi beban di dalam dirinya. Untuk itu seorang introvert akan mencari media yang bisa digunakan untuk meluapkan segala pemikirannya itu.

Nah, menulis adalah salah satu cara yang bisa dilakukannya. Karena dengan menulis, seorang introvert tidak perlu bicara kepada orang lain, cukup menulisnya di buku atau blog tentang apa yang sedang ia rasakan. Ketika nanti semua yang ada dipikirannya sudah ditulis, ia akan merasakan kelegaan dan kepuasan.

Baca juga : 5 orang terkenal ini membuktikan bahwa menjadi introvert juga bisa sukses

Meskipun begitu, bukan berarti apa yang ditulisnya nanti akan disimpan sendiri.

Seorang introvert tetap mau membuka apa yang telah ditulisnya kepada publik, baik itu melalui karya buku atau blog. Yang menjadi masalah introvert itu adalah tidak suka terbuka secara langsung kepada orang lain. Sehingga ia butuh media yang bisa digunakan untuk menjembataninya.

Jadi mungkin itu yang menyebabkan seorang introvert suka menulis.

Apakah kamu seorang introvert?