Minat baca buku di Indonesia masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Akan tetapi pertumbuhan buku baru yang ada di Indonesia ini terbilang cukup tinggi. Di tahun 2018 kemarin saja mengalami peningkatan sekitar 12%.

Ini artinya akan banyak buku baru yang mudah didapatkan di toko buku.

Namun dibalik pertumbuhan buku ini, ada sebuah tindakan yang tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Yaitu munculnya buku-buku bajakan. Ya, buku bajakan atau buku KW ini memang sangat mudah ditemui di marketplace maupun beberapa lapak toko buku pinggiran.

Tapi coba kalau kamu cari di marketplace online, pasti akan banyak menemui buku yang harganya sangat murah. Itulah buku bajakan, atau KW. Biasanya dijual setengah harga dari buku aslinya. Dan bahkan banyak yang menjualnya dengan sistem paket. Jadi misalnya satu paket buku berisi 3 macam buku dan satu paket itu dihargai sangat mudah sekali mulai dari Rp 50 ribuan.

Yang membuat tambah sedih adalah ada saja yang beli.

Melalui artikel ini, tentu kami ingin menyampaikan edukasi terkait hal ini. Sudah sangat jelas bahwa melakukan pembajakan buku itu dilarang. Buku bajakan sangat merugikan penulis maupun pembaca.

Dari sisi penulis jelas tidak akan mendapatkan royalti. Meskipun buku bajakan bisa dijual hingga ratusan buku, penulis sama sekali tidak akan mendapatkan royalti. Dan apakah kamu sebagai pembeli buku tega untuk membeli buku yang seperti itu?

Jelas itu bukan cara menghargai penulis.

Sedangkan dari sisi pembeli atau pembaca juga akan mendapatkan dampak buruknya. Jangan sekadar senang dengan harga murahnya, justru dengan harga yang murah itu kamu tidak akan mendapatkan buku yang berkualitas atau standar cetakan aslinya. Buku bajakan biasanya memiliki kualitas kertas yang sangat buruk. Dari cover bukunya saja sudah sangat beda jauh dengan buku aslinya. Belum lagi dari isi lembar demi lembarnya. Kualitas kertas buku bajakan biasanya hanya seperti buku fotokopian.

Tentu ini akan membuat pembaca tidak nyaman saat membaca. Kadang ada tulisan yang tidak jelas, halaman yang hilang dan format buku yang tidak rapi. Ya karena pembajakan buku hanya dilakukan dengan cara yang semurah mungkin.

Bagaimana Membedakan Buku Asli dengan Buku Bajakan?

Sangat mudah sekali, jika kamu melihat ada buku yang harganya jauh di bawah harga pasarannya, itu bisa jadi buku bajakan. Kemudian jika bisa melihat fisiknya, coba lihat kualitas cover dan isi bukunya, pasti tidak selayaknya buku asli yang isinya tertata rapi. Misalnya saja ada halaman yang formatnya agak miring karena proses pemotongan yang dilakukan serampangan.

Jadi, sebaiknya hati-hati saat membeli buku terlebih saat membeli buku lewat online. Lebih baik beli buku lewat toko buku online terpercaya seperti BukuPedia.com yang 100% memberikan buku asli. Sehingga kamu sebagai pembeli bisa mendapatkan buku berkualitas dan tentunya setiap buku yang kamu beli, maka penulis dan penerbit akan mendapatkan royaltinya.