Mungkin ada yang bertanya-tanya membuat sebuah novel itu memakan waktu berapa lama. Apakah satu bulan cukup? Atau 3 bulan, atau bahkan bertahun-tahun? Melalui artikel ini kita akan coba bahas bersama.

Novel adalah salah satu karangan fiksi yang sumbernya berdasarkan imajinasi penulis. Akan tetapi novel juga akan yang bersumber dari kisah nyata yang tentu akan ditambah bumbu imajinasi untuk menyempurnakannya. Dan yang bersumber dari kisah nyata ini biasanya juga tidak 100% sama persis. Pasti akan yang berbeda, seperti nama tokoh, latar dan lainnya.

Menulis novel berbeda dengan menulis buku non fiksi. Kalau dilihat dari kesulitannya, sebenarnya keduanya sama-sama punya kesulitan dan tidak bisa dibandingkan.

Kalau bicara ke soal lama waktu menulis novel, sebenarnya tidak ada jawaban pastinya. Karena setiap penulis pasti memiliki waktu yang berbeda-beda.

Kita ambil contoh Tere Liye. Penulis yang satu ini pernah mengakui kalau dirinya dalam menulis sebuah novel jarang membutuhkan waktu yang lama. Dirinya cukup membutuhkan waktu 1 bulan saja untuk bisa menyelesaikan satu novel.

Akan tetapi kalau kita bertanya kepada penulis lain seperti Adhitya Mulya, dirinya pernah mengemukakan kalau biasanya butuh waktu paling cepat 1 tahun. Bahkan ada novel yang selesai lebih dari 1 tahun.

Ini artinya setiap penulis itu punya waktu yang berbeda-beda dalam menyelesaikan satu buah novel.

Lantas apa yang membuatnya lama?

Yang membuat lama itu bukan soal proses menulisnya, tetapi saat melakukan riset dan survei sebelum penulisan novel tersebut. Ya, menulis novel memang membutuhkan riset. Karena salah satu sumbernya adalah dari imajinasi, maka perlu ada riset dari berbagai sumber yang dibutuhkan agar cerita yang ada di novel bisa diterima oleh pembaca.

Riset ini bisa memakan waktu yang lama. Kadang ada penulis yang melakukan riset berdasarkan dari perjalanan hidupnya apa-apa saja yang ditemui saat itu. Kemudian dikumpulkan hingga merasa semua materi sudah lengkap.

Di sinilah seorang penulis benar-benar ditantang untuk terus bisa fokus dan termotivasi untuk menyelesaikan novelnya. Dan tak jarang saat proses kreatif tersebut, dari hasil riset bisa mengubah alur cerita yang sudah ada, sehingga perlu membuat ulang. Itulah beberapa yang membuat proses penulisan novel menjadi lama.

Nah bagi penulis pemula, jadi jangan merasa terbebani jika dalam satu dua bulan novel belum ada progress. Asal sudah melakukan riset, lakukan terus hingga mencapai target diharapkan.

Biasanya penulis yang membutuhkan waktu riset lama, akan bisa menciptakan novel yang berkelas. Tetapi itu tidak menjadi hal mutlak. Yang cuma menulis dalam waktu sebulan dua bulan pun ternyata bisa ada yang laku, seperti penulis Tere Liye.