Banyak orang yang ingin membuat buku, tetapi bingung bagaimana cara memulainya. Padahal sebenarnya sangat mudah jika kamu ingin membuat sebuah karya berupa buku. Buku itu kan bisa apa saja, tinggal sesuaikan saja genrenya yang cocok dengan kamu. Misalnya ingin membuat novel, buku panduan atau tutorial atau buku motivasi dan lainnya.

Jika sudah menemukan genrenya, kemudian dilanjutkan dengan menentukan ide. Misalnya saja kamu ingin membuat buku panduan, ya tinggal cari ide atau topik buku yang akan dibuat nanti. Tips paling mudah adalah mencari ide dari kemampuan yang dimiliki.

Misalnya saja kamu punya keahlian dalam membuat website, ya kamu bisa membuat buku tentang panduan seputar website. Entah itu cara pembuatan website atau yang lainnya.

Baca juga : Begini Supaya Buku Kamu Bisa Laku di Pasaran

Nah biasanya kalau sudah sampai tahap ini seseorang yang baru pertama kali ingin membuat buku akan bingung. Harus mulai dari mana. Tahap selanjutnya kamu bisa memulai untuk membuat kerangka buku. Dengan adanya kerangka ini nanti kamu akan mudah dalam menyusun buku dari bab ke babnya.

Kalau kamu belum tahu bagaimana membuat kerangka buku, berikut ini 3 langkah mudah untuk melakukannya.

Langkah 1. Membuat Bagian Buku

Kalau kamu lihat, di buku itu pasti ada bagian-bagiannya. Ada 3 bagian, yaitu Pendahuluan, Isi, dan Penutup. Buatlah 3 bagian ini di dokumen pertama mu. Kalau sudah ada judul, bisa juga disematkan judul di atasnya. Contohnya seperti ini :

Kerangka Buku 1

Langkah 2. Membuat Bab di Bagian Isi

Kemudian setelah membuat 3 bagian utama dalam buku, kamu bisa mengisi bab-bab yang ada di bagian isinya. Dalam menulis bab ini perlu diperhatikan lebih teliti. Kalau kamu ingin membuat buku panduan, maka isi babnya harus bertahap. Yang artinya isi dari bab 2 merupakan kelanjutan dari bab 1, begitu juga seterusnya.

Coba untuk membuat bab dengan jumlah antara 5-10 bab dulu. Contohnya seperti ini :

Kerangka Buku 2

Langkah 3. Menambahkan Poin dalam Tiap Bab

Jika sudah membuat bab-bab yang komprehensif, kamu bisa mencoba untuk mengembangkan masing-masing bab untuk dipecah lagi dalam beberapa topik. Di sini kamu kamu harus berpikir kira-kira apa saja yang akan dikupas dalam bab tersebut. Kemudian poin-poinnya di tulis di dalam tiap babnya.

Kamu bisa menggunakan pola What, Why, How untuk membuat poin-poin di tiap bab.

Contohnya seperti ini :

Kerangka Buku 3

Nah, seperti itu caranya membuat kerangka buku. Jika kamu sudah punya kerangkanya seperti itu maka akan lebih mudah dalam proses menulis nanti. Karena kamu tinggal mengembangkan poin-poinnya sehingga bisa sesuai dengan alur.

Baca juga : 10 Software yang Memudahkan Penulis dalam Menulis Naskah Buku

Menggunakan kerangka seperti ini juga mempercepat proses penulisan. Berbeda jika hanya sekadar menulis langsung dari awal tanpa adanya outline.

Owh ya, kerangka buku yang sudah kamu tulis itu sifatnya tidak tetapnya. Artinya kamu masih bisa mengubah isi atau poin maupun babnya. Jika nanti ketika sudah tahap menulis ternyata poin tidak sesuai, bisa diubah. Intinya kerangka buku tadi hanya memudahkan proses menulis saja.

Penggunaan kerangka buku dalam genre non fiksi khususnya buku panduan atau tips ini memang penting. Selain memudahkan, juga membuat isi buku nanti bisa sistematis. Selamat mencoba!