Di dalam dunia internet marketing ada istilah yang cukup populer yaitu SEO (Search Engine Optimization) dan SEM (Search Engine Marketing). Di sini kami akan menjelaskan perbedaan antar keduanya. Karena banyak orang yang masih dibuat bingung oleh kedua istilah ini.

Sederhananya, SEO adalah strategi pemasaran online yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah pengunjung situs web secara organik dengan membuat situs muncul lebih tinggi di halaman hasil mesin pencarian. SEM sendiri mencakup SEO, periklan dan teknik lainnya.

Untuk lebih jelasnya tentang perbedaan antara SEO dan SEM, mari kita lihat lebih dekat masing-masing istilah ini.

Apa itu Search Engine Optimization (SEO)?

SEO adalah teknik mengoptimalkan situs web dan konten Anda untuk meningkatkan tayangan dan peringkat laman situs web secara alami di mesin pencari. Misalnya saja ketika ada orang mengetik kata “toko buku” di mesin pencari, maka yang muncul di hasil penelurusan adalah situs web Anda. Sehingga peluang situs web Anda dikunjungi orang lebih tinggi. Dampaknya jelas meningkatkan jumlah pengunjung.

SEO ini melibatkan konten yang berkualitas, kata kunci yang relevan, meta deskripsi yang tepat, dan tautan yang bermanfaat. Di dalam SEO ada dua bagian lagi, yakni SEO Onpage dan SEO Offpage.

Baca juga : Bagaimana Cara Menulis Meta Deskripsi yang Baik untuk SEO?

SEO Onpage terdiri dari :

  • Mengoptimalkan meta data, ini meliputi tag heading, meta deskripsi, ALT teks pada pada gambar
  • URL halaman memuat kata kunci yang sesuai
  • Mengoptimalkan kecepatan pemuatan halaman
  • Tulisan yang menggunakan kata kunci yang relevan
  • Integrasi dengan media sosial (OpenGraph)
  • dll

SEO Offpage terdiri dari :

  • Membangun backlink secara alami dari situs yang berkualitas
  • Social Media Marketing
  • Influencer marketing
  • Meningkatkan ulasan pengguna
  • Mengoptimalkan di daftar direktori
  • dll

Contoh SEO :

SEO - Sample

Apa itu Search Engine Marketing (SEM)?

Sedangkan untuk SEM sendiri adalah teknik meningkatkan kunjungan situs web di mesin pencari tetapi melalui iklan penelusuran berbayar, pemasaran media sosial dan SEO.

Melalui iklan penelusuran berbayar – atau iklan Pay per Click (PPC) – Anda bisa membeli ‘ruang’ iklan di halaman hasil penelusuran. Google AdWords adalah layanan PPC yang paling banyak digunakan dan bisa digunakan untuk membuat iklan Anda muncul di halaman pencarian.

Dengan model periklanan PPC seperti ini, Anda bisa memilih target pasar potensial Anda melalui kata kunci yang relevan. Anda bisa menargetkan lokasi audience dan demografinya secara detail. Sehingga iklan Anda bisa dilihat oleh orang yang tepat.

Anda pun bisa dengan mudah memantau kinerja iklan penelusuran berbayar Anda mulai dari jumlah tayangannya, CTR, jumah klik, biaya rata-rata per klik, dll. Dengan seperti ini Anda bisa mendapatkan alokasi anggaran yang pas dan menentukan budget iklan di kemudian hari.

Contoh SEM :

SEM - Sample

Perbedaan Utama Antara SEM dan SEO

Perbedaan yang paling utama antara SEO dan SEM ini adalah dari segi caranya. SEM lebih tertarget dan menarik orang untuk berkunjung ke situs web Anda melalui tayangan iklan yang muncul di hasil penelusuran. Sedangkan SEO untuk mendapatkan lalu lintas kunjungan dari hasil penelusuran harus dilakukan secara organik (gratis).

Tetapi SEM dan SEO ini sama-sama ada keterkaitan atau persamaan, yaitu sama-sama ingin mendapatkan lalu lintas ke situs web dari hasil penelusuran mesin pencari.

SEM vs SEO : Teknik Mana yang Lebih Baik?

Tentu Anda mulai bingung, lebih baik saya pilih mana? Dan mana yang lebih baik?

Beberapa advertiser memiliki anggapan bahwa lalu lintas yang didapatkan melalui SEM itu lebih bernilai karena lebih tertarget dari sisi audience-nya. Sehingga potensi untuk menghasilkan konversi jauh lebih tinggi.

Tapi sebenarnya pilihan menggunakan SEM ini adalah jika Anda menginginkan hasil yang lebih cepat, dan Anda tentunya punya anggaran untuk beriklan (membayar iklan PPC) dan ketika Anda punya waktu yang singkat untuk sebuah kampanye di situs web Anda. Maka penggunaan SEM adalah pilihan yang masuk akal.

Selain itu juga lebih mudah memenangkan persaingan di mesin pencari, karena dengan menggunakan PPC maka iklan Anda akan berada di urutan teratas.

Akan tetapi jika Anda tidak punya banyak anggaran iklan, dan hanya punya investasi berupa waktu, maka membuat konten untuk SEO dan mendapatkan peringkat yang baik di pencarian organik adalah hal yang tepat. Yang perlu diingat adalah SEO perlu maintenance yang rutin dan butuh kerja keras yang tinggi untuk memenangkan persaingan di hasil pencarian.

Menggunakan keduanya pun juga tidak masalah. SEM bisa Anda gunakan jika Anda ingin mendapatkan lalu lintas yang instan dan cepat. Apalagi jika Anda punya kampanye marketing di situs web Anda, misalnya saja promo diskon, maka penggunaan SEM akan sangat efektif.