Ketika seseorang ditanya ingin bisnis apa, mayoritas menjawab ingin berbisnis di bidang properti. Alasannya sederhana, karena melihat bisnis properti itu untungnya besar dan peluangnya masih terbuka lebar. Benar nggak?

Tapi faktanya itu nggak segampang yang diinginkan. Bisnis properti itu terlihat mudah, tapi dalam perjalanannya juga banyak tantangan yang harus dihadapi. Apalagi sekarang ini persaingan di bisnis properti cukup tinggi.

Meski demikian, jika Anda memang punya kemauan, semua itu bukanlah halangan. Anda bisa kok menjadi pebisnis properti yang sukses, asalkan tekun dalam menjalani. Dan jika memang tidak punya pengalaman di bidang properti, Anda bisa melakukan beberapa hal ini.

#1 Memulai dari yang kecil

Tidak perlu muluk-muluk untuk memulai bisnis properti skala besar. Kalau sudah punya kemampuan dan pengalaman di bidangnya sih ya terserah. Tapi kalau masih awam? Sebaiknya dimulai dari hal-hal kecil.

Lagi pula bisnis properti itu butuh modal yang besar kalau memang ingin serius.

Misalnya Anda bisa memulainya dengan membeli tanah kavling ya satu atau dua tanah kavling, lalu dibangun rumah kemudian dijualnya. Atau kalau mau lebih irit lagi, bisa menjadi perantara (makelar) jual beli tanah/rumah. Namun, risikonya Anda akan mendapatkan keuntungan yang sedikit.

Itu tidak masalah, diawal-awal Anda memang harus belajar dulu. Nanti baru tahu seluk beluk bisnis properti, baru dikembangkan sendiri.

#2 Belajar cara pemasaran

Yang tak kalah penting untuk menjamin kesuksesan bisnis properti adalah masalah pemasaran. Pemasaran ini bukan sekedar bisa menjual atau tidak, tapi juga seperti menilai sebuah lokasi apakah itu mampu menarik harga jual yang tinggi atau tidak.

Jika Anda berbisnis properti khususnya soal tanah atau rumah, hal-hal seperti itu perlu dipelajari. Sehingga nantinya ketika Anda ingin menjual produk properti bisa dijual ke orang yang tepat dengan harga yang sesuai.

Harga Properti

#3 Belajar cara menilai harga properti

Nah, sebenarnya yang cukup sulit dalam bisnis properti itu masalah penentuan harga. Bisnis ini dibilang tidak ada patokan harga pasnya. Karena semua itu ditentukan berbagai faktor. Seperti faktor lokasi, jumlah atau ukuran, kualitas, lingkungan sekitar, umur pemakaian, komponen yang digunakan, dll.

Untuk itu jika Anda memang ingin fokus berbisnis properti sebaiknya mempelajari dasar-dasar penilaian properti.

Di BukuPedia ada beberapa buku yang dapat digunakan sebagai bahan referensi, salah satunya buku “Pengetahuan Dasar Penilaian Properti“.

Ketika Anda sudah memiliki kemampuan bagaimana menilai sebuah properti, maka Anda juga akan mudah dan tentunya cepat dalam menentukan langkah. Jangan sampai Anda kecolongan oleh pihak lain karena Anda lama menentukan harga jual/beli. Dan jangan sampai pula Anda rugi karena salah menentukan harga. Itu bahaya!

#4 Menjalin relasi sebanyak-banyaknya

Banyak kawan banyak rejeki, dan itu benar. Anda bisa bergabung ke komunitas-komunitas bisnis atau lainnya yang sesuai dengan target market Anda. Di sana Anda bukan untuk berjualan, tetapi untuk membangun relasi. Yakinlah, dengan semakin banyak relasi yang mengerti aktifitas bisnis Anda, maka semakin banyak juga peluang yang akan Anda dapatkan.

Kalau ada seminar-seminar bisnis properti datanglah. Meskipun Anda sebenarnya sudah mengetahui apa yang akan disampaikan di seminar itu, tetapi tujuan Anda hadir untuk membangun relasi. Justru hadir di event-event seperti itu akan mendapatkan relasi yang sesuai dengan target market Anda.

#5 Berinvestasi

Bisnis properti ini juga termasuk investasi. Tapi jangan sekedar memiliki produk properti hanya untuk jual beli. Sebaiknya Anda juga punya produk properti yang digunakan untuk investasi pribadi. Tujuannya adalah ketika nanti bisnis properti Anda seret, investasi pribadi ini dapat Anda gunakan untuk pelicin bisnis Anda.

Berbisnis properti ini memang tidak bisa dilakukan hanya berbekal teori saja. Anda harus segera action untuk mengetahui hasilnya. Ingat, risiko bisnis properti cukup besar, tetapi Anda juga punya mimpi yang besar untuk menjadi pengusaha properti yang besar. Jadi tetap lakukan apapun yang terjadi.