Kamu sebagai penulis mungkin ingin sesekali mengangkat kisah seorang tokoh yang menurut kamu punya nilai dan mampu memberikan inspirasi bagi pembaca. Buku seperti ini nantinya disebut buku otobiografi, karena ditulis oleh orang lain. Buku biografi memang memiliki nilai yang berbeda dibanding buku-buku genre lainnya. Karena di dalamnya memuat kisah nyata dari seseorang yang biasanya tidak atau belum diketahui oleh banyak orang. Nah, dalam membuat buku biografi seperti ini memang butuh proses panjang. Syukur-syukur kalau tokoh yang ingin diceritakan masih hidup, tetapi jika sudah meninggal, butuh proses yang panjang untuk menggali dari kerabat-kerabatnya. Kali ini Bukupedia tidak ingin menuliskan secara rinci prosesnya, tetapi kami ingin memberikan beberapa poin penting yang perlu ada di buku biografi. Sehingga ketika nanti kamu menulis dan menerbitkan buku ini tidak menjadi ‘sia-sia’ dan tentunya lebih memberikan citra positif bagi tokoh yang diangkatnya. Ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui.

#1 Memilih Tokoh yang Menarik

Yang pertama perlu kamu pastikan adalah memilih siapa tokoh yang akan kamu angkat di buku biografi nanti. Pastikan memilih tokoh yang menarik. Ada dua cara dalam memilih tokoh yang menarik. Yang pertama adalah menarik dari sisi penulis. Kamu sebagai penulis mungkin punya sosok yang memang ingin diangkat dalam buku, jadikan sosok itu sebagai tokohnya. Yang kedua adalah memilih tokoh yang menarik menurut pasar. Di sini kamu perlu meriset pasar, kira-kira tokoh siapa yang saat ini sedang dibicarakan oleh orang-orang. Pemilihan tokoh dari dua sudut pandang ini nantinya akan menentukan konsep dan proses dalam penulisannya.

#2 Menentukan Tema yang Unik

Kalau sudah dapat siapa tokohnya, baru menentukan tema yang akan diangkat. Nah, kalau sudah bicara soal tema perlu ada riset. Kamu bisa berbincang-bincang dengan si tokoh tentang semua hal yang perlu ia jalani. Lihat apa saja prestasi yang pernah didapatkannya, ia berpengaruh di bidang apa. Dari riset-riset itu kamu bisa menentukan ingin mengangkat tokoh ini dari sisi mananya. Selain itu kamu juga bisa melihat peran-peran tokoh dalam sebuah pergerakan atau kegiatan-kegiatan yang berpengaruh. Menentukan tema ini sangat penting, karena nanti akan mempengaruhi isi dari buku yang akan ditulis termasuk citra si tokoh itu sendiri.

#3 Mencari Fakta

Ini buku biografi, yang notabene sumber berdasarkan fakta bukan fiktif. Untuk itu, carilah fakta-fakta penting dari tokoh, khususnya fakta-fakta yang jarang atau belum pernah orang lain ketahui. Fakta-fakta ini nantilah yang akan menjadi senjata di buku biografi yang akan kamu tulis. Orang akan membaca buku tersebut karena ingin melihat fakta-fakta dari si tokoh. Misalnya saja kamu ingin mengangkat tokoh seorang pengusaha sukses. Mungkin orang lain melihat pengusaha sukses itu sangat mudah membangun usahanya. Padahal faktanya adalah pengusaha itu butuh waktu yang lama dan sering jatuh dalam membangun usahanya. Nah, poin seperti inilah yang akan menjadi kunci di buku mu nanti. Selain itu dari fakta-fakta ini nanti dapat dikembangkan lagi dengan kisah-kisah nyata pendukung lainnya.

#4 Menemukan Pengalaman Berharga dari Tokoh

Selanjutnya adalah menemukan pengalaman berharga dari tokoh. Setiap orang pasti punya bagian hidup yang tidak pernah terlupakan dan itu sifatnya penting bagi kehidupannya. Dalam membuat buku biografi, hal seperti itu perlu diangkat. Kamu perlu mengetahui perjalanan hidup si tokoh dan menanyakan apa bagian penting dari hidupnya yang bisa dikatakan sangat berharga dan membuat perubahan bagi hidupnya. Hal seperti ini juga perlu diangkat, sehingga nanti buku biografi akan semakin kaya dengan fakta-fakta yang ada dan belum diketahui sebelumnya. Ceritakan juga kronologisnya bagaimana kemudia siapa saja orang-orang yang terlibat di dalamnya.

#5 Menemukan Daya Tarik Si Tokoh

Supaya buku biografinya semakin menarik, maka perlu mencari daya tarik dari si tokoh. Misalnya Tokoh A dikenal sebagai sosok yang dermawan, atau sosok yang sangat demokratis, dll. Mengapa perlu mencari daya tarik ini? Karena sangat penting untuk menemukan argumen yang cocok untuk mengangkat tokoh ini. Kamu tidak bisa mengandalkan ketenaran tokoh atau kesederhaannya saja. #6 Menentukan Konsep Penulisan Buku biografi itu bisa ditulis dengan konsep novel, bisa juga dengan cerita biasa. Di sini kamu juga perlu menentukan ingin memilih dengan konsep yang mana. Kalau novel apa kekurangan kelebihannya, kalau dengan penulisan bukan novel apa kekurangan kelebihannya. Ini perlu riset, dan sebaiknya juga disesuaikan dengan kemampuan kamu dalam menulis. Bentuk penyampaian ini nanti sangat mempengaruhi kenyamanan pembaca. *** Membuat buku biografi memang susah-susah gampang. Belum tentu tokoh yang sudah terkenal akan mudah dalam proses penulisan bukunya. Menulis buku biografi memang butuh riset yang mendalam.