Apakah anak Anda sering lupa? Misalnya saja baru disuruh untuk melakukan ini itu tetapi tidak mengerjakannya karena lupa. Kalau iya, jangan dianggap remeh. Jangan berpikir itu wajar, karena anak Anda masih kecil. Justru ketika masih kecil itulah daya ingat anak perlu diperkuat. Agar nanti ketika anak tumbuh dewasa bisa lebih mudah menyerap informasi dan tidak mudah lupa.

Daya ingat seseorang itu bisa diasah terutama bagi anak-anak. Karena anak-anak di usia ini perlu banyak belajar, baik belajar ilmu di sekolah maupun ilmu sehari-hari. Justru yang lebih baik adalah ketika anak masih usia balita, perlu diajari hal-hal yang dapat merangsang daya ingatnya.

Kalau orang tua tidak tahu apa yang perlu dilakukan, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar anak tidak mudah lupa.

Buat tempat yang kondusif untuk belajar

Tempat belajar sangat menentukan pemahaman dan konsentrasi anak saat belajar. Jika tempat belajar nyaman dan tenang, maka anak bisa belajar dengan serius dan berkonsentrasi. Jadi tidak akan terganggu dengan hal-hal lain.

Jadi sebaiknya berikan tempat belajar untuk anak yang kondusif.

Ajak Anak untuk Membaca

Ajak anak untuk membaca buku, pastikan setiap hari alokasikan waktu untuk membaca buku. Jika anak belum lancar membaca, orang tua bisa mendampinginya. Dengan membaca maka akan membuat memorinya lebih baik lagi. Inilah salah satu manfaat dari membaca selain mendapatkan ilmu dan wawasan.

Tekankan di Poin-poin tertentu

Orang tua juga perlu membimbing anak agar benar-benar mengingat poin-poin tertentu yang memang harus diingat. Di sini orang tua bisa mengucapkan kepada anak untuk mengingat bagian ini. Berikan penekanan agar anak mengerti kalau bab itu memang harus diingat dan tidak boleh lupa.

Selalu Ajak Komunikasi yang Positif kepada Anak

Orang tua harus selalu mengajak komunikasi ke anak tetapi komunikasi yang positif dan anak juga harus aktif. Anak yang memiliki komunikasi bagus atau aktif berkomunikasi dengan orang lain, biasanya akan memiliki daya ingat yang baik. Ini ada hubungannya dengan kesehatan otak.

Ajari anak untuk menghitung

Menghitung bukan sekadar membuat anak bisa hitung-hitungan atau pandai matematika saja, tetapi hitung-hitungan bisa merangsang otak anak menjadi lebih baik lagi. Jadi kalau anak Anda mulai tidak suka dengan matematika, sebaiknya berikan cara yang asyik agar anak Anda bisa suka matematika.

Libatkan semua panca indra anak

Ketika berkomunikasi dengan anak, misalnya ketika menyuruh anak agar nanti melakukan sesuatu, pastikan ketika menyuruh orang tua benar-benar melibatkan panca indra anak. Jadi misalnya menyuruh, jangan sekadar anak mendengar lalu menganggap anak nanti akan ingat. Anak Anda juga harus melihat Anda berbicara kepadanya, seluruh indranya benar-benar fokus pada apa yang Anda komunikasi.

Sehingga dengan seperti itu akan membuat informasi bisa mudah masuk dan mudah diingat oleh anak.

Asah kreativitas anak

Kreativitas sangat mempengaruhi daya ingat karena ini hubungannya dengan otak kanan. Asah kreativitas anak dengan berbagai macam hal, entah itu menggambar, membuat origami atau lainnya. Yang penting anak Anda bisa melakukan hal yang membutuhkan kreativitas.

Itu beberapa cara atau rangsangan yang bisa dilakukan oleh orang tua agar anak bisa memiliki daya ingat yang bagus. Jangan lupa juga pola makan dan istirahat anak juga perlu dijaga.