Di Indonesia saat ini masih sangat rendah dalam budaya literasi. Ternyata ada beberapa faktor yang mempengaruhi mengapa rendahnya budaya literasi yang terjadi di Indonesia. Oleh karena ini, kami ingin sekali membahas tentang faktor yang menjadi penyebab mengapa masih rendahnya literasi tersebut.

1. Kebiasaan membaca dirumah belum dibiasakan sejak dini

Banyak sekali anak-anak yang malas sekali membaca. Sampai dewasa pun terkadang masih banyak yang malas membaca buku, nyatanya buku sebenarnya adalah jendela dunia. Tetapi banyak orang yang malas. Ini dikarenakan sejak kecil mereka tidak dibiasakan untuk membaca buku. Untuk para orangtua, berikanlah buku-buku jenis apapun yang disukai anak. Tidak masalah dengan jenis apapun. Yang terpenting orangtua harus mengawasi buku yang dibaca anak. Karena jika anak sudah menyukai buku, mereka akan membaca lagi dan lagi. Ini akan menumbuhkan sifat suka anak dalam membaca buku.

2. Kurang motivasi dalam membaca buku

Untuk para orangtua dan guru, memberikan motivasi kepada anak sangatlah penting. Guru dan para orangtua berikanlah mereka waktu sendiri dan biarkanlah mereka untuk focus dalam membaca. Janganlah guru atau orangtua selalu memberikan informasi tentang seluruh isi buku tersebut. Dikarenakna jika mereka sudah mengetahui isi cerita keseluruhan buku tersebut. Mereka tidak akan mau membaca nya.

3. Malas membuat gagasan

Literasi adalah hal dengan kemampuan membaca dan juga menulis. Jadi jika kita sebagai orang yang malas dalam hal membaca, kita juga akan malas dalam hal menulis. Dan hal tersebut akan berakibat dengan malasnya dalam hal membuat gagasan.

4. Sarana membaca yang minim

Untuk para guru atau pihak sekolah. faktanya perpustakaan itu penting sekali bagi siswa. Hal ini akan menumbuhkan sifat suka membaca dalam diri siswa. Oleh karena itu, buatlah perpustakaan yang nyaman, bersih dan rapih di sekolah. dengan hal tersebut. Kita sebagai siswa pun akan senang untuk mengunjungi perpustakaan tersebut. Selain hal itu juga, sediakanlah buku-buku dengan jenis apapun dengan lengkap. Dengan begitu, siswa akan memiliki beberapa referensi buku untuk dapat dibaca siswa.

5. Perkembangan teknologi yang canggih

Hal terakhir ini mungkin yang sangat mempengaruhi siswa kurang membaca. Dikarenakan dengan siswa terlalu focus dengan gadget nya ini. mereka lupa dengan membaca buku. Mereka akan lebih senang dengan media sosial, game online, dan aktivitas online nya tersebut. Oleh karena itu, untuk para orangtua sebaiknya membatasi hal tersebut agar anak tidak selalu sibuk dengan handphone nya.

Beberapa faktor diatas adalah penyebab mengapa rendahnya literasi budaya membaca di Indonesia. Untuk para orangtua dan guru sebaiknya lebih peduli dan budayakan lah membaca sedini mungkin agar anak mulai suka membaca.