Indonesia ini kaya akan segalanya. Kalau bicara soal budaya, dari Sabang sampai Merauke ada ribuan budaya di setiap daerahnya. Ini yang perlu kita lestarikan dan terus kenalkan ke generasi muda kita khususnya kepada anak-anak kita yang hidup di generasi sekarang ini.

Kita tahu kalau anak yang lahir di generasi sekarang ini sudah langsung terpapar budaya yang modern bahkan malah menyukai dunia dari luar negeri. Jangan sampai budaya sendiri terlupakan karena tidak pernah diajarkan.

Salah satu yang bisa dilakukan oleh orang tua adalah dengan mengenalkan budaya melalui buku cerita rakyat. Cerita rakyat di Indonesia ini sangat banyak sekali, dan ceritanya sangat menarik-menarik. Meskipun memang sebagian besar cerita rakyat ada yang berupa mitos, akan tetapi ini bisa dijadikan khasanah  baru untuk generasi saat ini. Dengan mengenal budaya pada zaman dulu, maka kita akan bisa mensyukuri hidup di saat ini.

Selain itu buku cerita rakyat itu juga banyak petuah atau pelajaran yang bisa diambil. Dan memang seperti itu ciri khas cerita rakyat zaman dulu, di mana ceritanya selalu memiliki unsur nilai edukasi yang mendalam.

Misalnya saja cerita rakyat Malin Kundang. Di cerita ini, terlepas dari benar tidaknya anak itu ‘dikutuk’ jadi batu, tetapi maknanya adalah jadi anak itu tidak boleh durhaka sama orang tua khususnya ibu. Karena anak sudah dirawat sejak kecil hingga dewasa. Kalau sampai durhaka tentu itu dosa besar. Itulah salah satu alasan mengapa cerita rakyat harus terus disampaikan kepada anak-anak di zaman sekarang. Maknya masih sangat relevan.

Jadi bukan mengambil sisi magisnya, misalnya nanti jadi batu kalau sampai durhaka sama orang tua. Tapi soal nilai-nilai edukasi sosial yang ada di dalamnya.

Contoh lagi di cerita Seri Dongeng Nusantara: Bawang Merah Bawang Putih. Anak-anak zaman sekarang harus tahu cerita ini, karena banyak sekali nilai-nilai edukasi yang bisa diambil. Cerita rakyat Bawang Merah Bawang Putih ini memiliki makna kalau kita tidak boleh saling menyakiti antar saudara kita. Dan kalau anak yang baik itu pasti akan selalu mendapatkan hal-hal baik juga.

Dengan mengenalkan cerita rakyat ke anak, juga mengenalkan budaya dan sejarah kepada anak.

Jangan sampai di perkembangan teknologi yang begitu pesat ini, cerita rakyat tidak lagi dihadirkan di tengah permainan anak-anak. Orang tua harus berperan penting agar cerita rakyat bisa tetap melekat di kehidupan anak zaman sekarang. Dan sebaiknya orang tua juga memandu dan menjelaskan ceritanya, jangan sekadar menyuruh anak untuk membaca.

Karena di dalam cerita rakyat ini banyak sekali nilai-nilai positif yang tersirat di dalamnya. Ini perlu bimbingan dari orang dewasa.

Mari lengkapi kolek buku anak Anda dengan buku cerita rakyat. Cari di Bukupedia.com untuk cerita rakyat yang disuka.