Materi presentasi bukanlah yang utama dalam sebuah presentasi, karena yang utama dalam presentasi adalah cara membawakan presentasi itu agar audience paham dan tertarik dengan apa yang Anda sampaikan. Akan tetapi materi presentasi bukan berarti tidak penting, materi prensentasi juga penting karena ini juga salah satu ruh dari sebuah presentasi.

Jika materi presentasinya bagus, maka itu juga akan membuat Anda bisa mempresentasikan dengan mudah. Audience yang melihat presentasi Anda pun akan lebih antusias.

Membuat materi presentasi itu memang susah-susah gampang. Gampangnya kalau kita hanya ingin sekadar presentasi, ya sudah, di dalam presentasi hanya diisi materi yang berupa tulisan teks panjang. Dan itu sangat menjemukan, tidak menarik audience dan monoton.

Tapi kalau ingin sedikit susah, ya Anda perlu membuat materi presentasi yang interaktif. Di mana dalam materi tersebut tidak hanya berisi data atau fakta saja, tetapi juga ilustrasi, gambar, dan penyajian yang sangat interaktif.

Ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk membuat materi presentasi yang menarik.

1. Kumpulkan data-data yang valid

Anda bisa mengumpulkan data-data dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal, internet, dan lainnya. Cari yang sesuai dengan materi yang akan Anda sampaikan. Dan pastikan itu data yang valid.

Untuk memperkaya materi yang presentasikan nanti, cari data-data berupa hasil penelitian, statistik dan lain-lain. Yang mana ketika nanti dipresentasikan banyak orang yang akan takjub.

Misalnya saja Anda ingin presentasi tentang dunia bisnis online, berarti Anda bisa mencari data-data seperti fakta jumlah pengguna internet saat ini, lama seseorang menggunakan internet, dll. Dan perbandingkan dengan era dulu, jadi itu nanti akan membuat audience akan mendapatkan hal baru.

Anda juga bisa menyisipkan materi dari pengalaman dan pengetahuan yang Anda miliki sendiri.

2. Buat alur presentasi

Kalau Anda sudah mendapatkan data-data yang diinginkan, kemudian buatlah alur presentasi. Secara umum, alur presentasi pasti akan diawali dengan pengenalan, latar belakang, inti materi, kesimpulan.

Anda perlu menjabarkan lebih detail masing-masing alur itu dengan isi materi Anda. Misalnya saja pengenalan, ini nanti akan menjelaskan soal apa. Terus latar belakang akan ditampilkan materi apa, dll.

Tulislah semua detail alur itu dengan runtut. Mengapa harus membuat alur presentasi? Karena ini nanti akan memudahkan Anda dalam membuat materi presentasinya dan juga dalam penyampaian. Selain itu juga bisa mengkalkulasikan waktu presentasi. Misalnya saja dalam sebuah presentasi Anda hanya dibatasi waktu beberapa menit saja, dengan membuat alur ini Anda bisa mengukur ketepatan waktunya.

Jadi tidak asal memasukkan materi dalam slide-slide presentasi.

3. Memasukkan seluruh data ke dalam materi

Kemudian kalau sudah ketemu alur yang pas, Anda tinggal memasukkan seluruh data ke dalam materi sesuai dengan alurnya. Tapi ya tidak semua data harus dimasukkan, maksudnya adalah Anda cukup mengambil poin-poinnya kemudian dimasukkan dalam slide-slide presentasi yang telah sesuai alur itu.

Kadang Anda juga tidak perlu memasukkan data ke dalam slide, karena itu bisa Anda jelaskan secara verbal saja. Misalnya saja materi pengenalan diri Anda, tidak perlu daftar riwayat hidup Anda ditaruh di slide, Anda cukup tampilkan nama dan profesi atau data yang secukupnya saja. Selebihnya bisa Anda sampaikan secara verbal sembari melihat kondisi yang ada.

Tips nya adalah buatlah isi materi yang singkat, padat dan jelas. Data-data dan materi yang full, cukup Anda pahami dalam otak Anda. Karena itu buat bahan Anda untuk menyampaikan secara verbal. Audience lebih suka melihat diri Anda daripada slide presentasi.

Nah agar slide presentasi juga tidak menjemukan, Anda bisa sisipkan sebuah ilustrasi grafis atau mungkin video dan lainnya. Agar materi Anda tidak hanya berisi teks saja.

4. Cek dan pahami

Kalau seluruh data sudah dimasukkan dan materi sudah jadi, jangan langsung tutup PowerPoint Anda. Cek kembali dari awal apakah susah sesuai dengan alur yang dibuat. Dan di sini Anda juga bisa memahami runtutan dan isinya. Sehingga ketika nanti presentasi Anda sudah paham urutannya dan mata tidak lagi harus tertuju di slide presentasi terus.

Baca juga : Hal yang Perlu Dipersiapan Sebelum Presentasi

Kadang ada yang presentasi selalu membaca apa yang ada di slide dan tidak pernah melihat audience.

Itulah tips membuat slide presentasi yang bisa Anda coba. Kalau tidak terbiasa memang sulit, tapi yakinlah kalau mau belajar pasti akan bisa membuat slide yang menarik.