Agar anak suka membaca itu perlu peran dari orang tua. Dan yang perlu dipahami adalah memulai memberikan buku ke anak tidak harus ketika anak mulai sekolah. Sejak umur balita pun anak perlu diberikan buku. Hanya saja di usia ini, membaca buku bukan berarti memberikan buku-buku yang berisi tulisan teks, tetapi bisa berupa buku dengan gambar-gambar menarik.

Dengan melihat buku-buku seperti itu, anak akan belajar hal-hal baru dari cerita yang ada yang tidak ada di kehidupan sehari-harinya.

Namun yang perlu digarisbawahi adalah, bagaimana agar kegiatan ini bisa disukai anak dan menjadi sesuatu yang menyenangkan bagi anak. Inilah yang perlu peran serta orang tua agar anak bisa melakukannya.

1. Bimbing anak membaca buku dengan suara yang lantang

Orang tua saat membimbing anaknya dalam membaca buku tidak perlu malu untuk memberikan ekspresi yang aktif kepada anaknya. Contohnya saja dengan membimbing anak dengan suara yang lantang. Suara yang lantang ini bukan untuk memarahi, atau yang negatif, tetapi untuk memberikan penjelasan terhadap bagian-bagian yang ada dibuku agar anak menjadi tertarik.

Tujuannya adalah agar anak menjadi tertarik dan bisa membangkitkan semangat anak.

2. Ajak Anak Membaca Sebentar Saja

Yang namanya masih anak-anak, khususnya di usia balita, mereka memiliki mood yang sering berubah-ubah. Dan perhatiannya pun cepat berubah. Jadi kalau sedang mengajari anak membaca, sebaiknya waktunya sebentar saja. Paling lama bisa 10 menit, itu sudah cukup. Yang penting dalam waktu yang pendek itu anak benar-benar bisa antusias dalam membaca atau menyimak orang tua. Intinya efektifitas waktu agar anak tidak bosan dengan aktivitas membaca.

3. Jangan Fokus dengan Membaca saja

Ketika mengajak anak untuk membaca, jangan terus terusan fokus untuk membaca saja. Selingi juga dengan interaksi dengan anak Anda seperti mengomentari gambar yang ada dan meminta pendapat anak. Sehingga di sini akan tercipta komunikasi yang aktif, bukan pasif.

4. Ikuti keinginan Anak

Karena anak usia balita masih suka melakukan hal yang disukainya, ya turuti saja. Ini dalam konteks membaca buku ya. Jadi misal ketika sedang membuka suatu halaman, tapi anak ingin membuka halaman lain yang ada gambar lucunya atau beralih ke buku lain, ya turuti saja keinginannya.

Yang penting anak masih dalam perhatian untuk membaca.

Kemudian mulailah mengeksplor keinginan anak. Orang tua di sini perlu tahu, apa yang disukai anak. Misalnya saja anak suka buku soal hewan-hewan, berarti orang tua perlu menyediakan buku seputar hewan lebih banyak lagi.

Intinya di usia dini ini, orang tua perlu membimbing dan mengarahkan apa yang disukai anak. Jangan mendikte anak untuk suka membaca buku ini itu. Karena di umur ini anak belum tahu soal itu. Yang penting anak bisa suka dengan buku dulu.