Email Newsletter adalah cara yang bagus untuk membangun kredibilitas brand dan membangun hubungan pelanggan dalam jangka panjang. Lebih dari 80 persen pemasar menggunakan email newsletter untuk mempromosikan konten mereka.

Namun, untuk dapat menarik pelanggan dan menumbuhkan daftar email butuh perencanaan dan strategi yang jelas. Di sini kami akan menjelaskan bagaimana cara mendapatkan memulai dan menarik lebih banyak pelanggan lagi untuk kebutuhan email newsletter.

Cara Memulai Email Newsletter

1. Cari Tahu Tujuan Newsletter Anda

Sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya ketahui dulu apa tujuan dari email newsletter Anda nanti. Dalam membuat newsletter pastikan untuk selalu meningkatkan kesadaran brand Anda dan menghasilkan prospek penjualan. Untuk itu konten yang dipilih juga harus mencerminkan pasar pemasaran Anda.

2. Desain Template Anda

Hal yang paling penting dalam email newsletter adalah desain template. Karena ini juga mempengaruhi konversi dalam newsletter tersebut. Pastikan jangan sekadar membuat desain template yang indah, tetapi juga perlu membuat desain yang ramah pengguna.

Misalnya saja dengan desain yang responsive dan nyaman dilihat dari perangkat seluler. Menurut penelitian, 70 persen pengguna akan menghapus email dengan segera untuk email yang tidak tersaji dengan baik di perangkat selulernya.

3. Membuat Konten yang Unik dan Luar Biasa

Kita tahu bahwa pengguna bisa saja berhenti berlangganan email newsletter kapan saja. Untuk mengantisipasi hal itu, tentu Anda perlu membuat konten yang unik dan luar biasa. Konten memang dibutuhkan oleh para pengguna Anda.

Dalam membuat konten email newsletter, perlu ada poin-poin yang memberikan sisi hiburan, yang bermanfaat, dan yang memang dinantikan pengguna. Jangan gegabah dalam mengirim newsletter, pastikan dicek dulu semua kontennya sebelum dikirim.

Karena apabila ada kesalahan, maka itu akan berdampak buruk pada brand Anda.

4. Gunakan Alat Pemasaran Email

Mengirim email newsletter ke banyak pengguna tentu akan sangat berisiko jika dilakukan langsung melalui platform email Anda. Dan yang jelas itu tidak efektif.

Untuk itu gunakan alat pemasaran email yang sudah banyak tersebar, seperti MailChimp, GetResponse, Aweber, dll. Dengan platform ini Anda bisa mudah mengelola email newsletter. Misalnya saja mengelola para subscriber, membuat kelompok subscriber, mendesain template konten, melakukan penjadwalan newsletter, dan lain-lain.

5. Memberikan Ucapan Selamat Datang kepada Pelanggan Baru

Apabila ada pelanggan baru, jangan lupa untuk mengirimkan email otomatis yang berisi ucapan selamat datang. Ini selain sebagai pemberitahuan bahwa mereka telah berhasil bergabung, juga bentuk perkenalan mereka ke brand Anda.

Selain itu ini juga bisa untuk membangun kepercayaan.

6. Buat Jadwal Pengiriman yang Tepat dan Konsisten

Jangan asal mengirim email newsletter. Anda harus melakukan riset waktu yang tepat untuk melakukan pengiriman newsletter ini. Anda perlu membuat jadwal yang rutin dan konsisten. Selain itu perhatikan juga momen-momen tertentu yang bisa digunakan untuk mengirim email newsletter.

Misalnya saja waktu Hari Sumpah Pemuda, Hari Raya, Hari Kemerdekaan, dll.

Baca juga : Pelajari Dasar – Dasar Online Marketing Ini Untuk Membangun Usaha Online Anda

7. Segmentasikan Daftar Email Pelanggan Anda

Ketika Anda sudah punya daftar email pelanggan Anda yang sangat banyak, maka Anda perlu mengelompokan mereka. Bisa melalui analisa email-email newsletter sebelumnya, Anda bisa segmentasikan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Sehingga nantinya Anda bisa membuat email newsletter yang lebih tertarget lagi dan ini akan meningkatkan rasio klik tayang pada konten newsletter Anda.

Selamat mencoba!