UNESCO menyebutkan, literasi adalah seperangkat keterampilan yang nyata, khususnya keterampilan kognotif dalam membaca dan menulis yang terlepas dari konteks dimana keterampilan tersebut diperoleh dan bagaimana cara memperolehnya. Literasi ini membantu manusia untuk bisa lebih berkembang sehingga bisa memajukan peradaban. Indonesia sendiri masih giat untuk menggalakan literasi ini di setiap wilayah.

Namun ternyata, sudah ada beberapa kota-kota di dunia yang sudah dinobatkan sebagai kota literasi oleh UNESCO. Kota mana saja ya kira-kira?

#1 Edinburgh, Skotlandia

Kota ini adalah kota pertama yang dinobatkan UNESCO sebagai kota literasi pada tahun 2008 silam. Salah satu alasan kota ini dijadikan sebagai kota literasi adalah karena Skotlandia telah menghasilkan banyak penulis sastra terbaik. Lebih lagi, pada tahun 2004 sekelompok pecinta buku muncul dengan gagasan mendekati persyaratan yang diinginkan UNESCO untuk membentuk jaringan global kota-kota kreatif.

#2 Melbourne, Australia

Melbourne adalah kota kedua yang dinobatkan UNESCO sebagai kota literasi. Salah satu alasannya, Melbourne mendukung para penulis untuk berkarya, industri penerbitan, mensukseskan penjualan buku secara independen, menggiatkan organisasi sastra, melestarikan budaya membaca dan ikut keterlibatan dalam berbagai acara dan festival. Plus-nya lagi, warga Melbourne, mulai dari usia muda hingga tua adalah kategori orang-orang yang gemar sekali membaca. Salut.

#3 Krakow, Polandia

Sesuai sejarah, kota ini adalah tempat lahirnya bahasa dan sastra Polandia. Terlebih lagi, arsip kota krakow mengandung banyak manuskrip dan incunabula, yang merupakan harta berharga Eropa. Beberapa hal inilah yang menjadi pertimbangan UNESCO untuk tidak segan-segan memberi gelar kota literasi pada kota yang satu ini.

#4 Ljubljana, Slovenia

Ljubljana adalah kota yang mendukung festival sastra dengan penulis baik domestik maupun asing dan juga mendukung dalam penerbitan karya mereka. Proyek ini berisi kegiatan promosi buku anak-anak Slovenia, membaca buku bersama dengan keluarga, serta beberapa kegiatan lainnya. Karena hal ini, pada tahun 2015, UNESCO memberikan gelar City of Literature kepada kota ini.

#5 Nottingham, Inggris

Nottingham dinobatkan sebagai kota literasi pasca menjadi juara kota sastra dikancah global. Warga yang bertempat tinggal di sini akan menyambut pengunjung kota dengan suguhan yang mengispirasi, di mana mereka dapat melakukan aktivitas membaca, menulis, serta meresapi kata-kata yang tersaji dalam sastra. Menarik bukan?

#6 Utecht, Belanda

Utrecht memiliki beberapa acara dan festival sastra besar termasuk Malam Puisi, Kejuaraan Puisi Nasional Slam Belanda dan Festival Sastra Internasional Utrecht (ILFU). Selain itu, Kota ini adalah rumah dan tempat kerja bagi banyak penulis dan penyair termasuk Arthur Japin, Ronald Giphart, Esther Jansma dan Ingmar Heytze. Tidak heran kota ini layak menyandang gelar kota literasi oleh UNESCO.

Kota-kota di atas membuktikan, gelar sebagai kota literasi ternyata tidak hanya didapatkan hanya karena banyak orang yang suka membaca tinggal di kota tersebut. Jika kota di atas mampu membuktikan, kira-kira negara kita kapan ya?