Kesulitan adalah bagian dari hidup, seringkali kita merasa seperti menghadapi tantangan yang tanpa henti dan tidak pernah mendapatkan akhir yang bahagia saat kita meghadapi suatu masalah. Banyak orang yang menjadi lemah karena hal ini, namun tidak sedikit juga malah menjadi lebih kuat setelah mengalami fase ini.

Banyak kasus yang terjadi, contohnya adalah: Dua orang yang sedang membutuhkan pekerjaan  diperparah lagi kedua orang tersebut sedang mengalami krisis keuangan. Satu orang merasa hidupnya sial, kehilangan kepercayaan diri, dan terus berada dalam penyesalan berkepanjangan dalam hidupnya dan hal itu membuatnya kesulitan untuk menemukan pekerjaan baru, sedangkan orang yang satunya menganalisis situasinya, menghabiskan waktu untuk mengidentifikasi kekuatannya, melihatnya sebagai sebuah kesempatan untuk kemajuan dalam hidupnya dan akhinya dia menjadi  manajer senior di sebuah perusahaan baru.

Ini bukan berapa banyak tantangan yang telah kita hadapi… yang membedakannya adalah bagaimana cara kita melihat tantangan tersebut dari persepsi kita.

 

Bukan hanya optimisme, Ini tentang resiliensi…

relesiensi

Sementara optimisme adalah pandangan positif yang didefinisikan sebagai “kualitas penuh harapan dan menekankan pada bagian-bagian situasi yang baik, atau keyakinan bahwa sesuatu yang baik akan terjadi”, ada perbedaan dalam hal ketahanan.

resiliensi didefinisikan sebagai “kualitas untuk dapat kembali dengan cepat ke kondisi baik yang sebelumnya dalam masalah.” Dengan kata lain, ini tentang pindah dari situasi yang sulit tanpa hanya menekankan bagian positif dan secara membabi buta percaya bahwa sesuatu yang baik akan terjadi.

Sebaliknya, ini tentang melihat kedua sisi, baik dan buruk, menyadari potensi masalah dari situasi dan mengambil tindakan yang sesuai sambil mempertahankan harapan hidup.

Orang yang tangguh tidak pernah berpikir mereka benar-benar gagal

Satu-satunya kegagalan adalah ketika seseorang tidak melakukan apapun!! tidak mencoba dan hanya berkubang dalam ketidakadilan suatu situasi. Gagal 90 kali untuk orang yang tangguh, berarti belajar 90 pelajaran dan kegagalan inilah yang disebut berkontribusi pada kesuksesan tertinggi.

Memiliki pola pikir bahwa apa yang disebut kegagalan adalah kemunduran dan menghambat pertumbuhan bisa membuat kita untuk menyerah. Kita semua pernah mengalami hal ini dan mungkin telah menyerah pada mimpi atau target kita. Tapi meskipun kegagalan ini bisa membuat kita kuat, sebenarnya ini hanya sebuah jalan untuk hal yang Anda inginkan, karena sebagian besar keberhasilan besar dalam hidup kita berasal dari 80% kegagalan  dan 20% hasil yang diinginkan.

 

 

orang tangguh

Slack, tentang keberhasilan perusahaan bernilai 3,8 miliar US dolar

Slack adalah contoh sempurna dari kesuksesan yang tangguh. Perusahaan senilai $ 3,8 miliar tersebut gagal secara besar-besaran sebelum mereka berhasil. CEO perusahaan tersebut mulai menghabiskan 3 tahun membangun sebuah video game revolusioner yang mengumpulkan 17 juta dolar dan merekrut lebih dari 40 staf tanpa mengetahui apakah ini akan sukses. Dengan staf yang bergerak di seluruh negeri untuk terlibat dalam proyek tersebut, ini seperti pertaruhan yang pada awalnya tidak berhasil. Dengan persaingan ketat, perusahaan tersebut kehilangan uang dan banyak pekerja diputuskan hubungan kerjanya, dan hanya meninggalkan beberapa orang untuk mengambil “hal yang masih tersisa”.

Tapi bukannya menyerah pada rintangan besar ini dan banyak orang berfikir bahwa perusahaan tersebut telah mengalami kegagalan.  CEO dan karyawan yang tersisa berfokus pada kekuatan yang tersisa, mereka mengembangkan sistem obrolan yang digunakan oleh jutaan orang di seluruh dunia dan hal itu sudah cukup untuk menunjukan bahwa perusahaan ini lebih dari sekedar “tidak gagal”

 

gambar 3

Orang yang tangguh mengeksplorasi kualitas internal mereka, bukan mencari pemicu eksternal

Mereka tidak mudah terpengaruh oleh apa yang terjadi di sekitar kita dan melupakan target besarnya. Orang yang tangguh mengetahui hal ini dengan sangat baik. Itulah mengapa mereka mampu menjaga kualitas  mereka dan akan menyelamatkan mereka saat mereka mengalami kesulitan.

Keberhasilan Slack dibangun di atas pola pikir bahwa faktor eksternal tidak akan menghalangi mereka. ketika mereka memilih untuk terus mengikuti rencana yang sudah mereka atur sesuai pengalaman yang mereka miliki dan membawa mereka pada kesempatan yang lebih baik.

Jadi bagaimana kita bisa fokus membuat perubahan pada hal-hal yang penting ini untuk mendapatkan Resiliensi ?

gambar 1

1. Tuliskan hal yang paling penting bagi Anda pada saat-saat Anda dalam kesulitan

Dalam momen tertentu atau tujuan jangka panjang adalah penting untuk menciptakan resiliensi dan menuliskan hal yang disebut value based affirmationSebuah penelitian  telah menghasilakan gagasan bahwa menuliskan apa yang paling penting bagi Anda meningkatkan hal positif untuk jangka panjang.

value based affirmation membantu mengubah pola pikir negatif pada diri seseorang dan meningkatkan harga dirinya. Mengingat apa yang penting, terutama pada masa-masa sulit, membuat kita melihat tujuan yang lebih besar pada jang panjang daripada kesulitan jangka pendek dan inilah yang membuat kita bertahan dalam hidup

2. Fokus pada kekuatan Anda dan bukan kelemahan Anda

Tantangan cenderung mengingatkan kita akan kelemahan kita dan menyebabkan kita memikirkannya.

Orang yang tangguh cenderung sudah menyadari kelemahan mereka tapi mereka tidak meluangkan waktu untuk memusatkan perhatian mereka pada hal tersebut atau mencoba untuk memperbaikinya dengan terlalu banyak usaha.

Sebagai gantinya, mereka melihat ke arah kekuatan yang mereka punya dan memperbaiki arah ketika ada sesuatu yang salah. Berfokus pada kekuatan kita untuk memperoleh kemajuan namun tetap memusatkan perhatian pada kelemahan kita dan akhirnya hal ini sebagai pengingat mengapa kita gagal karena kelemahan tersebut. resiliensi berarti mengetahui cara terbaik untuk bergerak maju agar bisa kembali bangkit dan kita tidak dapat melakukan ini jika kita membiarkan kelemahan kita membuat kita tetap pada tempat kita.

resiliensi bukanlah bakat bawaan dari kita lahir, ini adalah kemampuan yang keluar setelah mengalami masa-masa gelap dan kemunduran dalam hidup. Ini tentang mengembangkan kemampuan untuk melihat tantangan secara berbeda dan keterampilan untuk secara sengaja mengalihkan fokus dan pola pikir kita untuk menciptakan posisi di mana kita dapat memanfaatkan waktu  dan kekuatan dengan tepat.