Baru belajar fotografi pasti akan sangat seru sekali. Apalagi perangkat yang digunakan sudah menggunakan kamera DSLR, pasti akan semakin sebangat mempelajarinya. Yang namanya belajar pasti akan mengalami banyak kesalahan, dan ketika belajar fotografi ada saja hasil foto yang kurang memuaskan. Entah itu blur, tidak ada story di fotonya, atau pengambilan sudut pandang yang salah.

Di artikel kali ini saya ingin berbagai tips supaya hasil foto bisa maksimal. Ini dikhususkan buat kamu yang masih belajar ya 🙂 Kalau yang sudah pro pasti sudah paham semuanya lah.

Silakan disimak.

Perhatikan objek

Sebelum kamu benar-benar menekan tombol shutter, pastikan kamu sudah tahu objek apa yang akan kamu foto. Perhatikan objeknya apakah dia bergerak atau diam. Lalu dari segi pencahayaan apakah objek mendapatkan cahaya yang cukup atau tidak.

Karena ini sangat penting bagi kamu untuk menentukan pengaturan di kamera. Kalau objeknya gerak, berarti kamu butuh shutter speed yang tinggi agar hasil tidak blur atau shake.

Ambil angle yang tepat

Angle atau sudut pandang dalam fotografi sangat menentukan hasilnya. Selain juga berpengaruh pada pencahayaan, juga menentukan menarik atau tidaknya foto yang akan dihasilkan. Misalnya kamu mengambil foto dari sudut pandang yang melawan cahaya, tentu akan menghasilkan foto yang backlight. Tapi jika kamu menginginkan foto backlight ya terserah.

Intinya jangan sembarangan memposisikan diri ketika ingin mengambil gambar. Ambil sudut pandang yang tepat agar hasil bisa berkesan.

Jangan lupa komposisi

Komposisi juga penting. Komposisi ini adalah unsur-unsur benda yang masuk dalam frame. Kalau ada benda yang memang bisa dipindah agar menghasilkan komposisi yang pas, maka pindah atau hilangkan benda tersebut. Tapi jika benda-benda yang tidak bisa dipindah, seperti pohon, bangunan, dll berarti kamu yang harus berpindah untuk mendapatkan komposisi yang pas.

Komposisi ini juga termasuk dalam pencahayaan. Bagaimana sebuah cahaya bisa masuk dalam frame seperti yang diinginkan.

Jangan abaikan post production

Memotret sekali jadi dengan hasil yang maksimal memang dambaan setiap fotografer. Tapi ada kalangan memang dibutuhkan post production yaitu pengeditan foto setelah dilakukan pemotretan. Proses editing ini dilakukan agar hasil foto bisa lebih maksimal tanpa harus mengurangi esensi dan cerita dari foto tersebut. Pengeditan biasanya dilakukan untuk kebutuhan gelap terang, ketajaman warna atau cropping.

Untuk melakukan post production sebuah foto, kamu bisa menggunakan Adobe Photoshop atau Adobe Lightroom. Tapi biasanya yang banyak digunakan adalah Adobe Lightroom karena memiliki fitur yang lebih lengkap untuk keperluan post production sebuah foto.

Buku terkait :

Belajar fotografi memang membutuhkan waktu, dan itu tidak bisa dilakukan hanya sekedar teori. Proses belajar yang tepat adalah terus mempraktekan dan belajar dari kesalahan. Jangan takut hasil foto jelek, karena sejatinya tidak ada hasil foto yang tidak bagus. Selamat mencoba.