Uang dikenal sebagai alat pembayaran, ketika ingin membeli sesuatu pasti butuh uang. Anak Anda pun akan mengenal uang juga sebagai alat pembayaran. Kadang ia meminta uang untuk membeli mainan atau jajanan yang disukainya.

Padahal sebenarnya uang tidak hanya bisa digunakan untuk alat pembayaran saja. Untuk itu perlunya mengenalkan anak tentang konsep uang sedini mungkin. Tujuannya agar anak lebih aware terhadap uang dan bisa memanfaatkan uang dengan sebaik-baiknya. Sehingga harapannya adalah anak tidak menjadi pemboros yang selalu menggunakan uang untuk membeli barang-barang.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mengenal konsep uang ini kepada anak. Dan ini bisa dimulai dengan melakukan hal-hal sederhana sebagai berikut.

MENABUNG

Ini adalah cara paling mudah untuk mengenalkan anak tentang konsep uang. Bahwa uang tidak hanya untuk beli, beli, dan bayar. Tetapi uang juga bisa disimpan dan bisa digunakan untuk kebutuhan di masa depan.

Menabung akan mengenalkan anak kalau uang itu bernilai. Uang itu sesuatu yang berharga dan untuk mendapatkan uang yang banyak harus butuh pengorbanan. Menabung adalah bentuk pengorbanan yang paling mudah dilakukan oleh anak. Tidak mungkin kan anak disuruh untuk bekerja agar bisa dapat uang banyak. Nah salah satu yang bisa dilakukan ya dengan menabung itu.

BERDONASI

Anda juga bisa mengajari anak untuk mulai berdonasi sejak kecil. Ini akan mengenalkan anak bahwa uang bisa digunakan untuk membantu sesama terutama saudara yang membutuhkan. Sederhana saja, coba anak untuk mengajak jajan temannya yang dari keluarga kurang mampu, atau bisa membelikan barang kemudian didonasikan.

Atau yang paling mudah bisa dengan berdonasi melalui kotak-kotak donasi/infaq seperti yang ada di masjid.

Sehingga anak akan mengenal bahwa uang itu juga punya nilai sosial. Uang tidak hanya untuk beli ini itu tetapi juga untuk membantu sesama.

MENGENALKAN INVESTASI LEWAT FILOSOFI KUPU-KUPU

Kalau anak disuruh berinvestasi tentu masih belum waktunya, tetapi perkara investasi ini bisa dikenalkan melalui kupu-kupu. Kita tahu bahwa kupu-kupu bisa menjadi kupu-kupu yang cantik tidak terlahir begitu saja, harus melalui banyak proses mulai dari ulat kemudian kempompong.

Investasi pun seperti itu, bahwa untuk mendapatkan hasilnya perlu perjuangan dan pengorbanan waktu yang lama. Jadi uang yang kita investasikan tidak bisa kita dapatkan hasilnya saat itu juga, butuh waktu lama.

Sehingga anak pun akan lebih memahami betapa pentingnya menjaga uang.

Begitulah beberapa cara mudah yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mengenal konsep uang kepada anaknya. Dan semoga orang tua juga selalu mengajarkan hal positif tentang pengelolaan uang kepada anaknya.