Bagi seorang fotografer, biasanya cukup punya satu kamera tetapi banyak koleksi lensanya. Hal ini dikarenakan lensa punya berbagai macam jenis dan ukuran. Sehingga wajar jika fotografer sering gonta-ganti lensa. Kadang beli lensa baru dan belum lama dipakai dijual lagi karena ingin upgrade lensa lainnya.

Jadi wajar jika fotografer suka jual lensa bekas. Nah buat kamu yang saat ini baru mau terjun ke dunia fotografi juga bisa melakukan seperti itu. Beli lensa yang bekas atau baru juga boleh, terus buat motret, hasilnya ditabung kemudian lensa lama dijual buat upgrade lensa baru. Itu tipsnya.

Tetapi bagaimana supaya lensa kamera tetap punya harga jual yang tinggi meskipun statusnya bekas? Ada banyak caranya yaitu tentang bagaimana kamu merawat lensa itu.

Artikel terkait : Setelah Beli Kamera DSLR Bekas Secara Online, Kamu Harus Lakukan Ini

Misalnya seperti ini…

Menaruhnya ke Dry Box

Dry Box itu wadah yang di dalamnya terdapat silica gell yang fungsinya untuk menyerap lembab. Jadi wadah itu harus kedap udara supaya tidak ada udara yang masuk. Yang penting adalah tidak lembab. Karena kalau lensa di taruh di tempat yang lembab, maka akan sangat rentan dengan jamur.

Kalau lensa sudah terkena jamur, wah bisa gawat. Selain biaya untuk membersihkan mahal, juga bisa mempengaruhi hasil.

Bahkan ada yang tidak bisa dibersihkan karena berada di optik bagian dalam. Bisa sih bisa, tetapi jika nanti dibongkar, kadang ada merusak fitur auto focus atau stabilizernya jika tidak benar ketika membongkar.

Nah kalau kamu menjual lensa yang ada jamurnya sedikit saja, itu sudah mempengaruhi harga. Harganya bakal lebih murah tergantung kondisi jamur yang ada pada lensa. Jadi jangan sampai lensa mahal kamu jamuran karena tidak tepat dalam menyimpannya.

Gunakan Filter

Filter lensa di sini punya dua fungsi, yang pertama memang sebagai filter pada umumnya. Misalnya kalau mau motret landscape pantai di cuaca cerah bisa pakai filter ND. Tetapi yang dimaksud menggunakan filter kali ini buat seperti itu. Menggunakan filter di sini adalah filter UV yang murahan bisa juga yang bagus deh, tetapi tujuannya untuk melindungi lensa bagian depan.

Jadi misalnya kamera atau lensa kamu menyentuh benda, bagian yang rusak atau kotor itu filternya dulu, bukan lensa kameranya. Begitu tujuannya.

Jangan hilangkan box lensanya

Kalau kamu beli lensa baru pasti dapat box lensanya. Nah, simpan baik-baik box itu jangan sampai hilang. Karena kalau hilang dan nanti kamu mau jual lensanya pasti akan berpengaruh pada harga. Lensa tanpa box harganya akan jatuh bila dibandingkan lensa yang masih ada box nya.

Rutin Bersihkan Lensa

Kalau habis digunakan, dan sebelum disimpan, sebaiknya dibersihkan. Karena kadang ada debu dan kotoran yang menempel di bagian lensanya. Debu-debu ini bisa membuat tampilan lensa menjadi lusuh dan kadang tulisan-tulisannya menjadi hilang.

Lensa bekas yang masih seperti baru, orang menyebutnya ‘like new’ akan memiliki harga yang tinggi dibanding lensa yang sudah hilang tulisan-tulisannya. Sebenarnya ini juga tergantung dari cara penggunaannya. Kalau bisa menggunakan dengan baik dan benar, tulisan juga akan awet.

Buku rekomendasi :

Nah itu beberapa cara merawat lensa agar tetap punya harga jual yang tinggi. Ya kalau bisa kan lensa bekas yang kamu jual tetap punya harga jual yang sesuai pasar, tidak jatuh karena faktor kerusakan pada lensa.