Tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsinya. Untuk itu dari pihak orang tua perlu adanya edukasi kepada si anak agar mau mengkonsumsi makanan yang bergizi. Salah satunya adalah sayur mayur.

Tetapi masalah terbesar adalah ketika anak sudah tahu yang namanya jajan. Apalagi kalau di lingkungan rumah banyak orang berjualan makanan ringan yang tidak bagus untuk kesehatan. Kalau keterusan, bisa-bisa anak menjadi ketagihan dan imbasan jadi tidak doyan makan sayuran.

Banyak lho anak yang tidak suka makan sayur gara-gara sering jajan.

Ternyata tidak hanya faktor makanan dan lingkungan, anak yang tidak suka makan sayur juga bisa dipengaruhi secara alamiah. Dilansir dalam laman Daily UK, ternyata secara alamiah setiap manusia yang lahir memiliki penolakan tertentu terhadap tumbuhan sebagaiĀ insting untuk bertahan hidup.

Berdasarkan hasil penelitian Infant Cognition Center di Yale University, bahwa ada 47 anak berusia 8-18 bulan yang mana pihaknya meletakkan benda berbentuk yang sangat mirip dengan sayuran dan dua objek lainnya (bukan sayur). Pada penelitian itu ada beberapa anak yang enggan untuk menyentuh tumbuhan daripada objek yang lain.

Jadi kadang susah kalau membuat anak supaya suka dengan sayur. Namun, jangan khawatir masih ada banyak cara supaya si anak doyan makan sayur. Karena apapun itu, sayur mayur sangat penting bagi anak. Kandungan vitamin dan gizinya sangat berpengaruh bagi tumbuh kembangnya.

Ubah cara mengajaknya

Mungkin beberapa orang tua ketika mengajak anak untuk makan sayur, pasti yang jadi iming-iming adalah supaya sehat, sayur banyak vitamin, dll. Ya, itu benar sekali, sayuran memang membuat sehat. Akan tetapi kita saat ini berhadapan dengan anak kecil yang mana belum paham betul soal kesehatan apalagi vitamin dan lainnya.

Nah, di sini orang tua perlu mengubah cara mengajaknya dengan sentuhan yang berbeda.

Lalu bagaimana cara mengajaknya?

sayuran_20160101_195222

Anak kecil itu suka mengkonsumsi makanan tertentu bukan melihat kandungan vitaminnya atau gizinya, tetapi melihat dari rasanya. Jika anak suka dengan rasanya, dia akan merasa nyaman dan terus melahapnya. Nah ini yang perlu dijadikan kunci bagi orang tua yang sulit membujuk anaknya untuk makan sayur mayur.

Cobalah untuk melakukan pendekatan dengan rasa. Ketahui anak doyannya makan apa, dan bujuk dengan rasa makanan yang ia makan. Misalnya, “Ini ada sayur tumis xxx, rasanya sama seperti makanan yang kamu makan kemarin. Manis seperti makanan kemarin yang kamu suka”

Buku rekomendasi untuk anak :

Intinya bujuk anak dengan rasa. Karena anak itu suka dengan rasa. Kalau belum tahu rasanya pasti enggan untuk memakannya. Nah, di sini juga dibutuhkan kreatifitas dari orang tua untuk memasak masakan yang memang berbahan sayur tapi diolah menyerupai makanan kesukaannya.

Karena ketika anak sudah mulai mencicipi rasanya, dia akan mau untuk memakannya. Selamat mencoba ya mom. šŸ™‚