Freelancer atau pekerja lepas merupakan profesi yang kian digemari. Bagi orang yang lebih suka bebas dan tidak ingin terikat waktu, maka menjadi seorang freelancer sangatlah disukai. Sayangnya posisi ini masih dipandang sebelah mata karena hanya pekerjaan tidak tertentu dan jumlah gaji yang sedikit.

Meski begitu, banyak orang yang menganggap profesi freelancer memiliki harapan yang bagus di masa mendatang. Hal ini bisa saja terjadi karena semakin banyak anak muda yang  tidak terlalu suka terikat waktu sehingga bisa dikerjakan di mana saja dan kapan saja.

Ketika memutuskan menjadi freelancer, bukan berarti harus seenaknya saja. Seorang freelancer harus bisa profesional agar hasilnya lebih maksimal.

Buat yang ingin menjadi freelancer, berikut ada beberapa tips agar semakin profesional meski menjadi pekerja lepas.

1. Pilih skill yang sesuai dengan diri sendiri

Biasanya orang yang berani memutuskan menjadi seorang frerlancer adalah mereka yang sangat percaya diri dengan skill yang dimilikinya.Dengan begitu mengerjakannya sangat menyenangkan.

2. Pandailah dalam membagi waktu

Waktu takan terus berjalan. Akan terasa lambat jika banyak yang kesibukan dan sangat lama bagi yang tidak tahu akan berbuat apa. Seperti halnya seorang freelancer yang punya banyak waktu dan punya banyak pekerjaan yang mungkin berbeda bidangnya, mereka harus bisa membagi waktu. Cara membagi waktu yang baik akan membuat seseorang terlihat lebih profesional dan sistem kerja yang semakin terkontrol.

3. Perhatikan dalam menentukan harga

Nah, inilah poin penting yang harus diperhatikan oleh seorang freelancer. Jangan hanya asal menerima tawaran tapi complaint di belakang lantaran harga yang tidak sesuai dengan pekerjaan. Untuk masalah harga, sebaiknya jujurlah dari awal. Tanyakan terlebih dahulu bagaimana pekerjaanya, cocok tidak dengan bayaran yang diterima. Meski pekerja lepas, tapi harus profesional dengan diri sendiri.

4. Buat portofilio dan masukkan semua skill yang dimiliki

Sebagai seorang freelancer, maka sangat wajib memasukkan portofolio. Bukan semata-mata untuk pajangan semata, tapi untuk lebih menunjukkan sisi profesionalisme seseorang. Jika sudah terlalu lama menekuni sebagai seorang freelancer, jangan ragu untuk selalu update portofolio agar semakin banyak keahlian yang dimiliki, sehingga besar kemungkinnnya untuk dilirik para perekrut.

5. Jalin hubungan yang baik dengan klien

Terkadang hal ini sering dilupakan oleh seorang freelancer. Menjalin hubungan baik sangatlah penting. Siapa tahu nanti bisa diajak kerjasama lagi. Biasanya perekrut akan lebih utama menghubungi freelancer yang pernah diajak kerja sama. Untuk itu, jangan sia-siakan kesempatan ini. Toh tidak ada salahnya menjalin hubungan baik.

6. Rajinlah memperbaharui profil

Hanya karena terlalu sibuk mengerjakan pekerjaan yang didapat lalu lupa untuk update profil. Semakin lama akan semakin banyak orang yang menyukai profesi ini, jika tidak melakukan update profil, maka posisi kita akan terganti dengan orang-orang baru yang lebih menarik.

Suka duka seorang freelancer memang menjadi tantangan tersendiri bagi seorang. Dan yang paling penting, apapun profesi itu kita harus berusaha menjadi profesional, termasuk saat memilih menjadi seorang pekerja lepas.