Pernahkah Anda menceritakan pada teman Anda atau orang disekitar Anda tentang buku bagus yang baru saja Anda baca, namun disaat teman Anda bertanya tentang tema atau alur cerita dari buku tersebut, Anda malah lupa dan berpikir keras untuk mengingat apa yang telah Anda baca tadi. Atau mungkin, pernahkah Anda memaksakan diri Anda menyelesaikan sebuah buku dalam waktu sekejap atau beberapa hari karena Anda khawatir akan melupakan bab-bab yang sebelumnya telah Anda baca?

Membaca memang baik untuk memperbanyak  dan mengasah pengetahuan kita, namun terkadang kita biasanya hanya memprioritaskan kuantitas daripada kualitas. Tentu saja, semakin banyak membaca maka semakin banyak informasi yang akan Anda dapatkan, namun terkadang kita cenderung melupakan hal-hal yang kita baca setelah jangka waktu yang lama, terlebih lagi kita membaca buku baru dan dengan genre yang berbeda. Ketidakmampuan kita untuk menyimpan informasi dari apa yang telah kita baca sebelumnya sangat umum terjadi. Kita kadang hanya menelusuri bagian “kosong” dari sebuah buku, bab demi bab, kata demi kata, tanpa memahami isinya. Lebih parah lagi, saat Anda baru menyelesaikan bacaan dalam satu buku, anda langsung membaca buku dengan tema atau genre yang berbeda. Mungkin Anda berpikir bahwa hal itu akan memberikan pengetahuan secara instan namun hal itu adalah kesalahan, dan membaca dengan cara yang salah hanya akan membuang buang waktu. Yang perlu Anda tahu adalah otak membutuhkan waktu untuk mengolah semua informasi yang kita baca dan menyimpan ke memori kita. Anda mungkin bisa melatih otak Anda dengan cara seperti ini. Lalu jika Anda tidak dapat mengingat apapun dari buku yang kita baca, apa gunanya membaca? Agar kegiatan membaca Anda lebih efektif dan bermakna, berikut adalah 4 strategi untuk membantu Anda mengingat apa yang Anda baca.

1. Menghasilkan pertanyaan dan mencari jawaban

pertanyaan dan jawaban

Salah satu kebiasaan membaca yang kita miliki adalah diri kita yang terhanyut pada teks bukan konteks. Kita berpikir cara maksimal untuk memperoleh informasi dari sebuah buku adalah menyelesaikan semuia bab, namun saat kita menutup halaman terakhir pada buku tersebut kita tidak selalu mengingat hal penting yang kit abaca pada buku tersebut. Seperti pada artikel ini, Anda sebenarnya bisa membaca daftar isi dari sebuah buku terlebih dahulu dan buat daftar pertanyaan, ekplorasi buku yang Anda baca, seharusnya setiap pertanyaan Anda yang berhubungan dengan daftar isi akan terjelaskan seiring Anda membaca buku tersebut, aktiflah! Bila kita memiliki tujuan untuk membaca buku, lebih mudah untuk menemukan dan mengingat apa yang kita baca.

2. Catat poin penting di pinggiran buku saat membaca

catat pada pinggir buku

Mencatat adalah jelas merupakan strategi yang bagus yntuk memperthankan retensi pengetahuan yang lebih baik. Bila ada paragraf tertentu atau bagian yang menarik dari sebuah buku biasanya kita akan menyalin atau menjadikan quote, namun sebenarnya kita harus menggunakan kata-kata kita sendiri untuk meringkas arti dan memberikan kesan yang lebih kuat pada hal yang kita anggap menarik pada isi buku tersebut. Melalui proses ini, Anda akan belajar untuk menjelaskan pada diri Anda sendiri mengenai pokok-pokok permasalahan. Jika Anda dapat memberikan garis besar bagian ini tanpa ragu-ragu, Anda dapat memastikan bahwa Anda benar-benar memahami dan mencerna isinya

3. Lakukan eksplorasi pada poin-poin yang tidak anda mengerti

explorasi

Saat Anda mencoba menulis ulang ringkasan itu dengan kata-kata Anda sendiri, Anda mungkin menemukan poin yang menurut Anda ambigu atau tidak jelas. Ambil tambahan 10 menit untuk meneliti lebih dalam untuk mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap, anda bisa mengeksplorasi di internet. Ini tidak berarti membuang  waktu anda, mengambil langkah ekstra untuk penelitian dapat membantu Anda memahami pokok permasalahan dengan lebih jelas. Kebanyakan penulis menganggap pembaca mereka memiliki semacam pengetahuan latar belakang tentang topik sebelum membaca buku. Misalnya, untuk buku filosofis, penulis secara otomatis mengasumsikan bahwa pembaca memiliki tingkat pengetahuan tertentu tentang ideologi yang berbeda di era buku tersebut ditulis.

4. Terapkan pengetahuan yang Anda dapat dari buku kedalam kehidupan nyata Anda

terapkan dalam hidup

Seperti kami tulis pada point ke 2, mencatat akan mengarahkan Anda pada retensi imformasi yang lebih baik. Masalahnya, banyak orang yang salah paham, mereka berpikir bahwa semakin rinci catatan kita, semakin baik kita akan mengingat apa yang telah kita baca dari sebuah buku, memang hal itu tidak  sepenuhnya salah, namun tidak sepenuhnya juga benar! Meskipun kita begitu terfokus pada setiap kata, paragraph dan quote penting buku yang kita baca dan menulisnya ke dalam catatan kita, kita sering lupa bahwa kita hanya sekedar menyalin saja dari buku ke buku yang lain, sesederhana itu. Lalu, senberapa sering Anda meninjau ulang catatan yang Anda buat? Jawaban kebanyakan orang adalah tidak pernah. Jadi, kerja keras Anda dalam mencatat catatan benar-benar telah hilang sia-sia.

Untuk mebuat apa yang Anda catat menjadi efektif, cobalah memasukan pengetahuan yang Anda baca kedalam kehidupan Anda. Apa artinya jika Anda mencatat hal baik namun tidak berdampak apapun pada kehidupan nyata dan pemecahan masalah dalam hari Anda. Bila Anda melakukan ini, catatan Anda akan menjadi lebih bermanfaat dan membantu Anda mengingat apa yang Anda baca dari buku buku yang pernah Anda baca.

Membaca membutuhkan pengabdian waktu dan usaha

Mungkin terdengar mengerikan dan menimbulkaa stress jika  menghabiskan lebih banyak waktu hanya untuk mengingat apa yang telah Anda baca. Awalnya bisa sangat berat, tapi seiring berjalannya strategi ini, usaha Anda akan terbayar dan Anda pasti akan memiliki retensi pemikiran yang lebih baik setelah membaca setiap buku.