Di zaman yang serba internet ini, tentu saja permainan  tradisional sudah dianggap kuno. Meski begitu, ternyata mainan tradisional dapat membantu tumbuh kembang anak. Beberapa orangtua mungkin sangat khawatir dengan permainan yang ada di Smartphone karena berbeda dengan permainan tradisional.  Jika dibandingkan dengan permainan tradisional, bermain melalui smartphone jauh lebih pratis karena bisa dimainkan di mana saja dan kapan saja,.

Lain halnya dengan permainan tradisional yang mengharuskan anak-anak untuk menjauh sejenak dari smartphone. Masalahnya, apakah anak-anak sekarang akan dengan mudah mau meninggalkan smartphone mereka demi mencoba permainan kuno? Semua tergantung dari orangtua masing-masing.

Dalam melatih tumbuh kembang anak, para orangtua bisa mencobanya melalui permainan tradisional. Sesekali kenalkan anak dengan permainan zaman dulu, selain istirahat sejenak dari smartphone, memilih permainan tradisional akan membantu tumbuh kembang anak. Lalu apa saja permainan tradisional yang mampu melatih tumbuh kembang anak?

Permainan tradisional untuk melatih tumbuh kembang anak

1.Congklak

Congklak atau dakon merupakan permainan tradisional memakai papan yang berisi kerikil atau benda kecil dengan jumlah yang sama setiap tempatnya. Biasanya tempat untuk meletakkan kerikil tersebut berupa bulatan. Nantinya pemain akan mengambil salah satu kerikil pada salah satu bulatan yang akan dipakai untuk mengisi setiap bulatan pada papan tersebut.

Permainan ini mengajarkan agar anak mampu berfikir dan membuat strategi supaya setiap bulatan bisa terisi dan bisa mengambil lebih banyak kerikil pada bulatan selanjutnya. Jadi, latihlah anak untuk selalu bermain jenis permainan ini agar bisa membantu menyusun strategi dengan baik.

2.Kreasi kertas

Permainan berkreasi dengan kertas atau biasa disebut dengan Origami ini akan sangat menyenangkan jika dilakukan bersama anak-anak lainnya. Dengan kertasnya yang warna-warni akan membuat anak-anak lebih bersemangat membuat burung, gajah, kapal dan lain sebagainya. Hal ini akan meningkatkan kreatifitas anak.

3.Layangan

Permainan ini tentunya sangat populer, khususnya bagi anak 90-an. Cara memainkannya sangat menyenangkan karena kita harus berada di lapangan dan menunggu angin agar layangan bisa beterbangan di udara.  Main layangan bagi anak-anak ternyata tak hanya menyenangkan tetapi juga membantu melatih tingkat motorik pada tangan. Bermain layangan juga meningkatkan kesabaran pada anak karena menerbangkan layangan ternyata tidak mudah.

4.Yoyo

Yoyo tentu tudak asing bagi kita. Meski permainan ini sangat mudah untuk dimainkan, tetapi ternyata dapat membuat otot tangan dan lengan lebih lentur. Bagi pemula yang memainkan Yoyo, tentunya tidak kesulitan saat memainkannya. Desain pada Yoyo yang unik juga akan membuat anak-anak lebih senang saat memainkannya.

5.Egrang

Jika sudah pernah melihat permainan ini, mungkin akan berfikir sangat sulit untuk melakukanya. Egrang adalah salah satu permainan tradisional yang dibuat dengan bambu yang panjang. Cara memakainya adalah dengan berjalan dengan kedua bambu tersebut. Tak hanya sedikit ekstrim, permainan Egrang juga melatih keseimbangan. Bagaimana tidak, bagi yang sulit menahan keseimbangan akan kesulitan memainkan Egrang. Tak heran jika banyak yang mencoba berulang kali sampai akhirnya bisa. Mainan ini cocok untuk anak-anak karena membantu melatih keseimbangan pada masa pertumbuhannya.