Buat orang tua khususnya bunda yang masih memiliki anak di bawah 10 tahun, pasti akan ada masanya berkomunikasi dengan anak dengan mendongeng. Kalau dongeng, biasanya seputar cerita-cerita rakyat yang ringan. Tetapi yang jadi pertanyaan sekarang, sebaiknya orang tua lebih baik mendongengkan atau menbacakan buku cerita kepada anak?

Tentu keduanya sama-sama hal yang menyenangkan bagi anak. Apalagi jika anak memang antusias mendengarkan orang tua. Akan tetapi jika kita perdalam lagi, antara mendongeng dan membaca buku cerita anak itu memiliki manfaat yang berbeda.

Menurut Roosie Setiawan, penerjemah buku “Read Aloud”, mengemukakan bahwa mendongeng dan membaca buku cerita itu sama-sama baik, hanya saja punya kelebihan masing-masing.

Mendongeng

Mendongeng ini juga baik, tetapi biasanya ketika orang tua mendongengkan anak, dalam aktivitasnya tidak membutuhkan buku panduan. Jadi orang tua hanya bercerita berdasarkan wawasan dongeng yang dimilikinya dan anak hanya mendengarkan saja.

Di sini tidak ada media yang bisa digunakan untuk memberikan ilustrasi atau sekadar untuk dilihat.

Jadi anak dituntut untuk berimajinasi dan orang tua juga dituntut agar anak bisa memahami apa yang disampaikannya. Kemampuan imajinasi sangat ditekankan kalau soal mendongeng.

Sedangkan yang jadi kekurangannya yang jelas anak menjadi tidak terdorong untuk memiliki kegemaran membaca.

Membacakan Buku Cerita

Yang jelas orang tua akan dipandu melalui buku cerita. Baik orang tua dan anak, sama-sama bisa melihat visual ceritanya dari buku. Apalagi buku-buku cerita anak biasanya memiliki gambar yang variatif, sehingga membuat anak menjadi lebih suka dan tidak perlu membayangkan ceritanya.

Di sini pun anak jadi terdorong untuk gemar membaca, apabila orang tua rutin melakukan ini.

Orang tua pun juga bisa mencoba agar bisa bisa mengenal huruf, gambar, dan tentunya belajar membaca.

***

Nah, dari beberapa penjelasan di atas, semuanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dan kalau diminta untuk menilai lebih baik mana, semuanya baik untuk anak.

Karena anak perlu mengenal huruf, bisa membaca dengan lancar dan bisa gemar membaca. Tetapi anak juga perlu dirangsang imajingasinya karena ini juga akan bagus untuk perkembangan otaknya.

Jadi semuanya sama-sama bagus untuk perkembangan anak.

Akan lebih baik, keduanya sama-sama dilakukan. Namun yang perlu dipahami adalah, untuk membaca buku cerita kepada anak, perlu dilakukan secara one on one. Artinya apabila orang tua memiliki anak kecil lebih dari satu, lakukan ini pada tiap anak secara personal bukan melakukannya secara berbarengan. Karena manfaatnya akan lebih terasa jika dilakukan secara personal.