Isu pemanasan global saat ini menjadi prioritas yang harus diselesaikan berasama, dampak yang ditimbulkan  tidak hanya memberikan maasalah bagi kelangsungan hidup manusia namun juga bagi ekosistem di sekitar kita. Banyak perusahaan teknologi terkemuka terus berusaha menciptakan inovasi agar mereka tidak bergantung pada sumber energi fosil dan menggunakan enerrgi terbarukan.

     Google, sebagai raksasa perusahaan teknologi saat ini sedang berkomitmen, menjadi salah satu perusahaan pertama yang menggunakan energi ramah lingkungan secara keseluruhan. Ini merupakan langkah besar dan dengan arah yang benar, mereka berencana mulai pada  tahun 2017 seluruh pusat data yang beroperasi menggunakan energi ramah lingkungan, baik itu terkait 13 gudang besar yang dipenuhi server yang tersebar di seluruh dunia sekaligus sistem pendingin untuk server-server tersebut.

Menggandeng perusahaan energi lain

google-wind-energy-oklahoma-kecil

      Tentu saja ini menjadi tantangan besar sekalipun untuk perusahaan sekelas Google. Karena seperti yang kita tahu, sangat sulit melepaskan diri dari kebiasaan dan ketergantungan energi fosil. Sementara itu google akan terus berinovasi menciptakan energi terbarukan dan sebagian lagi “membelinya” dari perusahaan energi ramah lingkungan lainnya,  seperti saat mereka bekerja sama dengan perusahaan NextEra Energy Resources untuk membangun pembangkit listrik tenaga angin di pinggiran kota oklahoma, Amerika serikat. Rencananya pembangkit listik ini akan menghasilkan output daya sebesar 100 megawatt dan sepenuhnya ditangani oleh google sendiri.

     Banyak dana yang akan dikeluarkan untuk proyek ini. Namun seiring meningkatnya kompetisi dan dengan banyaknya inovasi, mereka percaya bahwa ini semua akan terbayar. Mereka berharap dapat mendorong investasi untuk pengembangan green energy di seluruh dunia terutama di daerah tertinggal. Dalam jangka panjang, google juga berancana pada seluruh kegiatan operasional di perusaahaan semuanya menggunakan energi dengan sumber terbarukan, baik di pusat data ataupun kantor google itu sendiri.

      Hal ini juga berdampak terhadap penyesuaian efisiensi hardware yang akan mereka gunakan. Sebagian perangkat keras mereka harus di upgrade ke perangkat keras yang lebih modern dan lebih efisien. Hal ini juga menyangkut data data pengguna yang mereka simpan atau mungkin restrukturisasi bisnis mereka sendiri. Semua hal itu akan melibatkan pemrograman bahasa komputer yang rumit untuk membantu merampingkan operasi yang berjalan. Google ingin menunjukan bahwa mereka bisa membuat sistem yang baik untuk publik agar di masa mendatang banyak bisnis lain juga dapat meningkatkan efisiensi energi dan tidak terlalu bergantung pada energi fosil dengan cara yang sama.

       Memang sudah seharusnya setiap dari kita bisa menggunakan energi dengan lebih bijak. Kita harus ingat, tidak hanya ada manusia dibumi ini. kelangsungan hidup makhluk lain pun mungkin bisa terancam akibat kita secara semena-mena menguras energi yang ada, terutama energi yang berasal dari energi fosil. “Bumi telah menyediakan apa yang kita butuhkan, namun tidak untuk keserakahan kita.” mahatma gandhi.