Kembali lagi pada topik membaca, terkadang ada orang yang sangat sulit untuk melakukan hal ini. Membaca buku dari halaman pertama sampai menyelesaikan buku tersebut adalah hal yang berat bagi sebagian orang. Padahal ada trik yang bisa anda lakukan untuk menyerap informasi tanpa membaca keseluruhan isi buku. Berikut adalah trik yang bisa anda gunakan untuk membantu anda menumbuhkan minat baca atau sekedar membuat orang lain berpikir bahwa anda benar benar suka membaca:

1. Baca Epilog terlebih dahulu.

gambar 1

     Banyak penulis yang akan menunjukan kesan misterius pada awal cerita, bertele-tele dan membuat frase yang kurang dimengerti pada halaman awal dari buku mereka. Pada bagian ini terkadang orang yang mau mendalami dunia baca akan merasa bosan dan kecewa. Hal yang perlu anda lakukan adalah membaca epilog atau kesimpulan cerita dari buku tersebut, biasanya berada pada halaman akhir sebuah buku terutama buku novel. Setiap penulis akan menyediakan kesimpulan untuk pembaca seperti argumen mereka atau review singkat tentang isi materi buku tersebut. Seperti yang mereka tuangkan pada situs Spreeder ;

“Anda tidak benar- benar perlu tahu biografi penulis bukan? Jadi lewatkan saja. Kemudian anda juga dapat melewatkan prolog, karena dalam banyak kasus biasanya hanya berisi kata pengantar untuk buku dan jarang berisi informasi yang akan berguna nyata untuk Anda.

Namun epilog adalah masalah yang sama sekali berbeda dan pastikan Anda membacanya, karena biasanya digunakan untuk meringkas buku atau bahkan dapat memberikan informasi tambahan dari edisi selanjutnya”

Manfaat lain dari trik ini adalah anda akan menghemat waktu untuk tidak membaca cerita kosong yang dibuat penulis pada awal buku. Membaca kesimpulan saja bisa membangun imajinasi anda tentang seluruh isi buku tersebut dan memberikan gambaran bahwa anda tahu apa yang anda bicarakan jika ada membahas buku tersebut.

2. Gunakan stabilo

gambar 2

      Untuk genre buku tertentu, trik ini sangat membantu sekali. Namun masih banyak orang yang salah memakai cara ini, baik karena mereka terlalu banyak menandai kalimat, menandai kalimat yang sudah ditandai sebelumnya atau bahkan menandai kalimat yang sebenarnya tidak penting. Fokuskan pada ringkasan yang penulis buat pada buku tersebut, biasanya mereka akan menulis pada satu atau beberapa halaman dengan format yang berbentuk rapi, tandai ini dengan stabilo anda, ambil intinya. Hal ini membantu terutama jika anda ingin mengulas sebuah buku untuk ujian.

3. Membaca daftar isi dan sub bab

gambar 3

       Apakah Anda tahu bahwa banyak pengajar tidak membaca buku secara keseluruhan? Banyak dari mereka memiliki kebiasaan adalah membaca daftar isi dan hanya membaca bagian yang menurut mereka bagus juga relevan dengan apa yang ia sedang cari, atau mereka men-skimming buku tersebut dan berhenti ketika mereka melihat sub bab yang menarik bagi mereka. Hal ini membuat anda membaca apa yang hanya ingin anda baca dan mengambil point penting dalam setiap bacaan.

4. Jadilah proaktif bukan reaktif

gambar 4

Clay johnson, penulis The Information Diet: A Case for Conscious Consumption, berpandangan :

“ Hal yang pertama yang harus saya miliki adalah mengkonsumsi informasi secara sadar dan tanpa paksaan. Transformasi diri anda dengan mengkonsumsi informasi menjadikan anda lebih proaktif .”

Ini kembali ke point sebelumnya, anda tidak harus membaca setiap bagian dari buku atau memaksa diri anda melakukan sesuatu yang tidak anda sukai. Membaca bukanlah sesuatu yang disukai banyak orang namun banyak orang menemukan hal-hal yang mereka butuhkan melalui bahan bacaan, jadi biarkan semuanya mengalir.

5. Usahakan tidak membaca setiap kata

gambar 5

      Ini juga termasuk kesalahan banyak orang karena masih banyak yang beranggapan jika membaca setiap kata akan membuat mengingat informasi lebih banyak. Padahal sebaliknya, ini akan membuat anda bosan dan mengantuk!

Kenyataanya adalah bahwa sebagian besar buku non-fiksi ditulis dengan mendramatisir setiap kata-katanya, yang paling sering ditemukan adalah pada bagian kesimpulan. Kebanyakan buku dengan genre ini penuh dengan bukti daripada penjelasan yang mendalam. Baikkah ini untuk anda? Saya rasa tidak. Bukti yang ditulis disini hanyalah akan menerangkan argumen penulis dan akan menjebak anda pada aliran yang tidak berujung. Hal ini juga berlaku pada buku fiksi, misalnya pada buku Game of thrones karangan George RR martin, ada pada bagian buku tersebut yang menjelaskan secara mendetail bebek panggang dalam makan malam, menyebalkan! Bahkan penulis Peter economy  pernah berkata seperti ini:

“Satu hal yang membantu saya membuat setiap materi dan benar-benar belajar sesuatu dari setiap tulisan adalah proses skiming dan saya tidak pernah membaca seluruh isi buku secara rinci. Seperti pada saat membaca, saya pun menulis hanya pada bagian terpenting. Menulis setiap point utama yang telah saya kumpulkan dan medapatkan banyak ide dari hal-hal yang saya sudah kuasai.”

6. Diskusikan apa yang anda baca dengan orang lain

gambar 6

      Mendengarkan dan bebicara adalah hal terpenting disini. Anda bisa menyimpan dan menyampaikan tentang apa yang kita baca sekaligus. Pertukaran informasi tejadi pada saat anda mendiskusikan sesuatu, anda juga bisa mendengarkan pendapat dari pandangan mereka, atau mendengarkan potongan cerita yang mungkin belum kita baca,  pemahaman terbaik terjadi saat kita mendengarkan konten atau informasi baru. Berdiskusi dan berinteraksi juga akan membuat anda mudah mengingat hal yang anda pelajari sebelumnya