Buku pengembangan diri atau motivasi banyak dicari orang. Baik itu buku motivasi tentang kehidupan, bisnis, akademis, dan lainnya. Ya meskipun tidak semua orang, akan tetapi orang yang minat terhadap buku pengembangan diri ini untuk cukup besar.

Apa alasannya? Apakah banyak orang yang merasa gagal dalam hidupnya?

Ada beberapa alasan yang menyebabkan.

1. Butuh penyemangat

Ya, setiap orang pasti ada kalanya down atau tidak semangat dalam menjalani sesuatu. Dan ia butuh semangat dari orang lain yang lebih berpengalaman. Buku pengembangan diri biasanya dipilih untuk bisa membantu menemukan semangat baru.

Berharap dengan pengalaman dan tips yang diberikan oleh penulis buku, nantinya bisa menjadi stimulus dan menghadirkan ide-ide baru.

2. Tidak perlu malu curhat ke orang lain

Kadang ada yang malu untuk curhat ke orang lain dan meminta semangat atau motivasi dari orang lain secara langsung. Biasanya orang-orang yang tertutup akan lebih nyaman mencari motivasi dari media-media seperti video, audio, dan termasuk buku.

Dia bisa mendapatkan semangat baru tanpa harus malu untuk berbicara dengan orang lain kalau dia sedang ada masalah.

3. Ingin mendapatkan pengalaman yang lebih berharga

Misalnya saja ingin mendapatkan motivasi seputar bisnis dari pengusaha yang sudah berpengalaman dan sudah pernah jatuh bangun. Buku adalah cara yang paling mudah untuk mendapatkan pengalaman berharga itu. Kan tidak mungkin kita akan menemui Chairul Tanjung untuk meminta motivasi secara langsung. Ya bisa bisa saja sih, tetapi peluangnya untuk bisa bertemu itu sangat sulit.

Nah daripada nunggu ada momen bisa bertemu, lebih baik baca bukunya saja. Lebih praktis dan lebih cepat.

4. Ingin mendapatkan wawasan baru

Membaca buku pengembangan diri bukan berarti sedang butuh penyemangat. Kadang ada yang memang ingin mendapatkan wawasan baru dan cerita-cerita baru dari para orang lain yang telah sukses tentang perjalanan hidupnya. Sehingga akan mendapatkan wawasan baru yang bisa dijadikan materinya saat berbicara dengan orang lain.

Membaca buku pengembangan diri tidak ada yang salah. Semua bisa membacanya. Hanya saja yang perlu diingat dan dipahami adalah jangan selalu menjadikan apa yang disampaikan orang tersebut adalah yang benar.

Misalnya saja dalam buku motivasi itu memberikan tips-tips penyemangat, sesuaikan saja dengan kondisi diri kamu. Mungkin tidak semuanya bisa sesuai dengan diri kamu. Selalu baca dengan pemikiran terbuka dan jadikan itu sebagai referensi saja. Sejatinya penyemangat diri itu timbul dari diri kamu sendiri. Buku adalah pemicu semangat yang ada di diri kamu.