Kita semua tahu apa itu NASA bukan? Jika belum kami akan terangkan sedikit tentang NASA. NASA adalah singkatan dari National Aeronautics and Space Administration  adalah lembaga pemerintah milik Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas program luar angkasa dan penelitian umum luar angkasa jangka panjang.  Mereka menempatkan orang-orang di bulan, mereka mengorbitkan satelit di antariksa dan mungkin suatu hari nanti mereka akan menempatkan orang-orang di Mars. Tapi tahukah Anda bahwa mereka juga bertanggung jawab atas beberapa hal yang kita gunakan dalam kehidupan kita sehari-hari? Berikut adalah daftar hal-hal yang mungkin Anda gunakan secara teratur tapi  mungkin tidak Anda sadari bahwa hal itu berasal dari labotarium dan pengembangan para ilmuan NASA.

1. Camera handphone

camera handphone

Pernah berselfie ria di pantai atau tempat menarik lainnya? Berterima kasihlah pada NASA untuk hal tersebut. Kamera kecil yang ada pada smartphone kalian ditemukan oleh Eric Fossum, seorang ilmuan yang bekerja untuk Jet Propulsion Laboratory (JPL). Pada saat itu, NASA mencoba membuat miniatur kamera yang dipasang di pesawat antariksa antarplanet yang ringan namun juga menjaga gambar berkualitas tinggi untuk tujuan ilmiah. Penemuan Fossum ini disebut complementary metal-oxide semiconductor Active Pixel Sensor atau biasa kita tahu dengan CMOS-APS. Kamera pada smartphone saat ini  sudah menjadi bagian vital dan bagi costumer, hal ini menjadi pertimbangan dalam memilih smartphone yang akan mereka beli. Penemuan Fossum membuktikan kamera kecil berdampaka besar bagi perkembangan teknologi saat ini. NASA tidak hanya bertanggung jawab atas CMOS-APS, mereka juga bertanggung jawab atas fotografi digital itu sendiri, sebuah konsep yang menjadi gagasan insinyur JPL Eugene Lally di tahun 1960an.

2. Penyedot debu nirkabel

penyedot debu

Saat perusahaan bernama Black And Decker sudah memiliki konsep bertenaga baterai pada tahun1961, NASA-lah yang mengembangkan konsep tersebut dan membawa kita pada dunia dengan alat tanpa kabel saat ini. Selama misi menjelajah luar angkasa, Nasa membutuhkan bor nirkabel  yang mampu mengekstrak sampel inti bawah tanah peemukaan benda langit, seperti meterorit dan bulan. NASA bekerja sama dengan Black And Decker unuk mengembangkan program computer yang akan mengoptimalkan desain motor pengeboran yang memerlukan penggunaan daya seefisien mungkin. Program tersebut juga yang melahirkan alat yang kita kenal sekarang dengan sebutan vacuum cleaner atau dustbuster.

3. Artificial Limbs

Artificial Limbs

Pendanaan dan penelitian NASA terus berlanjut, mereka juga melakukan riset tentang artificial limbs atau anggota tubuh buatan dan tentunya melahirkan beberapa anggota tubuh buatan yang tercanggih. NASA bermitra dengan sektor swasta, untuk melakukan penelitian ini dan menghasilkan kemajuan dalam bidang robotika, material tahan guncangan, pengembangan sistem otot tiruan dengan penginderaan robot, dan prostesis fungsional dinamis.

4. Keselamatan transportasi

kemananan transportasi

 

Peneliti NASA bertanggung jawab atas penurunan drastis jumlah kecelakaan di jalan raya dan meningkatkan keamanan di bidang penerbangan. Penemuan trotoar beralur pada kedua landasan pacu dan jalan raya telah meningkatkan kinerja gesekan ban pesawat terbang pada landasan pacu saat basah sebesar 200-300% dan mengurangi kecelakaan lalu lintas karena kondisi licin sebesar 85%. Sekali lagi, terima kasih, NASA!

5. Memory Foam

memory foam

Saat Anda teridur dengan nyenyak di atas tempat tidur atau busa memory foam, bertima kasihlah pada NASA. Bahan memory foam dirancang pada tahun 1970an dan diaplikasikan pada kursi pesawat terbang untuk meminimalkan guncangan selama pendaratan dan memperbaiki perlindungan kecelakaan bagi penumpang pesawat terbang komersial. Bahan ini juga memberikan kenyamanan untuk astronot pesawat ulang-alik pada saat mereka mengorbit di luar angkasa. Memory foam juga digunakan oleh dokter saat mengobati pasien, kerena kelebihan memory foam dapat mengurangi tekanan pada bagian tubuh tertentu. Bahan ini sekarang juga dimasukkan ke dalam beberapa produk yang banyak digunakan, seperti bantal, kasur, peralatan keselamatan olah raga, wahana taman hiburan, dan prostesis manusia dan hewan. NASCAR juga menggunakannya untuk memberikan keamanan tambahan pada setiap pengemudi.

6. Solar panels atau panel surya

solar panels

Pada akhir tahun `1980an NASA mensponsori sebuah koalisi 28 anggota perusahaan swasta, universitas, dan organisasi pemerintah lainnya untuk menciptakan sumber tenaga surya. Organisasi yang disebut  Environmental Research Aircraft and Sensor Technology Alliance, ditugaskan untuk membuat pesawat tempur jarak jauh untuk terbang di ketinggian selama berhari-hari sebagai misi tak berawak dengan menggunakan sumber daya yang tidak menambah bobot pada pesawat. Misi ini sekaligus untuk menguji sel surya silikon kristal tunggal yang menghasilkan energi dengan biaya yang relatif lebih rendah dan mengurangi polusi. Dan sekarang kita kenal dengan panel surya yang menjadi alternatife penyedia daya listrik dirumah atau kantor Anda.

7. Filter air

Filter air

NASA menciptakan filter khusus pada tahun 1970an untuk memastikan bahwa astronot memiliki air minum yang cuku dan aman saat berada di luar angkasa. Bekerja dengan Umpqua Research Company, NASA membuat cartridge filter yang menggunakan yodium untuk membersihkan persediaan air di pesawat luar angkasa. The Microbial Check Valve (Katup penyaringan dan pemeriksaan mikroba), seperti namanya, penemuan ini bagian yang penting dari pembersihan air untuk perusahaan penyuplai air di kota-koata besar. Baru-baru ini, NASA telah meningkatkan studinya dalam menciptakan unit yang dapat lebih efisien mendaur ulang limbah manusia menjadi sumber air minum yang aman.

8. Kacamata tahan gores

kacamata anti gores

Ini adalah waktu yang tepat untuk berterima kasih, saat ini mungkin anda tengah memakai kacamata saat membaca artikel ini. Sebelum NASA menemukan hal ini, kacamata terbuat dari kaca yang mudah pecah, yang sangat tidak nyaman dan berbahaya terutama jika Anda orang dibalik kacamata. Maka atas pertimbangan itu Pada tahun 1972, Food and Drug Administration atau FDA mewajibkan produsen kacamata untuk menggunakan plastik dan bukan kaca untuk lensa. Sayangnya, plastik cenderung mudah tergores. Ilmuwan NASA, Ted Wydeven dari agensi Ames Research Center kemudian menciptakan sebuah mantel plastik tipis yang akan melindungi helm pelindung ruang angkasa dan peralatan kedirgantaraan lainnya dari kotoran dan gesekan . Pada tahun 1983, Foster-Grant, produsen kacamata hitam, mengkomersilkan lapisan anti gores. Dam sekarang pengaplikasian lebih luas untuk produk lainnya seperti panel layar smartphone dan kaca pada jam tangan Anda.