Teknologi smartphone semakin hari semakin berkembang dari segala sisi, baik koneksi, kamera, layar dan lainnya. Banyak pabrikan smartphone yang berlomba-lomba memberikan inovasi kedalam setiap perangkat buatannya, seperti pada kamera ponsel misalnya. Para produser berusaha mengeksplorasi cara-cara untuk membuat gambar hasil  tangkapan kamera smartphone menjaadi lebih baik dan natural. Trend pada saat artikel ini dibuat adalah kebanyakan smartphone flagship menggunakan lensa ganda untuk mengoptimalkan hasil tangkapan gambar, dan memberikan sejumlah manfaat lainnya. Sayangnya semakin hari, body dari smartphone semakin menipis. Para produsen juga mempertimbangkan sisi estetika dari perangkat yang mereka buat, saat ini pasar beranggapan “semakin tipis, maka semakin elegant” dan itu menambah nilai jual.


gambar iphone

Terlihat cantik namun menyiksa?

Namun ada hal yang dikorbankan dari tampilan yang memukau bukan? Pernah dengar istilah menjadi cantik itu menyiksa? Mungkin hal seperti itu juga terjadi pada tampilan smartphone sekarang. Belum lama ini  iphone 7 misalnya, harus mengorbankan lubang earphone demi membuat perangkat tersebut terlihat lebih tipis. Bisa dibilang hal itu sebagai inovasi yang mengejutkan disaat kebanyakan orang masih memerlukan lubang earphone, terutama mereka yang audiophile, pasti terdapat perbedaan suara yang mencolok antara wired earphone dan wireless earphone. Tidak hanya dari sisi lubang earphone, kebanyakan smartphone flagship berbody tipis (walaupun tidak semua) pasti akan mengadopsi kamera dengan bentuk yang sedikit cembung keluar body (atau bisa dibilang benjol :v). Dari sekian banyak itu, sebut saja Samsung dengan galaxy s7 dan apple dengan iphone7, hal ini dilakukan untuk tetap bisa mengadpsi komponen hardware pada kamera buatan mereka  namun tetap tidak mengesampingkan sisi elegant dari perangkat tersebut.

gambar oppo 3

 Oppo, sebagai produser baru smartphone asal tiongkok ini ingin membuat sebuah gebrakan pada tampilan fisik dari setiap perangkatnya. Pada Mobile World Congress (MWC) 2017 lalu Oppo memamerkan sebuah konsep smartphone dengan dual kamera namun salah satu kamera menggunakan konsep mirip periskop kapal selam. Cahaya akan dialihkan atau dibelokan dari lensa utama dengan prisma yang dimiringkan 45 derajat menuju sensor yang  dibuat vertikal, padahal selama ini kita tahu sensor kamera pada setiap smartphone selalu berada dibawah lensa.

gambar oppo 4

Pihak Oppo mengklaim bahwa konsep ini akan memberikan kesan dramatis pada setiap tangkapan gambar, menambah tingkat zooming namun tidak mengorbankan detail gambar dan yang pasti mereka dapat mendesain smartphone keluaran terbaru mereka dengan desain yang cantik tanpa harus menambah “benjolan” yang mengganggu. Tidak hanya itu, kedua sensor pada dual kamera tersebut telah ditanamkan image stabilization system yang akan meminimalisir guncangan pada saat mengambil gambar saat melakukan zoom.


Jargon “camera phone”

gambar oppo 5

Selama 1 tahun lebih pihak Corephotonics, perusahaan start-up asal Israel yang berkonsentrasi pada pengembangan camera ponsel telah melakukan riset bersama Oppo, dan hasilnya modul kamera yang berukuran 5.7 milimeter namun menawarkan 5 kali zoom loseless. Sampai saat ini Oppo memiliki 50 paten pada teknologi kamera dan masih akan terus berkembang jika dilihat dari agresifnya pengambangan pada sektor kamera. Tidak salah memang jika jargon camera phone dipilih perusahaan tersebut, kita lihat saja perangkat mana yang pertama kali akan mengadopsi konsep ini.  🙂