Jadi anak kost itu kadang menyenangkan tapi kadang menyedihkan. Biasanya yang menyedihkan itu kalau sudah berhubungan dengan ekonomi. Mayoritas anak kost (mahasiswa) biasanya punya uang yang pas-pasan, wajar karena masih bergantung pada orang tua. Jadi sebisa mungkin uang yang dimilikinya harus bisa digunakan selama 1 bulan.

Tapi kadang faktanya jarang ada yang bisa. Belum sampai tanggal 30 saja, uang sudah habis karena menuruti gaya hidup anak mahasiswa lain.

Buat kamu yang anak kost, sebaiknya mulai hidup hemat. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, seperti ini.

Masak Sendiri

Salah satu pengeluaran terbesar dari anak kost adalah makan. Di usia-usia mahasiswa seperti ini padahal kebutuhan asupan makanan sedang tinggi-tingginya. Kalau mau menuruti kebutuhan kadang uang tak ada, akhirnya makan seadanya. Akan tetapi makannya di luar.

Makan di luar ini meskipun dibilang murah, tetapi sebenarnya kalau ditotal per bulan cukup besar. Nah, solusi agar bisa lebih hemat adalah dengan masak sendiri.

“Ribet ah…lagian nggak bisa masak”

Kalau keadaannya seperti itu, paling tidak masak nasinya sendiri nanti tinggal beli sayur matang. Beli sayur matang di warung-warung sayur jauh lebih murah, apalagi jika kuliah di kota-kota seperti Jogja, Solo, Surabaya, harga sayur matang masing sangat murah. Bahkan beli Rp 5.000 saja bisa bukan makan 3 kali.

Ini sangat menghemat sekali.

Stop Laundry

Kemudian pengeluaran besar lainnya adalah untuk laundry. Biaya laundry memang murah, tetapi kalau kamu coba cuci baju sendiri itu akan bisa menghemat sekali. Lumayan uang laundry bisa buat beli makan, atau beli buku tiap bulan.

Supaya tidak malas nyuci baju sendiri, kuncinya adalah langsung cuci ketika kotor. Jangan pernah menumpuk pakaian dengan alasan nanti saja sekalian nyuci banyak. Yang seperti itu biasanya hanya akan membuat malas nyuci karena lihat tumpukan cucian banyak, dan pada akhirnya berakhir di laundry.

Jangan Ikut Gaya Hidup Teman Lain

Jadi anak kost ini juga perlu pilih-pilih teman main. Kalau teman main memang dari kalangan orang punya yang suka berhambur-hamburkan harta, biasanya kamu akan ikut tergoda untuk melakukan hal sama. Kalau sudah seperti itu akan meninggalkan merasa malu dan gengsi. Jadi sebaiknya jangan ikuti gaya hidup temen lain yang bergaya hedon dan konsumtif.

Baca juga : Tips Menghindari Hidup Konsumtif

Boleh bergaul sama temen yang seperti itu, asal jangan ikuti gaya hidupnya. Hiduplah dengan gaya hidup kamu sendiri sesuai dengan kemampuan yang kamu miliki, tidak perlu gengsi. Namanya juga mahasiswa.

Kurangi Kegiatan yang tidak perlu

Biasanya mahasiswa ini banyak sekali kegiatannya, dari yang memang kegiatan penting hingga tak penting. Kalau cuma sekadar nongkrong-nongkrong yang nantinya bisa menghabiskan uang, sebaiknya dikurangi. Kecuali kamu ditraktir temen, itu sah-sah saja.

Menabung

Mahasiswa menabung? Ya bisa-bisa saja. Misalnya saja dari menghemat biaya cuci baju itu, uang yang semula untuk laundry kini bisa disisihkan untuk ditabung. Kan malah ada manfaatnya.

Uang tabungan ini nantinya bisa digunakan untuk kebutuhan yang mendesak. Misal ternyata orang tua belum bisa mengirim uang untuk bayar kost, nah kamu bisa pakai uang tabungan ini.

Jadi anak kost yang hemat itu mudah kok.