Bagi seorang penulis, menyelesaikan naskah buku dengan waktu yang cepat dan sesuai target itu adalah sebuah pencapaian yang harus diperjuangkan. Meskipun faktanya kadang ada kendala teknis dan non teknis, itu wajar. Yang terpenting adalah bagaimana mengatasi kendala itu agar tidak mengganggu jalannya proses yang sudah berlangsung.

Nah, salah satu yang menjadi kendala teknis bagi penulis itu adalah perangkat yang digunakan untuk menulis naskah, dalam hal ini adalah perangkat lunaknya.

Umumnya penulis itu menggunakan software office word untuk menulis naskahnya. Karena merasa mudah digunakan saja. Tetapi sebenarnya menulis melalui software ini ada kendalanya juga. Seperti misalnya ketika harus mengatur layout ukuran kertas yang sesuai dengan hasil cetak nanti dan masih banyak lagi. Dan kadang itu butuh revisi lagi nantinya.

Nah, hal-hal seperti itu sebenarnya bisa diatasi, lagi pula sekarang ini ada banyak software yang bisa digunakan untuk membantu menulis naskah buku selain harus menggunakan software seperti Microsoft Office Word.

Kali ini BukuPedia ingin berbagi informasi mengenai 10 software yang memudahkan penulis dalam menulis naskah bukunya. Apa saja itu? Silakan simak!

#1 Adobe InDesign

Perangkat lunak dari Adobe ini memang cukup familiar dikalangan editor buku maupun perusahaan penerbit dan percetakan. Karena Adobe InDesign ini punya fitur yang dapat memudahkan editor maupun layouter untuk menyusun buku yang sesuai dengan hasil cetak nanti.

Nah, penulis pun bisa menggunakan program ini. Nantinya penulis justru akan lebih mudah dalam melihat hasil naskahnya seperti ketika nanti dicetak. Dan selain itu juga akan menghemat waktu saat proses penerbitan. Karena pihak penerbit tinggal menambahkan bagian-bagian lain dan siap dicetak.

Program ini perlu digunakan penulis yang memang ingin mendapatkan naskah dengan layout yang baik dan target yang cepat.

#2 yWriter

Dalam menulis buku, apalagi yang punya bab-bab / sub-bab yang banyak, tentu penulis perlu memilahnya dengan rapi. Nah, dengan perangkat lunak yWriter ini penulis bisa digunakan dalam membagi bagian-bagian tersebut.

Keunggulan dari software ini adalah memiliki fitur yang cukup bagus dalam hal penyusunan naskah sesuai dengan bagiannya. Apalagi tampilan user interface nya juga menarik. Ada tampilan storyboard naskah yang sedang dikerjakan.

Perangkat lunak ini bisa diinstall secara gratis dan dalam menggunakannya tidak membutuhkan koneksi internet. Intinya kalau kamu penulis, wajib mencoba aplikasi ini. Cocok untuk kamu yang sedang menulis naskah dengan cerita yang panjang. Sehingga nantinya output dari naskah bisa sistematis dan rapi.

#3 Atlantis

Mungkin dalam menulis naskah harus membuka lebih dari satu file, entah itu file referensi atau file-file pendukung. Nah, dengan menggunakan program ini, nantinya penulis akan lebih mudah dalam membuka file-file itu dalam satu jendela yang sama. Sehingga tidak perlu membuka jendela baru yang banyak. Ini tentu sangat efisien untuk mempercemat kinerja penulisan naskah.

Selain itu Atlantis juga dapat digunakan untuk mengubah format file. Nantinya hasil tulisan dari program ini juga bisa disimpan dalam format doc maupun rtf.

#4 KeyNote

Software ke empat adalah KeyNote. Yang menjadi keunggulan dari perangkat lunak ini adalah kemudahan dalam mengelola file-file dan folder. Hanya melalui satu jendela saja, bisa membuka banyak folder dan file. Selain itu, KeyNote juga memiliki fitur enkripsi untuk file. Sehingga file-file naskah Anda akan aman.

Secara default, file akan tersimpan dalam format KeyNote. Tetapi jika penulis ingin menyimpannya dalam format lain juga bisa.

#5 WriteItNow

Kalau Anda adalah penulis fiksi, maka akan mudah jika menggunakan perangkat lunak ini. Pasalnya, di WriteItNow memiliki fitur yang dapat mengatur isi tiap-tiap paragraf sehingga nantinya hasil naskah bisa lebih terstruktur. Ini memudahkan dalam menulis fiksi.

#6 WriteWay Pro

Dalam menulis fiksi, tentu harus punya pokok pikiran di setiap alur cerita atau bab-babnya. Nah, dengan perangkat lunak ini penulis dapat dengan mudah menyusun alur cerita tersebut dengan lebih terstruktur. Hasilnya tentu penulis bisa dengan mudah dalam mengembangkan setiap babnya.

Sayangnya kalau Anda menggunakan laptop Mac, Anda tidak bisa menggunakan program ini.

#7 Power Structure

Sebenarnya salah satu kelebihan dari perangkat lunak Power Structure ini adalah tersedianya fitur untuk menulis skenario film. Jadi ini lebih cocok untuk digunakan penulis skenario. Akan tetapi perangkat lunak ini juga bisa digunakan untuk para penulis naskah buku fiksi maupun non fiksi. Intinya dengan software ini pekerjaan menulis naskah akan lebih mudah karena fitur yang diberikan. Coba saja.

#8 Dramatica Pro

Mungkin dalam menulis sebuah naskah buku fiksi akan mengalami kebuntuan dalam mengembangkan cerita di bab-bab tertentu. Dengan adanya perangkat lunak ini, Anda akan dibantu mengembangkan cerita. Karena di program ini akan memunculkan beberapa pertanyaan yang bisa memicu penulis untuk mengembang sebuah cerita. Sehingga cerita yang dihasilkan akan lebih sistematis dan memiliki alur cerita yang menarik.

#9 Power Writer

Penokohan dan alur cerita dalam cerita fiksi sangat penting. Karena dasar inilah yang akan membuat sebuah cerita fiksi menjadi hidup. Dengan bantuan perangkat lunak ini, Anda bisa menulis alur cerita dan karakter dengan lebih detail lagi. Secara umum, perangkat lunak ini memiliki keunggulan dalam memudahkan penyusunan alur cerita.

#10 Master Writer

Perangkat lunak terakhir adalah Master Writer. Keunggulan dari perangkat lunak ini adalah memudahkan penulis dalam membuat susunan kata, rima, frasa yang berfokus pada alur cerita. Sehingga dalam pemilihan kata akan lebih tertata dan sesuai dengan alur cerita yang sudah ada.

Buku terkait : 101 Hari Menulis & Menerbitkan Novel Manual Bagi (Calon) Penulis

Tentu sebagai penulis, Anda perlu berkembang lagi dengan memanfaatkan aplikasi-aplikasi seperti di atas ini. Meski tidak semuanya cocok dengan kebutuhan Anda, paling tidak ada salah satu fitur yang dapat digunakan untuk melancarkan kegiatan menulis naskah. Jadi ada baiknya dicoba dulu.