Apa yang ada dipikiran kamu jika mendengar kata “Move on”. Pastinya yang terlintas pertama adalah soal gagal cinta, patah hati, atau diputus pacar kesayangan.

Padahal move on tidak selalu soal kehidupan asmara. Ada banyak di hidup ini yang sebenarnya kita butuh move on ke arah yang lebih baik. Misalnya saja sekarang ini kamu pengangguran, nganggurnya tidak tanggung-tanggung, 3 tahun. Nah kamu mulai risau soal masa depanmu, akhirnya kamu ingin move on dari keadaan ini.

Atau ada lagi kasus dalam hal bisnis, ketika bisnis tiba-tiba bangkrut, kemudian kamu ingin segera move on agar bisnis bisa terbangun lagi.

Move on memang menjadi sebuah pergerakan tersendiri, dan tentunya pergerakan ke arah yang lebih baik. Akan tetapi orang yang ingin move on kadang tidak mudah melakukannya.

Ada banyak hal yang menyebabkan untuk sulit move on. Diantaranya :

Tidak sepenuh hati

Keinginan untuk move on mungkin baru sekadar diucapan dan dipikiran saja. Hati belum sepenuhnya menerima keadaan jika nanti move on. Di sini perlu meluruskan niat sejak awal. Niat itu penting, tanpa niat dan keyakinan yang kuat, maka apa yang kita lakukan juga tidak akan maksimal. Karena niat menentukan perilaku.

Masih ada perasaaan takut

Move on bukan melupakan, tetapi move on adalah mengulangi tanpa menyamai. Artinya kita memang perlu mengulangi apa yang sudah kita lakukan tetapi bukan menyamai. Kalau menyamai, akhirnya ya bakal terjatuh lagi. Jadi perlu ada pembeda saat kita mengulagi lagi.

Seorang pengusaha yang gagal, ia akan mengulangi berjualan, tetapi ia akan menggunakan cara yang berbeda. Ia tidak berbelok arah menjadi pegawai saja, tetapi ia akan mengulaginya tetap sebagai pengusaha.

Nah perasaan takut di sini perlu dihilangkan. Kalau masih saja takut, itu yang akan menyebabkan kamu akan susah mengulagi apa yang harus kamu lakukan.

Terlalu berpikir masa lalu

Masa lalu itu memang harus dipikirkan, tapi untuk mencari kesalahannya. Agar ketika nanti melangkah ke depan, bisa memperbaiki kesalahan itu. Sayangnya banyak orang yang terjebak dalam pikiran itu. Ia tenggelam dalam pikiran masa lalu tanpa mencari masalah dan solusinya. Akhirnya sampai kapan pun akan berenang di masa lalu.

***

Untuk bisa move on perlu tekad, keyakinan yang kuat, optimis yang tinggi serta tidak mudah menyerah. Hal yang paling mudah dilakukan adalah dengan mengubah gaya hidup mu. Seperti yang ada di buku Pertama Ubah Gaya Hidupmu! yang memberikan cara-cara agar bisa move on.

Karena gaya hidup itu akan berpengaruh pada semua hal. Temukan cara move on nya di buku ini.