Menerbitkan buku itu mudah, tetapi setelah itu akan ada PR untuk kamu bagaimana buku yang kamu terbitkan itu bisa laris atau laku di pasaran. Meskipun nantinya masalah marketing sudah diurusi oleh pihak penerbit, kamu selaku penulis buku juga punya andil untuk memasarkannya.

Tetapi sebenarnya masalah pemasaran ini harus dipikirkan sejak awal membuat buku. Walau kamu belum terkenal, itu bukan jadi masalah. Justru kamu bisa punya peluang menjadi terkenal berkat buku-buku yang kamu terbitkan. Lagi pula bukan jaminan kalau orang yang sudah terkenal lantas menerbitkan buku maka bukunya akan laris. Belum tentu.

Karena orang membeli dan membaca buku itu dikarenakan kontennya. Kalau kontennya memang bagus dan banyak disukai orang, ya pasti buku itu akan laris. Ya meskipun ada yang membeli karena faktor ngefans dengan penulisnya, tetapi itu hanya sebagian kecil saja.

Untuk itu buat kamu yang merasa belum punya nama di dunia literasi, sebaiknya ketika ingin membuat buku dipikirkan sejak awal mengenai buku tersebut. Ini bisa dimulai dari :

Pemilihan Judul & Ringkasan yang Tepat

Judul buku sangat memengaruhi orang untuk membeli dan membacanya. Karena tidak mungkin pembeli akan membaca seluruh isi buku dulu lantas membelinya. Judul harus mewakili inti dari isi buku.

Selain judul, ringkasan isi buku yang biasanya di taruh di cover belakang juga penting. Karena perilaku pembeli saat memilih buku itu pertama akan melihat judulnya, kalau ia tertarik dengan judul maka akan melihat di cover belakang untuk membaca ringkasan isi bukunya. Kalau ringkasannya bagus, ia akan membeli buku tersebut tanpa melihat siapa penulisnya.

Jangan lupa juga untuk desain cover juga diperhatikan. Karena desain cover ini juga sangat mendukung untuk membuat orang tertarik membacanya.

Bangun Personal Branding Sejak Awal

Karena kamu sebagai penulis juga punya andil dalam memasarkan buku yang kamu buat, maka peranan diri kamu juga akan berpengaruh. Meskipun kamu belum terkenal, tetapi mempersiapkan diri dengan membangun personal branding yang bagus sejak awal itu sangat dianjurkan.

Paling tidak kamu bisa membangun karakter diri kamu kepada publik sebagai orang yang punya attitude yang baik. Karena sekarang eranya media sosial, jadi kamu perlu bijak dalam bermedia sosial. Hindari postingan yang menyudutkan banyak orang atau membuat banyak orang risih.

Sehingga meskipun kamu tidak terkenal, tapi paling tidak keberadaan diri kamu bisa diakui dan dihargai.

Ini sangat penting ketika kamu nanti mempromosikan buku kamu di media sosial, maka akan banyak orang yang respect dengan karya perdana kamu ini.

Berikan Value Pada Buku Kamu

Hal-hal kecil yang dapat membuat buku kamu menjadi disukai orang adalah adanya value di dalam buku yang kamu terbitkan. Kamu bisa sedikit memberikan bocoran tentang pesan-pesan yang ingin kamu sampaikan melalui buku itu kepada para pembaca. Tentunya pesan positif atau sebuah gerakan perubahan yang lebih baik. Minimal orang akan mendapatkan 1 ilmu atau cara pandang baru setelah membaca buku kamu.

Owh ya kamu juga bisa memasarkannya dengan sistem pre order. Tetapi tidak untuk semua buku, hanya beberapa pcs saja dan nantinya yang pesan lewat jalur PO akan mendapatkan merchandise atau tanda tangan langsung dari kamu selaku penulis. Hal-hal kecil seperti ini akan menarik banyak orang.

Jadi tidak perlu minder jika kamu belum menjadi orang terkenal. Karena menjadi penulis buku tidak harus terkenal.