10 Tips untuk Meningkatkan Keterampilan Public Speaking Anda | Melakukan penerbangan, tidak masalah. Ketemu ular? Santai saja. Berbicara di depan umum? Aduh! Banyak orang yang kalau diminta untuk berbicara di depan umum sering minder, takut, tidak berani dan merasa itu tidak akan pernah dilakukannya.

Kalau pun dipaksa, baru berdiri saja telapak tangan sudah berkeringat, kaki gemetaran dan pikiran seakan buntu. Sehingga bingung ketika sudah di depan harus bicara apa.

Tetapi ada banyak cara untuk mengatasi kecemasan ini dan Anda bisa belajar menyampaikan sesuatu di depan umum dengan mengesankan.

Keterampilan public speaking itu bisa dilatih, layaknya kita ketika masih bayi yang belum bisa bicara tetapi lama-lama bisa bicara dengan lancar. Berbicara di depan umum pun seperti itu, kita bisa melatihnya, ada teknik-tekniknya dan yang terpenting adalah kita mau dulu untuk melakukan itu semua.

Di artikel kali ini kami ingin berbagi bagaimana meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum agar bisa mengurangi kecemasan, dan meningkatkan kinerja Anda saat public speking.

DI SINI ADALAH 10 TIPS UNTUK BERBICARA DI DEPAN UMUM:

1. Gugup itu Wajar. Berlatih dan Bersiaplah!

Semua orang pasti akan merasakan fase reaksi fisiologis, misalnya jantung menjadi lebih berdebar kencang, tangan jadi gemetar dan berkeringat, dll. Di sini adrenalin Anda akan semakin meningkat dan membuat tubuh menjadi gugup dan berkeringat. Tapi ini normal.

Akan tetapi yang perlu Anda ingat adalah Anda harus melatihnya. Anda perlu melatih jika kondisi ini datang, dan Anda harus bersiap untuk mengelola diri Anda.

Untuk mengatasi itu semua, cara terbaik yang bisa Anda lakukan adalah mempersiapkannya dengan baik. Persiapan ini meliputi banyak hal, mulai dari materi yang akan Anda bicarakan, hingga cara Anda berpakaian.

Pastikan persiapan itu sudah membuat Anda PD dan yakin kalau Anda siap memberikan yang terbaik. Karena kalau Anda dari awal sudah tidak yakin dengan materi atau pun bahkan diri Anda sendiri, ya nanti ketika sudah di depan umum akan down.

2. Kenali Audience Anda

Ingat, yang akan Anda sampaikan itu adalah untuk mereka, bukan Anda. Maka dari itu Anda perlu mengetahui siapa audience Anda. Sebelum waktu Anda datang, bisa coba melihat bagaimana audience Anda. Siapa saja yang datang, dll.

Akan lebih baik Anda tanyakan ini kepada pihak penyelenggara atau dari awal Anda tanyakan siapa nanti pemirsanya. Sehingga Anda bisa mempersiapkan materi yang memang cocok dengan mereka.

3. Atur Materi Anda dengan Cara yang Paling Efektif

Dalam membuat materi, Anda tidak perlu membuat seperti para orang-orang yang sudah berpengalaman public speaking. Anda cukup buat materi yang menurut Anda efektif dan bisa mencapai tujuan Anda berbicara di depan orang banyak nanti. Intinya itu saja.

Anda bisa mulai dengan membuat kerangkat pidator Anda. Tulis topik apa yang akan dibahas, tujuan umum, tujuan khusus, gagasan utama, dan poin-poin utamanya.

Tipsnya adalah dalam 30 detik pertama, pastikan apa yang Anda sampaikan bisa menarik perhatian penonton. Terserah itu berbentuk jokes, atau penyataan fakta yang mengejutkan atau lainnya. Karena jika dalam 30 pertama Anda sudah bisa menarik perhatian audience, maka itu akan membuat Anda merasa lebih percaya diri. Dan tentunya pihak audience akan semangat dalam memberikan perhatian ke Anda.

4. Perhatikan Umpan Balik dari Audience

Tetapkan fokus pada audience Anda, amati pula bagaimana reaksi mereka saat mendengarkan materi yang Anda sampaikan. Tetap tenang jika mereka terlalu ‘dingin’, kalau seperti ini Anda bisa patahkan dengan sedikit joke atau hal-hal yang membuat suasana dari cair.

Anda sebagai pembicara harus mengamati dan bisa menyetir pendengar Anda dengan baik.

5. Jadilah Diri Anda Sendiri

Mungkin sebelumnya Anda pernah melihat senior-senior Anda yang bisa berbicara di depan umum dengan bagus, kemudian Anda ter-influence. Boleh saja Anda terpengaruh, tetapi ketika Anda sudah berbicara di depan umum, jadilah diri Anda sendiri.

Jangan mencoba untuk berbicara mengikuti gaya komunikasi orang lain, karena itu hanya akan membuat Anda terbebani.

Menjadi diri Anda sendiri ini juga sebagai proses untuk membangun personal brand dan kredibilitas Anda lebih baik lagi. Sehingga orang lain tahu karakter bicara Anda yang sebenarnya, dan siapa tahu itu yang dicari banyak orang.

6. Gunakan Humor, Cerita, dan Bahasa yang Efektif

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa Anda sesekali bisa menggunakan humor untuk membuat suasana menjadi lebih cari. Dengan humor ini juga akan membuat Anda lebih diperhatikan lagi. Karena humor adalah cara yang mudah untuk menggaet para audience.

Selain itu juga bisa menceritakan cerita atau kisah yang berhubungan dengan materi Anda. Biasanya akan menceritakan sebuah pengalaman pribadi atau pengalaman orang lain.

Jangan lupa juga untuk selalu menggunakan bahasa yang efektif dan mudah dipahami banyak orang.

7. Jangan Membaca dan Menghafal

Public speaking itu ada yang menggunakan media slide ada yang tidak. Untuk yang tidak, berarti Anda memang harus benar-benar memahami materi yang akan Anda sampaikan. Nah kesalahan fatal adalah, ketika ada yang mencoba untuk menghafalkan materinya. Itu jelas salah. Karena jika menghafal, maka nanti ketika di tengah bicara ada yang lupa, itu akan membuat blank dan bingung apa yang akan disampaikan selanjutnya.

Berbeda jika Anda berlatih untuk memahami materi, maka jika sudah paham Anda akan bebas menggunakan gaya bicara apa saja, karena materi inti yang ingin disampaikan sudah Anda pahami.

Kemudian jika menggunakan slide, pastikan jangan membaca apa yang tertulis di slide. Membaca sih boleh saja, tetapi hanya sebagai bentuk untuk mempertegas apa yang ada di slide. Misalnya saja ada kutipan atau data berupa fakta. Kalau ada media slide, Anda perlu berbicara dari outline saja.

Anda pahami outline nya apa, kemudian dijabarkan dengan gaya bicara Anda sendiri.

8. Gunakan Suara dan Tangan Anda Secara Efektif

Biasanya ketika nervous datang, akan ada gerak-gerak tubuh yang aneh dan sangat mengganggu sekali. Misalnya saja jadi sering melihat ke atas, kaki di angkat-angkat, dan lain-lain. Pastikan gerak tubuh Anda dijaga. Karena komunikasi nonverbal itu membawa pesan besar.

Apa yang Anda sampaikan tidak menarik perhatian apabila gerak tubuh Anda juga tidak baik.

9. Ambil Perhatian di Awal dan Tutup dengan Dinamis

Jika Anda sebagai audience kemudian ada orang berbicara di depan Anda dan di awal mengatakan “Hari ini saya akan berbicara kepada Anda tenang bla bla bla.” Apa yang ada dibenak Anda? Pasti itu akan sangat biasa kan? Kurang menarik, dan banyak orang tidak menyukainya. Karena seperti itu sudah sangat monoton sekali.

Jadi gantilah dengan kalimat-kalimat pembuka yang membuat audience Anda tercengang dan semakin ingin mengikuti apa yang Anda bicarakan. Misalnya saja Anda bisa menggunakan statistik, anekdot yang menarik, atau kutipan-kutipan singkat.

Kemudian di akhir pidator Anda bisa diisi dengan ringkasan dan penyataan kuat yang tentu mudah diingat audience Anda.

10. Gunakan Bantuan Audio Visual dengan Bijak

Mungkin Anda akan pernah mendapatkan momen dimana ada dukungan audio visual yang bisa membantu Anda dalam berbicara di depan umum. Tetapi gunakan itu dengan bijak. Tidak selalu menggunakan media tersebut dapat menarik pendengar. Gunakan media itu dimomen yang tepat, dan libatkan audience anda.

Rekomendasi buku Public Speaking :

Praktek Tidak Membuat Anda Sempurna

Yakinlah meskipun Anda sudah praktek berkomunikasi yang baik, tetapi itu tidak menjadi Anda menjadi sempurna. Namun, menyediakan waktu yang diperlukan untuk mempersiapkan public speaking Anda itu akan membantu dalam menyampaikan materi yang lebih baik. Mungkin Anda tidak akan pernah bisa mengatasi kegugupan Anda 100%, tetapi Anda dapat belajar untuk meminimalisir kesalahan yang ada.