Saat berubah status menjadi orang tua, maka sudah seharusnya orang tua ikut serta dalam membentuk karakter anak. Cara ini dilakukan agar nantinya anak bisa tumbuh dengan karakter yang lebih baik. Waktu yang tepat untuk memberikan pendidikan karakter pada anak bisa dimulai sejak mereka berumur 2 atau 3 tahun. Tidak hanya mendapat pengembangan karakter di sekolah, namun para orang tua juga harus dituntut lebih maksimal dalam mendidik anak.

Membentuk karakter anak sejak masih kecil akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang ketika mereka dewasa. Dalam membentuk karakter anak tidaklah sulit asalkan kita tau beberapa trik yang harus dilakukan. Tentu saja hal ini juga harus didukung oleh orang tua masing-masing karena perannya sangatlah penting.

Lalu, bagaimana cara agar anak dapat dididik dengan mudah agar tumbuh dengan karakter yang mengagumkan? Berikut triknya;

1. Memilih mainan yang melatih pola pikir.

Jenis mainan untuk anak sekarang ini sangatlah banyak. Sebagai orang tua kita harus pandai membelikan mainan yang tidak hanya sekadar mainan tetapi juga membantu perkembangan otak. Anak-anak usia dini memang sedang asyik-asyiknya bermain, jadi manfaatkan dengan memberikan mainan yang berkualitas.

2. Berikan contoh yang baik.

Orang tua mana yang tidak ingin anaknya tumbuh dengan karakter dan perilaku yang santun. Sebenarnya tidak sulit untuk  mengajari anak agar dapat tumbuh dengan karakter yang baik, salah satunya dengan memberikan contoh yang baik. Ingat ya, semua anak akan menirukan apa yang dilihatnya. Misanya ketika ada orang tua yang menutup pintu dengan kaki lantaran sedang membawa sesuatu ditangannya, maka anak yang melihatnya akan menirukannya. Dalam hal ini peran orang tua sangatlah penting.

3. Hindari terlalu memanjakan anak.

Setiap orang tua pasti ingin memberikan apa yang diminta untuk anak-anaknya. Terlebih saat usia dini yang masih lucu dan tidak tega untuk menolak apa yang anak inginkan. Akan tetapi, sebagai orang tua yang memikirkan masa depan anak, tentu tidak akan menuruti semua yang anak minta. Bukan semata-mata tidak membolehkan tetapi hal itu untuk melatih karakter anak agar nantinya tidak mudah kecewa saat keinginannya belum tercapai.

4. Ajarkan anak untuk selalu mengatakan maaf, tolong dan terima kasih.

Jika selama ini sering menemui orang yang sulit mengatakan maaf, tolong dan terima kasih, mungkin sedari kecil kurang mendapatkan didikan mengenai hal tersebut.  Meski hanya sepele, namun akan berdampak sampai anak-anak tumbuh dewasa.

Jika dlihat, sekarang ini banyak anak kecil yang selalu mengucapkan terima kasih saat diberi sesuatu, meminta maaf ketika tidak sengaja menyakiti orang yang ada di sampingnya dan minta tolong ketika tidak bisa meraih sesuatu. Hal itu karena banyak orang tua yang sudah menerapkannya sejak kecil. Dengan cara tersebut, maka akan semakin banyak orang-orang yang memiliki empati lebih baik.

5. Kenalkan anak dengan lingkungan terbuka.

Usia dini adalah saat paling tepat mengenalkan anak pada banyak hal, salah satunya dengan mengajaknya berinteraksi dengan alam terbuka. Biarkan anak melakukan apa yang mereka inginkan tapi tetap awasi pergerakannya. Cara ini akan melatih kreatifitas anak untuk melakukan apa yang mereka inginkan, dengan begitu akan membantu membentuk karakter anak sejak dini.