Membangun Personal Branding di Era Media Sosial | Personal branding itu penting, apalagi untuk dunia profesional. Karena dengan memiliki personal branding yang bagus, maka akan berdampak pada karier seseorang.

Di era digital sekarang ini, membangun personal branding bisa dikatakan lebih mudah. Karena sudah banyak platform yang bisa kita gunakan untuk aktualisasi diri secara positif. Media sosial adalah salah satu platform yang cukup efektif. Kita bisa menggunakannya secara gratis dan kita bisa berekspresi secara bebas melalui platform ini.

Hanya saja tetap harus berhati-hati. Kadang orang suka kebablasan saat bermain media sosial, sehingga malah berdampak buruk pada citra dirinya.

Gunakan media sosial dengan bijak, dan jika Anda ingin membangun personal branding melalui media sosial, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini :

#1 Jangan suka berbagi konten tentang diri Anda

Anda memang tidak dibatasi dalam berbagi konten melalui media sosial. Akan tetapi sebaiknya hindari berbagi konten yang sifatnya adalah personal. Anda mungkin ingin sekadar berbagi, tetapi apakah Anda pernah berpikir bahwa orang lain akan mendapatkan manfaat dari konten yang Anda bagikan tersebut?

Ingat, untuk membangun personal branding Anda bukan hanya berbicara tentang kepuasan diri Anda sendiri, tetapi lebih kepada teman-teman dan followers Anda. Jadi sebaiknya hindari konten yang personal.

#2 Perlihatkan passion Anda

Cara mudah membangun personal branding adalah dengan memperlihatkan passion dan keahlian Anda. Ingat ini bukan pamer, tetapi untuk menunjukkan bahwa Anda memiliki ketertarikan di bidang tersebut.

Anda bisa memperlihatkannya dalam deskripsi profil Anda, atau bisa dengan mengunggah foto-foto yang berhubungan dengan aktivitas Anda dengan passion tersebut.

Sehingga orang akan melihat bahwa Anda benar-benah ahli dalam bidang tersebut.

#3 Jangan bahas topik yang sensitif

Ini yang perlu dihindari jika ingin membangun personal branding melalui media sosial. Jangan bahas topik yang sensitif, seperti isu SARA apalagi sekarang yang sedang panas-panasan adalah soal politik. Apalagi jika Anda tidak paham di bidang itu, lebih baik tinggalkan saja.

Karena itu hanya akan merusak citra Anda. Kita tahu kondisi di media sosial terkait topik ini sangatlah sensitif. Kita bahas sedikit saja bisa menimbulkan kekecewaan dan respon negatif dari orang lain. Daripada menimbulkan kerusuhan di media sosial, lebih baik hindari topik seperti ini.

#4 Jaga etika

Sopan santun dan etika bersosial tidak hanya diterapkan di dunia nyata saja, di dunia maya pun Anda juga perlu menerapkannya. Kita tahu di media sosial ini banyak orang dari berbagai suku, agama dan latar belakang yang berbeda. Masing-masing punya pola pikir yang berbeda.

Untuk itu demi menjaga kerukunan dan menjaga hak-hak manusia, maka kita tetap harus menjaga etika dalam bermedia sosial. Misalnya saja dengan membalas inbox atau pesan yang dikirim oleh orang lain. Mengucapkan terima kasih karena telah mendapatkan informasi darinya, dll.

#5 Validasi dulu informasi yang masuk

Sekarang mendapatkan kabar hoax itu sangat mudah sekali. Jangan sampai Anda ikut menyebarkan kabar hoax di media sosial. Kalau mendapatkan informasi dari media sosial, sebaiknya dicek dahulu, validasi dulu keasliannya. Jangan pertaruhkan nama Anda hanya karena merasa setuju dengan isi informasinya. Padahal itu adalah informasi hoax.

Intinya dalam membangun personal branding di media sosial itu perlu adanya kedewasaan dan sikap yang positif dari kita. Media sosial hanyalah platform, selebihnya yang menggerakkan media sosial adalah kita. Nama kita akan menjadi positif jika kita mampu menggerakkan media sosial dengan cara yang positif, begitu juga sebaliknya.