Kadang kita tidak bisa memilih pekerjaan seperti apa yang kita impikan. Karena faktor kondisi yang ada, kita harus memilih pekerjaan yang kadang kurang membuat kita nyaman. Tetapi sejatinya kita memang butuh pekerjaan, alhasil apapun pekerjaan itu mewajibkan kita harus memilihnya.

Misalnya saja ketika kita mendapatkan pekerjaan dengan waktu malam atau shift malam. Karena pada umumnya bekerja itu di siang hari, akhirnya ketika mendapatkan pekerjaan di shift malam menjadi kurang nyaman. Tapi itu memang risiko dari pekerjaan apalagi untuk profesi pekerjaan tertentu seperti tenaga medis, satpam, atau lainnya.

Yang pertama perlu dilakukan adalah mensyukuri nikmat itu. Meskipun mendapatkan pekerjaan shift malam, tetapi harus bersyukur dan dinikmati dengan senang hati. Karena jika tidak, maka pekerjaan itu hanya akan menjadi beban.

Namun, di artikel kali ini kami hanya ingin berbagi beberapa risiko yang mungkin terjadi bagi pekerja yang memiliki waktu kerja malam atau shift malam. Risiko ini lebih kepada risiko kesehatan.

Adapun risiko tersebut diantaranya adalah :

1. Pola Tidur Menjadi Kurang Efektif

Salah satu risiko yang utama adalah masalah pola tidur. Ini hal wajar, karena pada umumnya orang kalau malam pasti beristirahat / tidur, tetapi bagi sebagian pegawai digunakan untuk bekerja. Nah, ketika sudah siang dan seharusnya digunakan untuk tidur, faktanya sulit.

Apalagi bagi yang baru pertama bekerja shift malam, menyesuaikan kondisi ini sangat sulit.

Tubuh ini memiliki jam alamiah, dimana ketika siang dan malam tubuh memiliki reaksi yang berbeda. Ketika malam, tubuh akan memberikan sinyal untuk istirahat. Jadi meskipun siang tidur kemudian malam kerja, kadang masih merasa mengantuk.

Pola tidur ini juga menjadi kurang efektif, terutama masalah jam tidur yang berkurang. Kadang kalau tidur siang, tidak bisa sepulas dan se-efektif ketika tidur di malam hari.

2. Risiko Kecelakaan Kerja

Apabila Anda bekerja yang berhubungan dengan alat-alat berbahaya, sebaiknya harus fokus dan selalu waspada jika bekerja di malam hari. Karena risiko terjadi kecelakaan kerja lebih tinggi dibanding ketika bekerja di siang hari.

Rasa lelah di malam hari serta faktor kantuk yang kadang masih ada, membuat tubuh Anda tidak bisa 100% berkonsentrasi dalam bekerja.

3. Pola Makan yang Tidak Terjaga

Kemudian yang menyebabkan masalah kesehatan lainnya adalah soal pola makan. Bekerja di malam hari, memang menjadikan gaya hidup berubah, khususnya pola makan. Masalah pola makan menjadi tidak bisa mengikuti pola makan orang yang bekerja di siang hari.

Kalau siang tidur, kadang hanya makan sekali. Kemudian ketika tengah malam saat bekerja tidak makan, karena merasa kurang nafsu makan di tengah malam. Alhasil ini menjadikan pengaruh buruk pada kesehatan.

Untuk beberapa profesi pekerjaan, bekerja di shitf malam kadang memiliki keuntungan sendiri. Sepi, bisa fokus bekerja, dan tidak panas. Tetapi yang perlu dijaga adalah gaya hidup dan kesehatan. Jangan sampai pekerjaan Anda membuat Anda tidak bisa mengurus tubuh dengan benar.