Kamu pasti pernah membaca buku tentang kisah kehidupan seseorang kan? Nah biasanya kalau kamu ingin membaca buku seperti itu pasti belinya buku biografi atau autobiografi. Karena jenis buku sama-sama mengisahkan kehidupan seseorang.

Tapi kamu tahu tidak sih, buku biografi dan autobiografi itu beda lho?

Perbedaan buku biografi dan autobiografi ini lebih kepada proses penulisannya. Jadi secara umum, buku biografi itu adalah buku tentang kisah seseorang yang ditulis oleh orang lain. Sedangkan buku autobiografi adalah sebaliknya, buku ini ditulis sendiri. Misalnya kamu ingin membuat buku biografi tentang dirimu sendiri dan buku itu ditulis oleh dirimu sendiri, berarti masuknya adalah buku autobiografi.

Itu perbedaan yang sangat mendasar. Semoga sampai di sini kamu bisa paham ya.

Dan sebenarnya masih ada beberapa aspek yang membedakannya, berikut beberapa diantaranya.

#Aspek Perizinan

Karena buku ini menyangkut kisah kehidupan seseorang maka ada aspek izin dalam proses penulisannya. Tetapi soal perizinan ini hanya berlaku untuk Buku Biografi saja. Secara buku biografi adalah menuliskan kisah tentang orang lain. Akan tetapi banyak juga buku biografi yang tidak memerlukan izin.

Izin ini bisa dilakukan langsung kepada orang yang ingin dikisahkan, nantinya agar mendapatkan restu dan tentunya bisa mendapatkan akses kemudahan jika ingin mencari sumber informasi ke orang terdekatnya. Tapi jika tokoh utama yang ingin diangkat sudah meninggal dunia, izin bisa dilakukan kepada ahli warisnya.

Itu kalau buku biografi. Kalau buku autobiografi tidak perlu pakai izin, kan yang nulis dirinya sendiri. Jadi tidak perlu izin-izin segala. Namun apabila nanti di naskah bukunya ada yang menyangkut sisi kehidupan orang lain, bisa juga meminta izin untuk menyebutkan namanya atau sedikit menceritakan tentang kisahnya.

Artikel terkait :

#Aspek Gaya Penulisan / Bahasa

Perbedaan yang lain ada di aspek gaya bahasa. Yang mana di dalam buku biografi biasanya narator akan menempatkan posisinya sebagai orang ketiga. Narator akan mengisahkan tokoh utama sebagai karakter lain, bukan sebagai dirinya.

Kalau untuk buku autobiografi, gaya bahasa ya ditulis sebagai sudut pandang diri sendiri. Penulis menceritakan dirinya sendiri.

#Aspek Tujuan Penulisan

Kemudian ada juga aspek tujuan ditulisnya buku tersebut. Untuk buku biografi biasanya tujuannya sekadar untuk informasi saja. Dari sisi ketebalan cerita dan emosi mungkin akan kurang, karena buku biografi ini diceritakan oleh orang lain.

Begitu sebaliknya dengan buku autobiografi yang ditulis sendiri akan ada emosi yang dicurahkan dalam bukunya. Karena dia lah yang mengalaminya sendiri, sehingga kadang ada ingatan yang sangat emosional untuk dituangkan dalam buku.

#Aspek Data

Dari sisi data, jenis buku autobiografi lebih valid karena penulis yang mengalami sendiri. Jika buku autobiografi kadang ada beberapa hal yang masih mengambang, mengingat data bisa saja didapatkan dari cerita orang lain bukan tokohnya secara langsung.

Itulah beberapa perbedaan antara buku biografi dan autobiografi. Di BukuPedia.com sangat banyak sekali buku biografi dan autobiografi yang bisa kamu baca.

Referensi: