Apa? Buku Bajakan? Iya, tidak hanya musik dan film saja yang dibajak, tetapi buku pun juga banyak yang dibajak. Naasnya, tidak banyak orang yang paham, sehingga mereka membeli buku bajakan itu dengan tidak menyadarinya. Tetapi ada pula yang memang sudah sadar kalau buku yang dibelinya itu buku bajakan, dan yang memprihatinkan adalah mereka tetap membacanya.

Tentu orang-orang yang seperti ini tidak dibenarkan. Karena membeli buku bajakan itu sama sekali dilarang dan sangat merugikan penulis. Ketika kamu membeli buku bajakan, maka uang yang kamu beli hanya masuk ke kantong pembajaknya bukan ke penerbit atau bahkan ke penulis. Apakah kamu rela membeli buku yang seperti ini?

Supaya tidak tertipu membeli buku bajakan, ada baiknya kamu bisa mengenali perbedaan buku asli dengan buku bajakan. Sehingga ketika nanti ke toko buku atau ditawari orang buku yang seperti itu tidak dibeli.

Berikut beberapa perbedaan antara buku asli dan buku bajakan.

1. Harga lebih murah

Ini sudah jelas. Buku bajakan jelas dijual dengan harga yang lebih murah dari harga pasaran. Owh ya, kalau kamu belinya bukan di toko buku harus hati-hati dengan adanya buku bajakan ini. Karena buku bajakan biasanya beredar di kios-kios buku / lapak-lapak buku pinggiran, bukan di toko buku.

Soal harga memang jauh lebih murah, hal ini dikarenakan modal yang digunakan juga beda. Mayoritas buku bajakan adalah hasil copyan. Bukan cetakan dari percetakan pada umumnya. Tapi ada juga yang dibuat memang menyerupai aslinya, karena dicetak dari penerbit/percetakan illegal.

2. Kualitas cover tidak bagus

Ciri lain yang bisa jadikan pedoman adalah melihat dari covernya. Kalau kebanyakan buku asli, bagian belakang cover itu licin. Hal ini dikarenakan kualitas kertasnya memang baik. Tetapi karena buku bajakan/replika menggunakan bahan yang dibawah mutu, sehingga kualitas covernya juga biasa. Kalau diraba saja sudah terlihat.

Dan warna covernya lebih pucat dari cover buku aslinya.

Mayoritas buku asli juga memiliki judul atau bagian yang dicetak timbul. Buku bajakan mana ada yang dicetak timbul seperti itu. Kalaupun ada ya sudah pasti akan rugi. 😀

3. Tidak disegel

Kalian kalau beli buku di toko buku, kalau buku tersebut masih baru jelas masih tersegel atau terlapisi plastik kan? Bahkan kalau plastik segelnya sudah rusak, boleh ganti yang lain. Tetapi kalau buku bajakan tidak pakai segel-segelan. Bukunya ya bisa langsung dibuka-buka secara bebas. Kalau pas beli ya tanpa segel.

4. Format cetakannya ada yang miring

Biasalah, karena hasil copyan maka kadang ada yang hasil cetakannya miring. Pasti taukan maksudnya. Kalau kamu pernah foto copy pasti pernah lihat hasilnya yang miring. Tidak bisa lurus dengan kertasnya. Ya buku bajakan ada yang seperti itu.

5. Kertasnya buram

Buju bajakan itu dibuat tanpa modal yang besar, kalau besar sudah pasti bakal rugi. Makanya mereka membuat buku bajakan dengan kualitas mutu kertas, tinta cetak, penjilidan yang rendah. Jadi wajar kalau kertasnya sangat buram dan kadang mudah lepas kertasnya dari jilidan.

Tetapi soal kertas yang buram ini perlu diperhatikan dengan seksama. Karena kadang ada buku asli yang memang dicetak dengan kertas yang buram. Untuk menguatkan pengecekanmu, lebih baik lihat poin-poin di atas itu juga.

Ingat, membeli buku bajakan tidak dibenarkan. Kalau pun kamu suka membeli buku bajakan karena faktor uang, lebih baik menabung saja dan beli yang asli. Karena ini tidak hanya merugikan diri kamu sendiri, tetapi merugikan banyak pihak terutama penulis. Membeli buku bajakan artinya tidak menghargai karya penulis.

Kalau kamu ingin aman dalam membeli buku, solusinya membeli buku dari toko buku online yang sudah terpercaya. Itu tidak akan membuatmu bingung atau mendapatkan buku bajakan.

Buku bajakan ini bisa kita musnahkan, salah satunya dengan menghentikan aktifitas kita membeli buku bajakan.