Jika kamu blogger yang sedang ingin meningkatkan traffic blog kamu melalui mesin pencari, itu artinya kamu harus mempelajari SEO (Search Engine Optimization). Ini adalah teknik yang dapat digunakan untuk menaikkan peringkat website di mesin pencari, seperti Google.

Misalnya saja kamu memiliki artikel tentang cara cepat jadi kaya. Kemudian kamu ingin ketika ada orang yang mengetik di Google dengan kalimat “cara cepat kaya”, maka artikel kamu tersebut berada di urutan atas hasil pencarian Google atau minimal di halaman pertama. Nah itu perlu belajar SEO.

Ilmu SEO itu tidak pasti, karena itu ada hubungannya dengan algoritma Google. Kita tidak tahu secara persis bagaimana Google menempatkan hasil pencarian dari nomor pertama hingga terakhir. Apakah hanya karena artikel itu yang relevan dengan kata kunci yang dicari atau bagaimana? Tentu kita tidak tahu.

Akan tetapi Google sebagai mesin pencari terbesar saat ini, sudah memberikan tips kepada blogger untuk mengoptimalkan SEO di blognya. Tidak ada ilmu pasti, tetapi ada ilmu dasarnya. Dan itu dibagi menjadi dua yakni SEO OnPage dan Offpage.

SEO OnPage ini adalah mengoptimalkan SEO dari sisi internal blog kita. Mulai dari artikel, desain blog, struktur templatenya, hingga performa server yang digunakan.

Sedangkan OffPage adalah mengoptimalkan SEO dari sisi eksternal blog kita. Untuk offpage ini meliputi backlink, dll. Banyak tidak bisa disebutkan di sini.

Belajar Membuat Meta Deskripsi

Nah, salah satu elemen dari SEO OnPage yang bisa kita pelajari dan optimalkan adalah meta deskripsi. Apa itu meta deskripsi?

Meta deskripsi adalah serangkaian kalimat yang nantinya akan dimunculkan dihasil penelurusan Google. Contohnya saja seperti gambar di bawah ini.

MetaDesc

Nah yang di kotak merah itu adalah meta deskripsi. Kita bisa membuat meta deskripsi untuk masing-masing artikel blog kita. Kalau kita tidak mau mengaturnya, Google akan menampilkannya sesuai relevansi yang ada di artikel kita.

Tapi akan lebih baik jika kita mengoptimalkan meta deskripsi agar hasilnya bagus untuk SEO. Lantas bagaimana Meta Deskripsi yang bagus untuk SEO?

1. Harus ada kata kunci yang ditargetkan

Pastikan di dalam meta deskripsi ada kata kunci yang kita targetkan. Misalnya saja kamu punya artikel dengan judul “Cara Cepat Kaya Hanya Dalam 10 Hari”. Di artikel ini kamu ingin menargetkan kata kunci “cara cepat kaya” supaya bisa masuk di halaman pertama Google. Maka di meta deskripsi kata kunci “cara cepat kaya” ini juga harus ada.

2. Meta Deskripsi harus berbeda di setiap halamannya

Pastikan di setiap artikel itu harus punya meta deskripsi yang berbeda. Jangan dibuat sama nanti akan terdeteksi duplikasi meta deskripsi dan ini malah tidak baik untuk SEO.

Jadi pastikan meta deskripsi yang relevan dengan masing-masing artikel.

3. Ada sisi manfaat dan urgensinya

Meta deskripsi yang muncul di penelurusan Google ini juga digunakan sebagai penguat dari judul. Karena judul hanya terbatas beberapa kata saja, maka meta deskripsi bisa dijadikan penguat judul. Atau penjabaran judul secara singkat.

Jadi meta deskripsi selain harus ada kata kuncinya juga perlu dibuat kalimat yang memberikan manfaat kepada pembaca. Paling tidak jika melihat meta deskripsinya akan tahu manfaat apa yang akan didapatkan.

Misalnya saja : ‘Banyak cara cepat kaya yang bisa dilakukan, hanya saja tidak semua orang mau melakukannya. Apakah kamu adalah orang yang akan melakukannya?’

4. Mengajak orang agar mengklik artikel

Ingat, hasil penelurusan di Google itu banyak sekali. Kamu akan bersaing dengan blog-blog lain. Bagaimana agar orang bisa klik artikel milik kamu? Maka optimasi meta deskripsi di sini sangat penting. Buatlah meta deskripsi yang membuat orang mengklik artikel kamu.

Kamu harus membuat kalimat yang dapat menarik emosi orang untuk memilih artikel blog kamu.

***

Itu beberapa yang bisa kamu lakukan untuk membuat meta deskripsi di artikel blog kamu. Tetapi kamu perlu tahu, Google itu kerap membuat kebijakan yang berbeda-beda untuk penerapan meta deskripsi ini khususnya mengenai panjang atau jumlah katanya.

Jadi pastikan jangan membuat meta deskripsi yang panjang-panjang.

Jangan lupa juga untuk mempelajari panduan dasar-dasar SEO lain, karena meta deskripsi ini bukanlah yang utama untuk meningkatkan SEO blog kamu. Terakhir, jangan terlalu banyak kata kunci di meta deskripsi. Buatlah meta deskripsi se-organik mungkin tetapi tetap mengandung kata kunci.